Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Dinner


__ADS_3

" honey ayo aku bantu dirimu bangun, kau pasti sedikit merasa lelah bukan, dan lihat dirimu saat ini seperti nya sedikit acak acakan baby, coba aku lihat wajah mu, emmm.....sepertinya make up mu sudah bersih hehehe......kau sudah faham maksud ku , tetapi saat ini aku lihat kau masih terlihat sangat cantik tanpa sentuhan make up baby "


jelas Matteo kepada sang istri dengan perkataan nya yang seperti mengajak bercanda itu, sambil dirinya yang saat ini tengah menatap wajah cantik milik sang istri yang kini sudah bersih tanpa make up.


" jadi sekarang begini ya cara membersihkan make up ku " jawab Fara yang kini posisi nya telah duduk, karena Matteo perlahan mengembalikan mode kursi mobil sport nya tersebut seperti semula.


" hehehe... iya honey, aku lihat kau sepertinya sangat menyukai nya baby dengan caraku membersihkan make up di wajah mu itu, coba kau lihat di jari jari ku masih sangat basah kan ketika tadi aku bermain dengan ritme cepat di dalam milikmu "


jelas Matteo sambil menunjukkan satu jari tengah nya yang masih basah karena cairan bening sang istri yang masih menempel.


" dasar.... suami mesum "


" hehehe..... kau sih nakal honey "


" tadi aku hanya berniat menggoda mu sayang, ku kira kau akan marah saja padaku kemudian menghapus make up ku dengan tisu, dan ternyata kau melakukan lebih " jelas Fara


" aku tidak akan marah lagi sekarang meskipun aku posesif padamu honey, aku akan langsung mempraktekkan saja ketimbang marah seperti nya lebih nikmat " jawab Matteo


" sayang " rengek Zahra yang merasa ucapan suaminya seperti lelaki yang memang sangat penggila hal hal yang berbau bla.. bla.. bla.


" hehehe... ya sudah, sekarang sudah siap untuk berangkat baby " tanya lelaki bernetra abu abu itu.


" ya sudah ayo, sayang pelan pelan aku akan membersihkan wajahku dengan tisu "


" ya baiklah tuan putri "


kemudian perlahan Matteo mulai menghidupkan mesin mobil sport nya tersebut, untuk segera berangkat ke restoran untuk dirinya dinner bersama Fara.


dua puluh menit kemudian.


mobil sport milik Matteo kini telah sampai di depan restoran mewah dan juga kini telah terparkir sempurna di depan sana.


" honey ayo turun baby " ucap Matteo sambil menoleh ke arah sang istri.


" sebentar.....sayang lihat penampilan ku apa masih acak acakan " tanya Fara sambil membenarkan rambut dan gaun nya saat ini.


" tidak honey, sekarang sudah kembali seperti semula, kau tetap terlihat cantik dengan kecantikan natural mu itu " jelas Matteo sambil tersenyum dengan pandangannya tetap mengarah pada Fara.


" terima kasih sayang, ayo segera turun " jawab Fara kemudian.


Dan setelah itu keduanya kini mulai turun, dan perlahan mulai memasuki restoran mewah tersebut dengan tangan Matteo yang mulai menggandeng mesra tangan Fara.


sekilas lelaki berparas bule tersebut tersenyum, kemudian sedikit melirik ke arah sang istri yang juga tersenyum kepadanya saat ini.


langkah keduanya saat ini tengah menjadi sorotan di restoran mewah itu, pasalnya seluruh pengunjung restoran merasa sangat dibuat kagum oleh kedua pasangan yang begitu terlihat serasi itu.

__ADS_1


dan banyak juga yang menyapa Matteo, karena rata rata pengunjung restoran mewah tersebut adalah kalangan pejabat, pengusaha dan para orang elit lainnya.


" sayang semua orang melihat ke arah kita " ucap Fara


" biarkan saja honey " jawab Matteo begitu santainya.


sesaat kemudian


keduanya telah duduk di kursi meja makan restoran mewah tersebut.


" sayang kenapa kau mengajakku ke restoran ini " tanya Fara.


" hehe... ada sesuatu yang akan berikan padamu baby " jawab Matteo.


" memangnya apa, kau membuatku penasaran saja " sahut Fara kemudian.


" tutup kedua matamu honey sebentar saja " pinta lelaki bertubuh kekar tersebut.


" ya baiklah aku akan menutup kedua mataku,dan aku akan menghitungnya sampai tiga ya " ucap Fara yang mulai menutup kedua matanya saat ini dengan kedua tangan nya.


" ya baiklah terserah dirimu " jawab Matteo yang kemudian perlahan mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna hitam bludru dari saku celananya.


kemudian lelaki tampan berparas bule tersebut kini mulai membuka kotak hitam kecil itu secara perlahan dan sedikit menjulurkan ke hadapan sang istri yang kini masih setia menutup kedua matanya.


" Sayang..... " ucap Fara setelah dirinya mulai membuka perlahan kedua matanya saat ini.


Dan di lihat di hadapannya sebuah cincin emas putih berlapiskan campuran permata berlian yang begitu sangat indah, yang saat ini tengah di pegang oleh Matteo di hadapan nya.


dan setelah itu Matteo kembali berucap.


" Fara maukah kau memulainya dari awal bersamaku, menjadi ibu dari anak anak ku kelak, aku berjanji padamu aku akan membahagiakan dirimu,dan tak akan lagi semua nya terulang seperti dulu, aku tau mungkin semua nya ini bisa di bilang sudah terlambat bagimu tetapi aku serius "


jelas Matteo panjang lebar dengan keseriusan saat ini.


" emmm... iya aku mau, aku mau memulainya semua dari awal bersamamu, semuanya tidak ada kata terlambat bagiku asalkan kau sungguh sungguh " jawab Fara sambil mengembangkan senyumnya untuk sang suami.


" terimakasih honey, aku mencintaimu " ucap Matteo kemudian dengan hatinya saat ini tengah berbunga-bunga itu.


" iya sayang aku juga mencintaimu " jawab Fara yang lagi lagi mengembangkan senyum kepada suami bulenya tersebut, dengan dirinya yang saat ini juga merasa berbunga-bunga seperti Matteo.


" baby apa kau menyukai nya " tanya Matteo setelah dirinya memasang kan cincin tersebut di jari manis Fara.


" iya... aku sangat menyukainya suamiku, terima kasih " jawab Fara yang kini tengah memandangi cincin indah yang kini tengah menempel di jari manis tersebut.


" cincin itu pas sekali di jari manis mu baby "

__ADS_1


" iya,.....sayang aku sudah lapar "


" astaga hehehe... honey maaf, sebentar aku panggil pelayan "


sesaat kemudian pelayan restoran pun kini tengah menuju ke arah meja pasangan suami istri tersebut.


" ini tuan silahkan di pilih " ucap pelayan restoran mewah itu.


" hem "


dan setelah itu Matteo dan Fara pun mulai memesan makanan yang mereka inginkan saat ini.


" kau ingin pesan apa hem.. " tanya Matteo kepada gadis yang begitu sangat ia cintai itu.


" ini, ini dan ini " jawab Fara yang kini tengah sibuk memilih makanan di daftar menu yang pelayan itu sodorkan.


" baiklah "


" aku juga sama seperti istriku "


" baik tuan " jawab pelayan restoran.


kemudian pelayan tersebut segera bergegas pergi dari meja kedua pasangan suami istri itu.


sedangkan di meja makan yang tengah di duduki Fara dan Matteo.


Kini kedua pasangan yang seperti di mabuk cinta itu tengah saling pandang satu sama lain, kemudian sesekali saling tersenyum.


" sayang aku sangat, sangat, menyukai cincin ini " ucap Fara yanng sesekali memandangi jari manisnya itu.


" berarti pilihanku tepat "


" iya... sayang " jawab Fara.


" honey " panggil Matteo kemudian.


" hem "


" honey besok kita pergi ke panti dimana kau di besarkan di sana, aku ingin menemui seseorang ibu yang sudah menyayangi dirimu selama ini, aku akan menceritakan semuanya padanya dan aku akan meminta maaf padanya, kemudian aku akan meminta restunya baby,


setelah ibu merestui nya aku akan mengajak nya ke mansion kita, menyaksikan resepsi pernikahan ku dengan mu yang akan aku gelar dengan sangat megah, supaya semua orang tahu bahwa kau adalah istri honey " jelas Matteo panjang lebar dengan keseriusannya.


" sayang kau... kau bersungguh-sungguh bukan" tanya Fara yang kini merasa terharu atas penjelasan lelaki yang saat ini tengah ia cintai.


" ya honey aku bersungguh-sungguh, mana mungkin aku membohongimu " jawab Matteo dengan keseriusan.

__ADS_1


__ADS_2