Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
kehadiran seorang bayi


__ADS_3

Ke esokan pagi nya.


Fara baru saja selesai membersihkan tubuh nya dari dalam kamar mandi, dan kini dirinya tengah duduk di sofa depan televisi.


Sesekali tangan nya mulai mengelus perut yang tengah membuncit miliknya, sekilas senyuman terbit dari bibir nya.


Sayang sebentar lagi kau akan keluar dari perut mommy, dan setiap hari kau akan menemani mommy sayang monolog Fara.


akhhh... perut ku, kenapa tiba tiba sakit, akhh... sakit sekali rasanya, apa mungkin aku akan melahirkan sekarang, kenapa sakit sekali monolog Fara sesekali dirinya sedikit meringis kesakitan.


Sebaiknya aku minta bantuan James saja saat ini monolog nya.


Kemudian perlahan tangan nya mulai menggapai ponsel milik nya yang berada di dekat TV.


Fara pun mulai mengubungi nomor ponsel James.


sesaat...


panggilan terhubung.


" halo Fara " ucap James di sebrang sana.


" halo James, James perutku sakit sangat sakit kau bisa tolong aku, mungkin aku akan melahirkan " jelas Fara.


" ya.. ya..tunggulah sebentar, sabar bertahan lah secepatnya aku akan sampai ke sana " jawab James di sebrang sana.


dan panggilan pun terputus.


Fara kini mulai meremas bagian sisi sisi sofa sambil menggigit bibir bagian bawah nya, karena di rasa sakit itu semakin menjalar serasa tak kuat untuk menahan nya.


Sakit sekali.. akkhhh..... James kenapa kau lama sekali, ini sungguh sakit monolog nya.


Wajah cantik nya terus meringis kesakitan dan di lihat di bawah sana sudah basah sebuah cairan yang sedikit sedikit bening kecoklatan membasahi sofa.


Akhhh.... sakit


pekik Fara.


Sesekali lelehan air matanya mulai keluar di kedua pelupuk matanya, merasakan sakit akan sangat teramat dengan dirinya yang sebentar lagi akan melahirkan dan juga dirinya yang tengah meratapi kehidupannya yang begitu menyedihkan.


yang seharusnya suami nya lah yang berada di dekat nya saat ini, justru pria lain yang suka rela berada di samping nya di keadaan yang seperti ini.


Beberapa saat kemudian.


James datang


ya pria itu langsung nyelonong masuk ke dalam rumah sederhana yang di tempati gadis yang selama ini ia cintai itu.


Dilihat nya Fara kini tengah berbaring di sofa dengan keadaan meringis kesakitan dengan cairan ketubannya yang kini sudah mengalir ke lantai.


Sedangkan James yang melihat keadaan Fara sontak saja pria bernetra abu abu itu langsung berlari ke arah gadis yang selama ini berhasil mencuri hatinya tersebut.


" F A R A " teriak James.


" James tolong " ucap Fara yang terdengar sangat lirih.


" Fara bertahanlah kita akan segera ke rumahan sakit ''

__ADS_1


Dengan gerakan cepat James langsung menggendong tubuh Fara yang mulai terlihat lemas itu untuk segera menuju mobil yang berada tak jauh dari gang kediaman Fara.


*


*


********


Rumah sakit.


Di ruang bersalin.


" Maaf tuan anda tidak boleh masuk " ucap salah satu perawat yang membantu di dalam ruang bersalin.


" Ya baiklah kalau begitu " jawab James.


Dan kini pintu ruangan bersalin mulai tertutup rapat.


James mulai mondar mandir di depan ruangan tersebut, kini pikiran nya bingung tak karuan memikirkan seorang wanita yang sungguh sangat ia cintai, tengah berjuang antara hidup dan mati untuk melahirkan bayi yang berada di dalam kandungan nya.


Ya memang bayi yang berada di dalam perut Fara bukan lah anak James, tetapi pria berparas bule itu seperti nya sangat menyayangi nya sejak berada di kandungan Fara, James begitu perhatian akan kandungan Fara sedari dulu apalagi sebentar lagi seorang bayi dalam perut Fara akan terlahir dan akan berada di dalam kehidupan nya.


Setengah jam berlalu.


setelah teriakan teriakan dari dalam terdengar begitu histeris.


Kini suara tangisan bayi mulai terdengar.


Owekk.... Owekkk.... Owekkk. ...


sekilas sudut bibir nya terangkat mengembangkan senyum.


Dan saat ini para dokter mulai keluar satu persatu dari ruangan bersalin tersebut.


" Selamat tuan bayi anda perempuan, cantik sekali dengan wajah nya yang seperti mengikuti paras bule anda "


" hehehe... Terima kasih dokter " ucap James dengan senyuman sedikit getir.


Aku tau pasti bayi nya mirip dengan Matteo Alexander , tapi aku akan berusaha menjadi sosok seorang ayah baginya, aku kan calon ayah nya sebentar lagi hehehe... gumam James dalam hati.


Kini James masih menunggu di luar ruangan bersalin, karena Fara masih akan di pindahkan ke ruang pasien.


" tuan ini bayi anda, apa anda ingin menggendong nya "


" ah.. iya suster saya sudah menunggunya sedari tadi "


James pun kini mulai menggendong bayi kecil yang berada di gendongan nya.


hai... kau cantik sekali sayang, kau tau aku adalah calon ayahmu, dan aku akan berusaha menjadi calon ayah yang baik untukmu kelak ucap nya.


sesekali James menciumi bayi mungil berkulit putih sedikit ke pink pink an tersebut dengan kedua matanya masih terpejam sambil mengembangkan senyum.


*******


Ruang pasien.


Kini gadis yang memiliki paras ayu itu telah menjadi seorang ibu sepenuh nya, dengan dirinya yang kini masih terlihat pucat dengan tubuh nya yang masih terbaring sangat lemah, tapi masih sadar.

__ADS_1


" Suster bayi saya mana saya ingin menyusui nya " tanya Fara pada suster yang tengah membenahi infus di tangan nya.


" tunggu sebentar nona, bayi anda tengah di gendong oleh suami anda sendiri menuju kemari " jawab sang suster.


" hehehe... begitu ya sus " sahut Fara sedikit tersenyum getir.


semua orang mengiramu suami ku James, maaf jika tak mudah membuka hatiku untukmu James.


" saya permisi kalau begitu " ucap suster kemudian.


" iya sus terima kasih sebelum nya " jawab Fara.


Sesaat


James mulai masuk ke dalam ruangan di mana yang di tempati oleh Fara dengan menggendong seorang bayi cantik nan mungil milik Fara setelah tadi dirinya membuka pintu ruang pasien.


" Fara " ucap James sambil melangkah ke arah ranjang pasien yang di tempati gadis pujaan nya tersebut.


" James, mana bayiku aku ingin sekali menyusui nya " ucap Fara kemudian.


" ya sebentar, dia sangat cantik " jawab James sambil terus melangkah ke arah ranjang pasien yang Fara tempati saat ini.


" benarkah, aku tadi tak begitu jelas melihat nya James karena pandangan ku sedikit buram "


" apa sekarang masih buram " tanya James.


" sudah tidak " jawab Fara sambil mengembangkan senyuman.


Dan perlahan James memberikan bayi mungil berparas sedikit ke bule bulan itu pada Fara.


" hei... anak mommy kau cantik sekali sayang wajahmu mirip sekali dengan kakak mu dulu di mimpi mommy " ucap Fara menatap bayi cantik mam mungil yang baru saja ia lahir kan.


'' apa dulu semirip itu Fara " tanya James.


" ya James sangat mirip, semenjak anak pertamaku keguguran setiap hari aku sering bermimpi di datangi anak laki laki berparas bule seperti dia ini, mereka berdua sangat mirip dengan daddy nya mempunyai bola mata abu abu yang indah " jelas Fara.


" apa sedikit bersedih mengingat nya "


" iya,... tetapi rasa sedih itu kini sudah terganti dengan kebahagian James dengan kehadiran putri ku yang lucu ini anak mommy " ucap Fara kemudian pandangan nya kembali menatap sang bayi yang berada di dekapan nya tersebut.


Sedangkan James tersenyum menatap gadis yang ia cintai itu yang terlihat seperti nya mulai bangkit dari masa lalu nya, ketika datang hadir nya seorang bayi mungil di hidup nya.


Owekkk.... Owekkk....


cup... cup sayang, kau haus ya hem ucap Fara seolah olah bicara kepada sang bayi.


" James " panggil Fara.


" iya "


" kau bisa keluar sebentar kan, aku ingin menyusui bayiku "


" ya sudah baiklah aku akan keluar, selamat menjadi seorang ibu "


" hehehe... Terima kasih James "


Setelah itu James pun kemudian segera keluar dari dalam ruangan tersebut, membiarkan Adinda menikmati menjadi seorang ibu untuk sang bayi

__ADS_1


__ADS_2