Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Matteo begitu bahagia


__ADS_3

" honey apa kau puas hari ini "


" iya aku puas, bisakah kita sering sering ke sini sayang " ucap Fara sambil menenteng kantong plastik berwarna putih itu.


" tentu honey, jika kau yang meminta nya aku pasti akan membawamu untuk ke tempat kulineran ini lagi "


" Terima kasih sayang, ayo cepatlah ini sudah malam "


" iya honey "


dan keduanya pun mempercepat langkahnya menuju mobil mewah yang terparkir di pinggir jalan itu.


beberapa saat kemudian kini mereka berdua telah memasuki mobil sport mewah itu, dan Matteo pun mulai menancapkan pedal gasnya meninggalkan area kuliner itu yang sedari tadi mereka jajahi itu bersama Fara.


Sekarang mobil sport milik Matteo itu kini mulai membela keramaian perkotaan yang sedikit sepi karena saat ini memang sudah larut malam.


sedangkan Zahra yang berada di dalam mobil sport itu, kini rasa kantuk mulai menyerang dirinya.


dan tak berselang lam Fara pun tertidur dengan sangat pulas nya di dalam mobil.


sedangkan Matteo yang sedari tadi sibuk melihat arah depan itu, sesekali melirik ke arah istrinya.


honey kenapa kau diam, tanya Matteo


tetapi yang di ajak bicara hanya diam, dan di lihatnya lagi teryata istrinya telah tertidur pulas.


kau tertidur sayang, ucapnya kepada Fara yang sudah berada di dalam alam mimpinya sana.


mungkin dia sangat kelelahan karena hari ini dia sangat ceria sekali, Matteo bermonolog sendiri sesekali mengelus pipi Fara pelan.


dan mobil sport yang Matteo naiki bersama Fara sekarang sudah mulai memasuki area mansion.


Salah satu satpamnya sudah membuka lebar gerbang yang menjulang sangat tinggi itu, dan kini mobil sport nya masuk kedalam pekarangan mansion dan berhenti pas didepan pintu besar mansion.


Matteo mulai membuka pintu mobil dan mengitari mobil sport nya kemudian membukakan pintu mobil di samping Fara, dan terlihat Fara yang sudah sangat pulas.


Matteo pun mulai menggendong tubuh ramping Fara dan tak lupa juga membawa rujak buah yang tadi di beli istrinya itu, dan kini Matteo mulai memasuki mansion.


sesekali Matteo tersenyum melihat wajah yang begitu teduh di lihatnya jika masih tertidur seperti itu.


honey apa kau sangat kelelahan sayang, ucapnya di sela sela langkahnya, kemudian menaiki anak tangga satu persatu, dan beberapa saat kemudian Matteo telah sampai di lantai atas kemudian menuju arah kamar mereka.

__ADS_1


setelah itu matteo membuka pintu perlahan, karena memang sedikit susah, karena dirinya saat ini tengah menggendong tubuh Fara yang tertidur pulas di dekapannya itu.


dan perlahan tubuh Fara Matteo letakkan di ranjang king size nya itu.


setelah meletakkan tubuh Fara istrinya itu, kemudian Matteo sedikit memandangi Fara dan Matteo mendengar istrinya itu mengigau.


sayang maaf tadi aku menghabiskan uangmu dua ratus ribu kau marah ya padaku,


dan sisanya aku taruh di saku gaunku, jangan marah ya suatu saat nanti akan aku ganti.


kemudian setelah mengigau Fara kemudian tersenyum begitu manis dengan kedua matanya yang masih terpejam.


sedangkan Matteo yang mendengarkan istrinya mengigau itu tersenyum karena begitu lucu menurutnya,


setelah itu Matteo memasukkan tangannya ke saku gaun milik Fara, dan memang iya tangan Matteo mendapatkan tiga lembar uang kertas berwarna merah, kemudian Matteo memasukkannya kembali ke saku gaun milik Fara itu.


honey kenapa kau jujur sekali, meskipun itu hanya mengigau, aku tidak perlu uangku meskipun kau banyak menghabiskannya, karena yang terpenting kau bahagia jika bersamaku honey, ucap Matteo sambil mengelus lembut pipi Fara yang sedang tertidur pulas itu.


selamat malam honey, aku mulai mencintaimu Fara, dan semoga kau juga mencintaiku mulai saat ini ucapnya lagi kemudian mencium kening Fara perlahan.


setelah itu Matteo menyelimuti tubuh Fara perlahan, dan Matteo juga ikut menaiki ranjang king size nya itu bersama Fara.


dan malam ini di lalui Matteo dengan hati yang begitu bahagia.


malam pun kini telah larut dan segera berganti pagi yang begitu cerah.


tepatnya di mansion Alexander.


07.00 wib


kini di mansion besar bak istana itu, tepatnya di kamar yang sangat terlihat mewah, lelaki ber netra abu abu dan wajah ke bule bulean itu yang tak lain adalah Matteo,


kini belum membuka matanya meskipun sinar matahari mulai masuk ke dalam cela cela dan menembus gorden putih jendela kamarnya, tak membuat matanya silau.


dan jam kecil yang terletak di atas nakas nya itu kini berbunyi sangat nyaring membuat dirinya terbangun.


krinnggggg... ... ⏰⏰⏰⏰


astaga jam berapa ini.. apa sudah jam tujuh, Matteo bermonolog sendiri.


dan Matteo melihat di sekelilingnya tak menemukan wanita yang baru saja menjadi istrinya itu yang tak lain adalah Fara.

__ADS_1


honey, kau di mana ???


Matteo lagi lagi bermonolog sendiri di dalam kamar mewahnya


sayang...


panggilnya lagi.


Matteo mulai menyibakkan selimut nya,


honey kau dimana sayang, kemudian Matteo mengedarkan matanya ke seluruh kamar, melihatnya di kamar mandi, kemudian mencarinya lagi di ruang ganti tetapi tak menemukan keberadaanya dan Matteo menoleh ke arah nakas.


Matteo melihat uang kertas tiga lembar berwarna merah serta ada surat kecil di dekatnya.


dan Matteo mulai mengambilnya dan membuka perlahan isinya,


dan mulai membacanya.


sayang maaf kemarin malam aku menghabiskan uangmu dua ratus ribu kau marah ya padaku, dan sisanya tadi malam aku taruh di atas nakas ini di samping ranjang mu, jangan marah ya suatu saat nanti akan aku ganti, dan sekarang jangan mencari ku karena aku sedang sibuk memasak untuk mu, setelah jam tujuh lebih lima belas menit kau boleh turun tetapi mandilah terlebih dahulu, aku tidak ingin melihat air liurmu ketika kau turun dan mencicipi masakan ku. Maaf aku hanya bercanda 😉😊😊


begitulah kira kira isi surat kecil yang Fara tulis pagi ini untuk suaminya.


Matteo yang membacanya langsung tersenyum dan mengeleng gelengkan kepalanya, seperti tidak percaya kelakuan istri barunya itu yang saat ini mulai membuat hati Matteo berbunga-bunga.


jam berapa saat ini dia bilang jam tujuh lebih lebih lima belas dan sekarang sudah lebih lima menit, aku harus cepat mandi sekarang.


kemudian Matteo dengan segera memasuki kamar mandi dan mulai membersihkan dirinya di sana.


beberapa saat kemudian


Matteo telah selesai dengan ritual mandinya, dan kini ia segara menuju ruang ganti.


dan di sana ia dengan cepat memilih kaos lengan pendek dan juga celana pendek selutut karena di tidak akan pergi ke kantor, sejak kedatangan Fara di hidupnya.


dan Matteo tak lupa menyisir rambutnya dengan sangat lihai dan juga menambahkan sedikit minyak rambut favorit nya di sana, dia mulai melihat kanan kiri gaya rambutnya dan wajahnya yang terlihat sangat tampan dan segar itu di pantulan cermin.


lima menit kemudian Matteo telah keluar dari ruangan ganti dengan penampilan yang sangat santai tetapi terlihat sangat mengagumkan melihat ketampanan nya bak bule luar negri itu.


dan setelah semuanya telah selesai Matteo melihat ke arah jam dinding di kamarnya itu.


jam tujuh lebih sepuluh menit, hah ternyata aku lebih cepat dan sekarang aku akan menemui Fara di lantai bawah kemudian aku langsung ke dapur saja, ya sebaiknya begitu.

__ADS_1


__ADS_2