Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
panti asuhan II


__ADS_3

menjelang malam.


tepatnya masih berada di panti.


Matteo dan Fara masih sibuk bermain dengan anak anak panti, mereka begitu bahagianya bermain bersama anak anak meskipun hari kini sudah mulai petang.


" Anak anak ayo semua nya berkumpul kita akan makan malam dulu " ucap bu Hani yang baru saja keluar dari dapur panti.


" iya bu Hani " jawab seluruh anak panti dan juga Fara, dan Matteo.


sedangkan Fara dan pria berparas bule tersebut kini langsung mengajak semua anak anak panti, yang sedari tadi bermain dengan keduanya menuju ke ruang makan untuk makan malam bersama sama di sana.


sesaat kemudian.


setelah semuanya selesai makan malam, para anak anak panti kembali bermain dengan kedua pasang suami istri tersebut yang tak lain adalah Matteo dan Fara.


sedangkan bu Hani sedari tadi memandangi keduanya, sesekali perempuan paruh baya itu tersenyum, seperti nya keduanya memang saling mencintai dan sangat menyukai anak kecil apikir bu Hani.


beberapa jam kemudian


kini sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, waktunya anak panti untuk tidur, Matteo dan Fara pun menggiring semua anak anak panti untuk masuk ke dalam kamarnya masing masing.


Dan setelah semua anak panti masuk ke dalam kamarnya masing-masing, tinggal lah Matteo dan Fara.


sepasang suami istri itu kini mulai memasuki kamar yang selama ini di tempati oleh Fara selama berada di panti.


" sayang kau istirahat lah aku akan ke kamar bu Hani sebentar " ucap Fara kepada suami bulenya.


" ya baiklah honey ingat jangan lama lama ini sudah malam baby " jawab Matteo sambil mengelus pelan pipi Fara milik Fara.


" iya " jawab singkat Fara sambil tersenyum.


Kemudian Fara pun bergegas menuju kamar bu Hani.


********


Dilihatnya bu Hani yang baru saja merapikan baju untuk dirinya yang besok untuk di buat nya menginap di mansion milik suami dari anak angkat nya itu yang tak lain adalah Fara.


" ibu lagi ngapain, Fara ganggu ibu tidak "


" tidak sayang, ibu lagi merapikan pakaian untuk ibu pakai sebagai baju ganti di rumah suami kamu "


" oh begitu ya, buk...Terimakasih selama ini, karena sudah menyayangi Fara " ucap Fara kepada bu Hani dengan kedua matanya yang kini mulai meneteskan air matanya di sana .


" ya Fara, ah kamu pakai acara nangis, ibu jadi ikut ikutan kan ini " jawab bu Hani yang mulai ikut menangis mendengar perkataan anak angkat nya tersebut.


" hehehe.....ibu " Fara sedikit tertawa kecil kemudian memanggil bu Hani dengan suara yang pelan sambil mengusap pelan lelehan air matanya.


" ya nak "


" seandainya Fara meminta ibu tinggal di rumah Fara bersama suami Fara ibu mau "


" nak mungkin ibu tidak bisa, tempat ibu disini, nanti siapa yang mengurus anak anak panti "

__ADS_1


" begitu ya buk, ya sudah kalau begitu, kalau ibu tidak bisa, nanti Fara yang akan sering-sering ke sini ya "


" ya baiklah nak "


" ya sudah kalau begitu ibu sekarang istirahat ya sudah malam "


" iya nak kamu juga ya "


" iya buk "


kemudian Fara pun bergegas menuju kamarnya , dimana dirinya dan sang suami akan tidur di sana.


sesampainya di dalam kamar.


Fara mendapati sang suami yang masih saja belum tertidur, tetapi masih sibuk dengan ponsel miliknya, sesekali pria berparas bule itu tersenyum sendiri, entah apa yang ada di layar ponselnya.


" sayang kenapa kau masih belum tidur " tanya Fara kepada suami bule nya itu.


" aku menunggumu honey, aku tidak bisa tidur jika tidak ada dirimu di sebelahku "


" alasan "


" siapa yang alasan, ayo cepat naiklah baby, seharian ini seperti nya aku tidak mencium mu sama sekali "


" dasar ya suami satu ini... baiklah aku akan naik ke atas kasur karena ini juga sudah malam"


Matteo tersenyum.


kemudian perlahan Fara pun mulai naik ke atas kasur, dan mendekat ke arah Matteo, setelah mendekat keduanya saling pandang dan saling tersenyum.


" pejamkan matamu terlebih dahulu sayang "


" iya baiklah " jawab Matteo,


kemudian lelaki berparas bule tersebut segera memejamkan kedua matanya untuk menunggu ciuman dari sang istri.


sesaat kemudian serasa lama di tunggu, tapi Fara tak kunjung mencium nya.


" honey, kenapa lama kau membohongi ku ya "


tetap tak ada jawaban, akhirnya Matteo yang tak mendapatkan jawaban itu, segera membuka kedua matanya, dan mendapati istrinya sudah memejamkan kedua matanya saat ini.


Honey, hei kau pura-pura tidur ya, astaga padahal sedari tadi aku menunggu dirimu mencium ku, bahkan memeluk ku saja tidak, apa kau terlalu lelah baby, baiklah sebaiknya aku tidur saja monolog Matteo.


kemudian Matteo pun berniat memejamkan kedua matanya perlahan sambil memiringkan tubuhnya menghadap ke arah Fara saat ini, tak lupa tangan kekarnya nya memeluk tubuh Fara begitu posesif nya.


Dan baru saja Matteo memejamkan kedua matanya, dengan tiba tiba ia begitu kaget ketika bibir nya yang tiba tiba saja di sambar oleh bibir tipis milik Fara.


" honey kau em.. "


ucapan Matteo berhenti ketika bibir tipis Fara mulai ******* bibir nya itu, dan dengan gerakan cepat Fara langsung menindih tubuh kekar itu.


Sedangkan Matteo yang melihat kelakuan istrinya itu langsung tersenyum di sela sela dirinya yang kini tengah berciuman itu.

__ADS_1


keduanya sangat menikmati ciuman itu, kemudian tangan kekar itu memeluk tubuh indah milik sang istri dengan posesif nya.


Dan di rasa sudah puas Fara pun perlahan melepas pangutan bibir nya dari bibir Matteo.


Matteo tersenyum memandang bibir milik istrinya yang masih basah itu, perlahan tangan kekar satunya mulai mengelap ujung bibir Fara.


Setelah itu dengan tubuh Fara yang masih berada di atas tubuh Matteo, kini keduanya kembali saling pandang dengan jarak yang begitu dekat.


perlahan Fara kembali mencium bibir itu, dan Matteo pun kemudian tambah menarik tengkuk Fara agar ciuman nya semakin dalam, sesekali bibir Matteo kembali tersenyum melihat kelakuan Fara saat ini.


sesekali bibir Matteo menggigit pelan bibir bagian bawah milik Fara, dan Fara pun kemudian mencubit kecil lengan berotot itu.


Matteo tersenyum kecil, karena menurutnya cubitan Fara hanya sentilan kecil di tubuhnya, kemudian lelaki itu melepaskan gigitan nya perlahan terhadap bibir milik sang istri.


dan Fara pun kemudian melepaskan pangutan dari bibir sang suami.


" kau menggigit ku " ucap Fara kemudian


" maaf honey tadi aku terlalu gemas, apa sakit bibir ini hem " jawab Matteo sambil satu tangan nya memegang ujung bibir milik istrinya.


" sedikit "


" maaf, ya sudah sekarang tidurlah ini sudah malam "


" lepaskan tangan mu sayang, aku mau pindah "


" tidak usah, kau tidur saja di atas tubuhku honey "


" sayang jika aku tidur di sini, itu akan mengganggu pernafasan mu, karena tubuh ku berat " jelas Fara.


" siapa bilang berat, tidak masalah bagiku, sudah sekarang pejamkan kedua matamu oke "


" ya baiklah aku akan tidur di sini, sayang tapi tunggu "


" ada apa "


" aku seperti merasakan sesuatu benda keras di bawah sana, ap...apakah itu milikmu "


" hehehe.... iya honey itu milikku, karena kau tadi yang tiba tiba agresif kepadaku ya jadinya seperti itu lah "


" kau benar-benar ya "


" shhhhhtttttt..... sekarang tidurlah, nanti dia juga akan ikut tidur "


" iya baiklah, aku juga sangat mengantuk "


" ya sudah pejamkan matamu honey "


Fara pun kemudian mengangguk, dan dirinya mulai memejamkan kedua matanya perlahan.


sedangkan Matteo menepuk nepuk pelan bokong milik sang istri agar cepat tertidur, seperti seorang ibu yang menidurkan bayinya.


sesaat kemudian kedua mata Fara pun benar-benar terpejam.

__ADS_1


Matteo lagi lagi mengembangkan senyumnya melihat gadis kesayangannya itu kini tertidur di atas tubuh kekar nya tersebut dengan nyenyaknya.


__ADS_2