Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
perubahan Fara I


__ADS_3

kini gadis dua puluh satu tahun itu mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam panti tersebut sambil memakai topi dan masker pemberian bu Hani, perlahan Fara mulai berjalan si pinggiran trotoar sambil menoleh ke kanan kiri jalan, untuk menghadang kendaraan umum yang melintas.


sesaat kemudian.


Fara telah mendapat kan angkutan umum untuk pergi ke sebuah tempat, ya....yang di maksud sebuah tempat itu adalah sebuahl salon untuk merubah gaya rambutnya saat ini.


lima belas menit kemudian Fara telah sampai di dekat sebuah salon tepatnya salon itu gak jauh dari mall terbesar di kota Fara, tetapi itu bukan lah salon yang begitu terlihat wah, hanya salon biasa saja, karena Fara berniat untuk menghemat uang bulanannya.


perlahan Fara mulai masuk ke dalam salon tersebut, dan tepat nya dia berdiri sekarang ada seorang pegawai salon yang tengah memandang ke arahnya.


wah cantik sekali kakak ini batin pegawai salon tersebut.


kemudian pegawai salon tersebut berniat menghampiri Fara untuk menanyakan sesuatu keinginan pelanggan nya.


" siang kak, ada yang bisa di bantu " ucap pegawai perempuan tersebut kepada Fara.


" oh iya siang mbak, saya mau merubah sedikit model rambut saya " jelas Fara.


" oh iya silahkan duduk kak " ucap mbak mbak pegawai tadi.


" iya mbak, menurut mbak saya cocoknya model rambut yang bagaimana, soalnya saya masih belum tau enaknya di potong seperti apa mbak " tanya Fara kepada mbak mbak pegawai salon tersebut.


" menurut saya sih sebaiknya rambut kakak yang lurus ini, dibuat model sedikit bergelombang bagaimana kak, tetapi bukan di kriting kak, yang sekarang kekinian itu supaya terlihat seperti wanita korea yang terlihat flowles itu loh kak dengan rambutnya yang bergelombang tetapi terlihat natural, dan saya akan sedikit memberi warna kecoklatan pada rambut kakak dan akan terlihat tambah bagus jika terkena sinar matahari bagaimana " jelas mbak pegawai itu.


" terserah mbak saja, usahakan pas sama wajah saya ya " ucap Fara kemudian


" oh iya kak, kakak kan sangat cantik, apalagi di kasih warna warna yang tidak mencolok, pasti kakak terlihat sangat cantik, dan menambah kecantikan kakak yang sangat natural "


" ya mbak terima kasih, pokoknya saya mau berbeda dengan saya yang tadi ok mbak "


" sip Kak "

__ADS_1


kemudian pegawai salon tersebut mulai mengotak atik rambut Fara entah menyulapnya bagaimana saat ini supaya Fara terlihat berbeda dari sebelumnya.


dua puluh lima menit kemudian


" kak sudah selesai sekarang kakak boleh membuka mata kakak " ucap mbak pegawai salon.


" iya baiklah " jawab Fara


kemudian Fara perlahan membuka kedua matanya dan melihat di cermin penampilan rambutnya yang baru itu.


" wah..mbak saya suka sekali " ucap Fara kepada mbak pegawai salon tersebut.


apa benar ini aku yang biasanya, kenapa aku terlihat beda sekali ya padahal ini hanya merubah gaya rambut dan warnanya saja, salon ini terlihat biasa tetapi hasilnya sangat memuaskan gumam Fara.


Fara bergumam sambil memandangi gaya rambut panjang bergelombang berwarna sedikit kecoklatan bila terkena sinar matahari itu yang sangat menyatu dengan kulit putih mulus miliknya itu.


" iya kak, kakak tambah kelihatan sangat cantik sekali saat ini " ucap mbak salon itu, yang saat ini tengah terkagum kagum oleh kecantikan Fara yang benar-benar sangat cantik menurut nya itu.


" kak maaf, ini terlalu banyak " jawab mbak salon.


" ah... sudah tidak apa apa, buat kamu saja " ucap Fara yang memang sambil memberi lebihnya uang miliknya tersebut kepada mbak salon itu karena sudah membuatnya sangat puas, dan juga karena Fara terlalu lama bersama Matteo seperti buang tidak begitu ada harganya baginya, dan selalu ingin memberi sesama pikir Fara.


" ya kak terimakasih " ucap mbak salon sambil tersenyum.


" ya sudah, mari mbak " sahut Fara kemudian bergegas pergi dari dalam salon tersebut.


" iya kak " jawab mbak mbak salon.


kakak itu seperti nya bukan wanita biasa, memang pakaian nya biasa tetapi di lihat lihat dia seperti wanita kaya yang sedang menyamar, dan sekarang setelah penampilan nya berubah langsung melupakan topi dan masker nya ah.. sudahlah, yang penting dapat uang monolog pegawai salon tersebut.


sambil memandangi pelanggannya itu yang tak lain adalah Fara yang kini telah menjauh dari salon tersebut.

__ADS_1


sedangkan Fara kini tengah menuju mall dengan penampilan rambutnya yang baru,dengan berjalan kaki ke arah mall tersebut karena memang mall tersebut tak begitu jauh dari salin yang tadi ia masuki,


Dan saat ini dengan Fara yang berjalan kaki di pinggir trotoar membuat orang-orang sekeliling memandanginya seperti terkagum kagum oleh kecantikan gadis dua puluh satu tahun itu.


Pasalnya Fara saat ini hanya memakai celana jeans, dengan atasan kaos berwarna hitam polos sambil membawa tas yang ia gantungkan di lengan kirinya berwarna coklat serta kulit putih mulusnya yang terlihat menonjol, dan itu saja sudah membuat orang tak berkedip melihatnya, apalagi di tambah bodinya yang goals, membuat orang melihat bertambah waw.


sesaat kemudian


Fara telah sampai di depan mall, kemudian gadis cantik itu perlahan masuk dengan hati yang sangat bahagia hari ini, karena dirinya berniat akan benar benar merubah penampilannya tersebut.


Fara bejalan sendirian di dalam mall tersebut, dan banyak pasang mata yang melihat nya seperti terkagum kagum itu.


kenapa orang-orang jadi melihat ke arahku ya, ah biarkan saja mungkin mereka terpesona oleh rambut baru ku hahaha... gumam Fara kemudian segera melanjutkan langkahnya menyusuri area perbelanjaan mall tersebut.


emmm...sebaiknya aku beli apa dulu ya, ahaa...bagaimana kalau aku membeli kontak lens saja untuk kemana mana, supaya seandainya ada seseorang yang berhubungan dengan sidia tidak begitu mengenaliku, dengan perubahan rambut dan bola mataku, ah ya sebaiknya begitu saja monolog Fara.


kemudian Fara bergegas untuk membeli kontak lens.


sesaat kemudian


Fara telah selesai membeli kontak lens yang berwarna abu abu dan coklat itu, dan setelah itu Fara menuju tempat pakaian , ya dirinya akan membeli beberapa di sana.


sebaiknya aku beli tiga saja gaun selutut, seperti nya bagus bagus di sini monolog Fara.


kemudian setelah mendapatkan yang ia inginkan itu Fara beralih ke toilet dan berniat mengganti semua nya di sana, dan sesampainya di panti Fara akan menunjukkan kepada ibu Hani dan juga anak anak di sana seperti perkataan bu Hani tadi sebelum ia berangkat ke salon dan mall yang saat ini dia kunjungi itu.


Dan sesampainya di toilet yang saat ini tengah sepi itu.


Perlahan Fara mulai mengganti semuanya mulai dari kontak lens abu abunya yang saat ini ia pakai di kedua matanya, sampai gaun pendek selutut berwarna kulit, serta sendal yang sedikit ber hak tinggi yang sempat ia belinya tadi.


setelah selesai Fara berkaca di wastafel kamar mandi tersebut.

__ADS_1


astaga apa apaan aku ini, seperti orang tidak ada kerjaan saja hahaha... Fara, Fara, hidup sudah rumit bertambah rumit ketika merubah penampilan seperti ini, entahlah aku harus bagaimana sekarang, tapi di lihat lihat aku cantik juga dengan penampilan baruku ini kontak lens abu abu yang sangat indah, seperti mengingatkan aku kepadanya saja, ah sudah lah yang penting aku sekarang terlihat berbeda dan cantik hahaha...., itu sih namanya memuji diri sendiri Fara monolog Fara di depan cermin wastafel yang sesekali menertawakan dirinya sendiri itu, yang begitu menyedihkan menurutnya.


__ADS_2