Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Beberapa tahun yang lalu


__ADS_3

Tiga tahun berlalu.


Semenjak Fara melahirkan seorang bayi mungil nan cantik dan sejak itulah gadis berparas bak wanita Korea tersebut mulai tinggal se atap dengan James Thunder, seorang bule tampan pengusaha pengusaha pula yang berasal dari Inggris, yang kini menetap di Bali mengembangkan bisnisnya di sana.


Ya pria itu menetap karena seorang wanita yaitu Fara wanita yang telah mempunyai satu anak.


Tetapi tidak dengan Fara yang tinggal di sana, yang tak ingin cuma cuma meskipun James dengan baik hati menyuruhnya tinggal satu atap dengan nya kala itu, setiap hari Fara selalu membersihkan rumah mewah milik James, mencuci, memasak dan masih banyak lagi yang ia lakukan sebagai tanda terima kasih nya selama ini.


Meskipun James sudah sangat sering melarang nya, tetapi Fara tetap kekeh melakukan pekerjaan nya dengan semangat.


Dirinya memang tinggal satu atap dengan James karena dahulu sejak kelahiran bayi nya James memaksa Fara untuk tinggal di kediamannya karena tak ingin sesuatu hal terjadi padanya dan sang bayi, yang kini sudah mulai beranjak dewasa dan semakin cantik di umur nya yang ke tiga tahun.


Dan di pagi ini ketiga nya akan segera memulai sarapan pagi nya di meja makan bersama sama.


" mommy mommy.... " teriak seorang gadis kecil nan cantik yang memiliki bernetra abu abu pada sang ibu sambil di ikuti James dari belakang.


" Sayang kau sudah cantik, hei...jangan berlari lari nanti kau jatuh Jasmine '' ucap Fara saat melihat kedatangan Jasmine putri kesayangan tersebut bersama James.


dengan dirinya yang tengah sibuk memasak di dapur mewah milik pria tampan berparas bule itu.


" No mommy Jasmine sudah besar iya kan uncle James " jawab Jasmine yang kini mulai duduk di meja makan menunggu sarapan paginya bersama James.


" yes baby " sahut James yang juga kini ikut duduk di samping Jasmine.


" James jangan terlalu memanjakan dia " ucap Fara kemudian, yang mulai membawa satu persatu masakan yang sudah matang ke arah maja makan.


" aku tidak memanjakan nya Fara, memang dia saja yang terlihat menggemaskan membuatku sangat menyayanginya iya kan Jasmine " jelas James sambil mengembangkan senyum pada gadis kecil yang begitu sangat cantik dengan paras bule nya itu.


" hehehe... yes uncle " jawab Jasmine yang memang sangat menyayangi pria dewasa si samping nya saat ini.


Ya ke-dua nya memang saling menyayangi satu sama lain bagai seorang anak dan ayah yang begitu dekat dan tak terpisahkan.


Kini Fara baru saja selesai menata hasil masakan nya di meja makan, kemudian segera duduk di antara kursi meja makan tepatnya di dekat James sedangkan sang putri berada di hadapannya saat ini.


" sekarang waktunya makan dan tidak boleh ada yang bicara mengerti " ucap Fara kepada keduanya.


" siap " jawab James dengan kedua tangan nya ia taruh di atas meja makan kemudian menatap ke arah Jasmine sambil mengedipkan satu matanya.


" oke mommy " jawab nya kepada sang ibu kemudian kembali menatap ke arah James sambil membalas satu kedipan matanya.


Dan ketiga nya pun kini mulai menyantap sarapan paginya dengan keheningan dengan fokus ke piring makan nya masing masing.


Sesaat acara sarapan pagi sudah selesai.

__ADS_1


" Ah kenyang nya, mommy bisakah kau besok membuatkan masakan seperti ini lagi untuk ku dan uncle "


" iya mommy akan buatkan lagi besok sayang, sekarang cepat ambil tas mu di kamar dan segera berangkat sekolah ini sudah siang "


" mommy tunggu sebentar ''


" apalagi Jasmine "


Kini Fara dan James sama sama melihat ke arah gadis kecil yang terlihat sangat lucu itu, yang kini tengah menundukkan kepalanya karena merasa sedih, entah apa yang akan gadis kecil itu tanyakan.


" mommy "


" iya sayang apa yang ingin kau tanyakan "


" mom... hiks... hiks..."


" hei....keponakan uncle kenapa menangis sayang "


" mommy, uncle kenapa Jasmine tak mempunyai daddy, semua teman Jasmine di sekolah mempunyai ayah,papa, daddy " tanya Jasmine yang masih menundukkan kepalanya sambil menangis.


Sedangkan Fara dan James kini langsung saling pandang seperti seseorang yang tengah kebingungan.


" Jasmine.. emmm.. em... mommy aaa... " ucap Fara yang seolah bibir nya tak bisa menjelaskan akan keadaan kepada sang putri kecil nya.


Sekejap Jasmine dengan kedua netra abu abu nya yang mulai sembab nan mempunyai paras ayu sedari kecil itu langsung mendongakkan kepalanya ke atas menatap James.


" Benarkah uncle "


" yes baby "


" uncle jadi Jasmine sekarang punya daddy "


" ya dan uncle lah sekarang daddy nya "


" ye..ye..ye..yeye... uncle sekarang jadi daddy Jasmine mommy " ucap Jasmine terlihat begitu sangat bahagia yang kemudian langsung turun dari kursi meja makan dan berhambur memeluk James dari samping.


" Jadi sekarang uncle daddy baru nya aku, aku menyayangi mu daddy "


" yes baby daddy juga sangat menyayangi mu, naiklah ke pangkuan daddy "


" putri daddy sangat pintar, boleh kah daddy mencium putri daddy yang cantik satu ini "


" yes daddy cium saja kan Jasmine putri nya daddy, setiap hari juga daddy mencium dan memeluk Jasmine bukan "

__ADS_1


" hehehe.... iya daddy sampai lupa, tapi kali ini berbeda sayang karena daddy sangat bahagia dengan panggilan baru daddy darimu "


" aaa... daddy, mommy jangan senyum senyum ayo peluk kami berdua mom "


" hehehe... ya ya ya baiklah "


terimakasih James gumam Fara.


dan akhirnya ketiganya pun berpelukan seperti sebuah keluarga kecil bahagia.


Sesaat setelah puas berpelukan.


" sekarang putri daddy harus mengambil tas sekolah karena sudah siang " ucap James kepada Jasmine, gadis kecil yang selalu bisa membuatnya tersenyum itu.


" ok siap dad " jawab Jasmine dengan semangat sambil menunjukkan jari jempolnya.


Kemudian segera turun dari pakuan James untuk mengambil tas di kamar nya.


Dan saat ini tinggal lah James dan Fara di meja makan.


Fara memulai pembicaraan nya kepada pria tampan berparas bule di hadapan nya tersebut.


" James " panggil Fara.


" iya " jawab James.


" Terima kasih sebelum nya " ucap Fara kemudian dengan raut wajah yang terlihat bersungguh sungguh.


" ya itu tidak masalah Fara " jawab James sambil mengembangkan senyum.


" kau sangat baik padaku selama ini James, dan satu lagi aku boleh meminta bantuan mu "


" bantuan apa itu, semoga saja aku bisa membantu nya "


" James rahasia kan nama asli ku, dan panggil aku dengan panggilan Sonya, seperti kartu identitas baru yang selama ini aku pakai untuk bersembunyi dari nya "


" apa itu artinya kau benar benar akan memakai identitas baru mu mulai sekarang " tanya James.


" ya benar, kau tau James aku takut suatu saat bertemu dengan nya dan seandainya itu terjadi aku takut dia akan mengambil Jasmine dariku James " jelas Fara yang sangat takut akan hal itu terjadi.


" itu tidak akan terjadi selama ada aku percayalah " ucap James meyakinkan.


" terimakasih James " jawab Fara.

__ADS_1


__ADS_2