Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
menghapus make up


__ADS_3

18.30 wib.


Kini Matteo baru saja keluar dari ruang kerjanya itu untuk mengambil kotak cincin berliannya, dan kemudian ia sedikit membuka kotak cincin tersebut, terlihat lah sebuah cincin emas putih berlapiskan permata berlian yang terlihat begitu mewah dan sangat berkelas dengan model simpelnya.


sekilas senyuman terbit di bibirnya, kemudian kembali menutup kotak cincin tersebut, setelah itu ia memasukkan ke dalam saku celana miliknya .


Dan kini lelaki tampan berparas bule dengan kedua netra abu abu itu, tengah menuju ke arah kamar pribadi miliknya bersama Fara.


JEG GLEK.....


bunyi handel pintu kamar yang baru saja di buka perlahan oleh Matteo.


kini pandangannya tertuju pada ranjang, di lihatnya ranjang kosong Matteo tak menemui keberadaan sang istri.


dan setelah itu dirinya memasuki kamarnya tersebut dan langsung mencari keberadaan sang istri di dalam toilet tetapi kosong,


kemudian Matteo mencari nya ke dalam ruang ganti yang kini kedua matanya mendapati sang istri tengah melepaskan bra dan Cd tipis miliknya itu,


dan saat ini keadaan Fara tanpa sehelai benang pun di sana sambil memandangi dalamnya lemari pakaian yang terbuka di hadapannya itu.


Sedangkan Matteo yang melihat pemandangan indah tubuh polos istrinya itu, kini sedikit menelan ludahnya kasar,


dirinya yang mencoba menahan hasratnya sedari kemarin kemarin itu sepertinya tak kuasa jika setiap hari melihat istrinya seperti terlihat sangat menggoda di matanya.


" honey "


panggil Matteo lembut dengan dirinya yang saat ini mulai mendekat ke arah Fara yang kini tengah polos.


" akkhh... kau mengagetkan ku sayang "


jawab Fara sambil mencoba sedikit menutupi tubuh nya yang kini sudah polos itu, sedangkan bra dan Cd tipis nya kini tengah tergeletak di lantai tanpa ia punguti satu persatu.


" baby, kenapa kau tutupi hem,.. aku sudah mengetahui semua nya bukan "


" iya tapi aku malu sayang, kau juga tiba tiba masuk "


" hehehe.... maaf, sekarang kau ganti baju lah sebentar lagi kan dinner "


" ya baiklah sayang, sudah sana "


" iya iya, ets....satu lagi jangan memakai make up atau kalau tidak "


" sshhhhtttt..... sudah sana sana "


" honey "

__ADS_1


" iya sayang, sudah keluar sana "


dan Matteo pun kini keluar dari dalam ruang ganti tersebut.


Sesaat kemudian


Fara telah selesai dengan ritual ganti bajunya kini dirinya tengah menuju meja riasnya dan mulai duduk menghadap cermin dengan balutan gaun merah maron yang saat ia kenakan, terlihat begitu anggun dengan gaya rambut nya yang masih bergelombang seperti awal ia merubah penampilan nya dulu.


Dia bilang aku tidak boleh memakai riasan, emm.....sebaiknya aku mencoba memakainya saja,aku ingin melihat reaksinya seperti dulu, aku tau dia akan menghapus make up ku jika aku memakai make up saat keluar mansion,


dia akan merasa kesal jika kecantikan ku di lihat banyak lelaki di luaran sana hehehe..... kau memang posesif sekali suamiku,


tetapi sekarang keposesifan mu membuatku tau kalau ternyata kau memang sangat mencintaiku dengan caramu sendiri monolog Fara panjang lebar sesekali dirinya tersenyum menatap pantulan wajahnya di cermin kaca meja rias.


dan saat ini Fara pun mulai merias wajah nya dengan polesan make up flawless yang biasa ia lakukan setiap merias wajah cantiknya tersebut.


se..le..sai, Fara kau terlihat sangat cantik sekali, pasti suamimu yang posesif itu akan mulai marah marah dan kebingungan untuk menghapus make up mu saat ini hahaha....pasti raut wajahnya sangat lucu monolog Fara.


sesaat kemudian


Fara mulai keluar dari dalam kamarnya dengan memakai balutan gaun merah, model rambut sedikit bergelombang, serta memakai sendal yang sedikit berhak tinggi tetapi tak terlalu tinggi dan juga di tambah make up flawless nya saat ini menambah kesan anggun pada gadis dua puluh satu tahun itu.


perlahan gadis itu mulai menuruni anak tangga, di lihatnya sang suami tengah menunggunya di ruang tamu sambil menyilang kan kedua tangan dan kakinya saat ini.


FARA... istriku, dia...terlihat sangat cantik sekali malam ini, emmm...apa mataku salah lihat,....iya kan dia memakai make up, nakal sekali istri satu ini gumam Matteo dalam hati.


" Honey kau terlihat sangat cantik malam ini baby " ucap Matteo yang mulai berdiri dari sofa ruang tamu saat ini, yang terlihat sangat terpesona oleh kecantikan Fara malam ini.


" benarkah, terima kasih suamiku " jawab Fara kemudian sambil tersenyum manis menatap sang suami.


" ayo kita berangkat honey " ajak Matteo yang seperti tidak ada apa apa.


" ayo sayang " jawab Fara.


kenapa dia tidak marah dan menghapus make up ku ya, padahal aku sudah menunggu nya sedari tadi ingin melihat raut wajahnya ketika menghapus make up ku hah sia sia.. gumam Fara dalam hati.


kemudian keduanya saling bergandengan tangan menuju bagasi mobil mewah nya tersebut.


sesampainya di bagasi.


" sayang biasanya kau sudah menyuruh para pelayan mengeluarkan mobilnya dari bagasi dan menaruhnya pas di depan pintu utama mansion, dan sekarang tumben sekali kau mengajakku berjalan sampai bagasi " ucap Fara panjang lebar kepada sang suami.


sedang kan Matteo tak berniat menjawab nya dan langsung membukakan pintu mobil sport nya itu untuk Fara agar segera masuk ke dalamnya.


JEG GLEK....

__ADS_1


bunyi pintu mobil yang baru saja di buka oleh Matteo.


" Masuk " ucap Matteo dengan aura dingin nya, karena merasa sedikit kesal dan juga sekaligus menahan gemas nya terhadap sang istri karena merasa Fara sedikit bandel menurutnya.


sedangkan Fara langsung terdiam dan tak ingin berbicara apapun saat ini.


kemudian Matteo kembali menutup pintu mobil sport nya itu, dan setelah itu ia segera mengitari mobil mewahnya tersebut untuk segera masuk ke dalam kursi kemudi.


JEG GLEK.....


bunyi pintu mobil bagian kemudi yang saat ini tengah di buka oleh lelaki bernetra abu abu tersebut.


perlahan lelaki tampan berparas bule luar negri itu pun segera masuk kedalamnya kemudian kembali menutupnya.


sesaat hening.


sesekali Fara melirik ke arah sang suami yang masih diam itu dan dirinya kembali menelan ludah nya kasar.


perlahan Matteo mulai mendekat ke arah sang istri sampai tubuh istrinya terpojok di bagian pintu mobil, dengan kedua mata Fara yang terpejam karena melihat sang suami tak seperti biasanya.


Matteo yang sudah tidak tahan sedari tadi melihat istrinya seperti terlihat terlalu cantik di lihatnya itu, kini dirinya mulai mencium bibir sang istri dengan begitu sangat lembut,


ya dia mencium istrinya karena juga ingin menghapus lipstik tipis di bibir tipis milik sang istri, kemudian tangan yang satu milik Matteo mulai sedikit menurunkan sandaran kursi mobil ke belakang supaya tubuh Fara ikut terbaring ketika sandaran mulai turun ke bawah itu.


perlahan setelah sandaran kursi milik Fara di turun kan oleh Matteo, otomatis posisi istri nya saat ini terbaring di dalam mobil sport hitam milik lelaki bernetra abu abu tersebut.


Dan kini Matteo mulai menindihnya, setelah merasa puas mencium bibir sang istri kini Matteo menciumi seluruh wajah cantik milik Fara supaya make istrinya itu luntur dan segera hilang, hah ada ada saja kelakuan suami bule itu 😌😌.


setelah di rasa make up sang istri telah hilang, kini tangan kekar itu mulai menjelajah bagian dada sang istri,


ya Matteo berniat memberi tanda kepemilikan di kedua buah dada milik sang istri.


sedangkan tangan satunya lagi mulai mengangkat sedikit gaun merah maron milik Fara bagian bawah, dan setelah itu tangan nya sedikit bermain di sana.


Dan perlahan Fara mulai mendesah, karena kelakuan sang suami.


emmm... sayang, emm... ah... em.. em..


sedangkan bibir Matteo kini sudah menempel di kedua buah dada sang istri,kemudian memberi tanda kepemilikan di sana sini, setelah puas kini dirinya mulai berhenti dengan aktifitas nya itu,


sedangkan di bawah sana tangan Matteo masih bermain dan sesaat kemudian milik Fara telah basah.


Matteo tersenyum memandang lelehan cairan putih bening yang mulai keluar dari milik sang istri.


berbeda dengan Fara yang kini keadaannya terlihat sedikit acak acakan karena ulah suami posesif nya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2