Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Matteo menggila


__ADS_3

keesokan harinya.


Matteo yang sejak tadi malam mabuk mabuk kan sampai tertidur di dalam ruang kerjanya tersebut.


Kini dirinya mulai tersadar dan segera bangkit dari ruang kerja nya tersebut untuk menuju kamar pribadinya yang saat ini tengah di tempati Fara seperti dulu,


tetapi kali ini sedikit berbeda, gadis yang dulunya dia anggap polos itu dan hanya miliknya, ternyata kini sudah berbeda menjadi gadis yang suka memenuhi hasrat laki laki lain di luaran sana itulah pemikiran Matteo saat saat Fara memberikan pengakuan palsu kepadanya itu.


Dan saat ini lelaki bertubuh kekar itu sedang melangkahkan kakinya menuju kamar pribadinya tersebut.


sesampainya Matteo di depan pintu kamarnya, perlahan ia membukanya, dan di lihatnya gadis yang berada di atas ranjang tadi malam itu tergeletak di lantai dengan kedua matanya terpejam dan juga tubuhnya yang masih polos, di lihatnya juga tubuh polos itu penuhi tanda kepemilikan di sana sini yang mulai membiru akibat kelakuan nya sendiri itu.


lelaki berparas bule itu perlahan mendekat dan berjongkok di hadapan Fara yang seperti terlihat mengenaskan saat ini.


sekilas lelaki nernetra abu abu itu mengeluarkan senyum jahatnya, tetapi sedikit berbeda di dalam hati nya yang merasa sakit melihat keadaan gadis yang pernah ia cintai itu tergeletak mengenaskan di lantai.


" heh... bangun gadis murahan " ucap Matteo yang kini sambil menekan dagu gadis cantik dia puluh satu tahun itu.


" a...i...r " ucap Fara lirih dengan kedua matanya yang mulai terbuka itu.


Matteo yang mendengarkan suara lirih itu seperti bertambah perih hatinya, melihat wajah pucat Fara yang seperti tak mempunyai semangat hidup saat ini.


tetapi berbeda dengan pemikiran nya yang sudah tak menyatu dengan hatinya saat ini.


kemudian ia teringat bahwa Fara bukanlah gadis yang ia kenal dulu.


" apa kau butuh air,baiklah tunggu sebentar " ucap Matteo


kemudian perlahan lelaki itu menghempaskan dagu Fara, dan setelah itu dirinya melangkahkan kakinya ke arah kamar mandi,


sesaat kemudian Matteo kembali dengan membawa air satu gayung kemudian ia siramkan di atas tubuh Fara yang masih polos tersebut.


byuurrrrrrrr.......


Sedangkan Fara tetap terdiam tak berniat untuk bangun, dirinya merasa seperti putus asa, hidupnya selalu terulang seperti ini dan selalu seperti ini seterusnya.


Kini gadis itu menangis dalam diam bersama dengan basahnya dirinya saat ini yang telah di siram Matteo dengan air dingin yang baru saja ia ambil di kamar mandi mewahnya itu.

__ADS_1


bagaimana, apa kau sudah tidak haus WANITA ****** monolog Matteo.


Fara sedikit terbatuk...


uhukk..


uhukkkk....


tetapi tak berniat membalas ucapan lelaki di yang saat ini tengah berjongkok di hadapannya itu.


jawab aku Fara, apa kau bisu, tuli, atau sebagainya hah monolog Matteo lagi dan lagi.


sambil menarik rambut Fara secara paksa, agar gadis dua puluh satu tahun itu menjawab perkataannya.


karena Fara tak berniat menjawab nya kemudian Matteo menghempaskan rambut Fara yang sedari tadi ia tarik itu, kemudian segera berdiri untuk segera menuju ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandi paginya saat ini.


Dan meninggalkan Fara sendirian yang masih tergeletak di lantai tersebut dengan keadaannya yang mengenaskan tersebut.


sesaat kemudian Fara mulai bangun dengan menyeret tubuhnya untuk mengambil pakaiannya yang masih berserakan di lantai tersebut.


Ya tadi malam memang Fara sempat terbangun untuk mengambil pakaiannya yang sudah berserakan di lantai, dan karena dirinya seperti tidak kuat menopang tubuhnya akhirnya Fara kembali pingsan dan terjatuh di lantai,


setelah menyeret tubuhnya untuk mengambil satu persatu pakaian serta dalaman miliknya itu, kini Fara kembali menyeret tubuhnya setelah tadi mengumpulkan pakaian miliknya


kemudian saat ini dirinya langsung menyandarkan punggungnya di sisi ranjang, dan menaruh pucuk kepalanya ke bagian nakas yang juga tepatnya berada di sisi ranjang tersebut.


Fara mulai memasang pakaiannya satu persatu hingga selesai, setelah itu ia kembali menyandarkan punggungnya ke sisi bawah ranjang, dan pandangannya kini menuju ke arah jendela tetapi dengan tatapan kosong.


sesaat kemudian Matteo telah keluar dari dalam kamar mandi mewahnya tersebut.


pandangan lelaki itu kini langsung tertuju ke arah Fara yang saat ini tengah duduk di lantai dengan berselonjoran sambil menyandarkan punggungnya di sisi bawah ranjang,


dan satu lagi di lihatnya gadis itu seperti menghadap ke arah jendela tetapi pandangannya kosong dengan keadaannya yang saat ini terlihat acak acakan, tetapi tetap saja tak melunturkan kecantikan nya sama sekali.


Matteo mengeluarkan senyum jahatnya, sambil menatap benci kepada gadis dua puluh satu tahun itu.


perlahan Matteo berjalan ke arah Fara dengan keadaannya yang saat ini hanya memakai handuk putih sampai di pinggangnya.

__ADS_1


kemudian berjongkok pas di hadapan Fara,


di lihatnya gadis itu mengeluarkan air mata yang tak kunjung berhenti, dan kedua matanya tak kunjung berkedip.


sedangkan Matteo seperti tak menghiraukan keadaan gadis itu, tetapi di dalam hatinya selalu sama dia seperti tidak bisa membenci Fara, tetapi pikiran nya selalu bertolak belakang dengan hatinya.


Dan sekarang Matteo kembali mencengkeram dagu itu untuk kesekian kalinya.


Tidak usah berpura-pura menangis lagi di depan ku, aku benci itu monolog Matteo.


Fara tetap tak berniat membalas perkataan Matteo.


dan akhirnya untuk ke dua kalinya Fara kembali ke mansion ini, lelaki bertubuh kekar itu kemudian menggendong tubuh Fara perlahan, setelah itu menghempaskan tubuh indah itu dia atas ranjang, Matteo memulai lagi aksinya.


Ya Matteo kini kembali menjamah tubuh indah Fara dengan sesuka hatinya.


lelaki itu mulai mencium bibir wanita yang masih sah menjadi istri nya itu dengan rakusnya, dan itu setelah puas berciuman kini lelaki yang mempunyai hasrat tinggi terhadap tubuh Fara tersebut.


mulai menjelajah kemana mana sampai akhirnya di bagian bawah area favoritnya itu.


ia melakukan itu kembali untuk kedua lainya sejak tadi malam.


" ahh...sakit.... " pekik Fara


" tolong hentikan... " ucap Fara dengan nada suara yang sangat pelan.


" terus saja mendesah, dan teruslah merasa kesakitan, aku malah ingin terus melakukannya padamu WANITA MURAHAN " jelas Matteo sambil melakukan aktifitas panasnya kepada milik Fara yang tambah membengkak itu, dan sedikit ke merah merahan saat ini.


sesaat kemudian.


Matteo telah selesai melakukan hal itu lagi, entah lah bertambah hari dirinya semakin di selimuti hasrat yang begitu tinggi terhadap tubuh wanita yang sudah ia anggapnya sebagai wanita kotor itu.


dan Matteo sampai mengeluarkan lima kali kenikmatan dalam waktu setengah jam.


sedangkan keadaan Fara bertambah mengenaskan, dengan kedua matanya yang saat ini telah terpejam karena merasa lelah,


dan Fara juga sudah tak kuat lagi jika harus menahan sakit yang teramat perih yang ia rasakan di bawah sana miliknya yang bertambah membengkak dan juga kemerah merahan akibat kelakuan buas lelaki yang mempunyai tubuh gagah perkasa serta memiliki netra abu abu itu.

__ADS_1


dan setelah selesai melakukan itu kepada Fara, Matteo langsung turun dari ranjang tersebut kemudian segera menuju ruang ganti, tanpa menghiraukan keadaan Fara.


KAK JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAKNYA DONG, LIKE,KOMENTAR JANGAN LUPA VOTENYA, BIAR AUTHOR SEMANGAT NAMBAH BAB SELANJUTNYA 🙏🙏🙏👍👍


__ADS_2