
sesaat kemudian
Matteo telah keluar dalam dalam ruang ganti kemudian segera bergegas keberadaan sang istri yang kini tengah duduk di sisi ranjang sambil melamun.
" hey....honey ayo kita ke lantai bawah, masakan nya keburu dingin baby " ucap Matteo ketika melihat sang istri tengah melamun itu.
" ah... iya ayo " jawab Fara
dan setelah itu Matteo langsung menggandeng tangan sang istri untuk segera ke lantai bawah.
" honey sebentar, obat mu ketinggalan di atas nakas, sebentar aku akan mengambilnya " ucap Matteo kemudian dan setelah itu langsung bergegas mengambil bungkusan plastik berwarna putih itu di atas nakas.
dan setelah itu kembali menggandeng tangan sang istri untuk segera keluar dari dalam kamarnya menuju lantai bawah.
sesampainya Matteo di luar kamar.
" honey aku akan menggendong mu, aku takut jika kau akan sedikit lelah menuruni anak tangga ini hem " ucap Matteo
Fara mengangguk kepada sang suami, karena memang Fara merasa takut untuk menuruni anak tangga itu dengan keadaannya yang masih lemah saat ini.
Matteo pun tersenyum
Dan setelah dirinya langsung menggendong tubuh sang istri untuk menuruni anak tangga.
sesaat kemudian
sampai lah keduanya di lantai bawah.
" sudah turun, aku bisa berjalan sendiri sayang" ucap Fara kepada lelaki berparas bule tersebut.
" ah... tidak diam lah honey tunggu sampai di dekat meja makan aku akan menurunkan mu " jawab Matteo agar sang istri tak merasa lelah.
" tapi aku ingin berjalan sendiri " sahut Fara
" hey... tuan putri apa kau bisa diam kan, aku tidak ingin istri ku membantah ku saat ini "
" iya baiklah " jawab Fara yang memilih mengiyakan perkataan suaminya saat ini.
sesampainya di meja makan.
perlahan Matteo menurunkan tubuh Fara dari gendongannya.
dan setelah itu Fara pun perlahan duduk di kursi meja makan, begitu juga Matteo yang kini mulai mengambilkan nasi untuk Fara.
" honey kau menginginkan yang mana hem "
" emm... terserah kau saja, aku bingung memilihnya "
" ya balik lah "
dan Matteo pun mengambilkan beberapa lauk untuk sang istri , dan setelah itu menaruh piring di depan Fara.
" ayo honey makanlah, bukankah di rumah sakit menurutmu makanannya hambar " ucap Matteo sambil tersenyum setelah menaruh piring yang sudah penuh itu di hadapan Fara.
" tapi ini,.. ini terlalu banyak sayang, mana mungkin aku bisa menghabiskannya " jawab Fara sambil memandangi piring di hadapannya tersebut.
__ADS_1
" ya sudah kalau kau tidak bisa menghabiskan nya biarkan saja di piring mu honey gampang kan " jelas Matteo.
" ya baiklah kalau begitu "
sedangkan Matteo tersenyum, kemudian dirinya kembali mengambil makanan untuk dirinya sendiri, Dan setelah itu keduanya pun kini makan bersama sama di meja makan berukuran besar tersebut.
beberapa saat kemudian.
keduanya telah selesai makan, tapi Fara tak menghabiskan makanannya karena memang Matteo mengambilkan porsi yang terlalu banyak untuk sang istri.
" honey sekarang kau harus minum obat " ucap Matteo dengan dirinya yang saat ini sudah membuka bungkusan obat untuk istrinya itu.
" tapi aku.. " jawab Fara terhenti
kemudian Matteo langsung memasukkan obat itu dengan gerakan cepat ke mulut sang istrinya,
dan langsung ia tempelkan mulutnya yang sudah terisi air itu ke mulut Fara dan menyalurkan nya ke mulut sang istri dan akhirnya...
... GLEK....... obat itu telah tertelan saat ini.
" selesai bukan " ucap Matteo kemudian.
" sayang kau kebiasaan sekali sih seperti memaksaku untuk menelannya " jawab Fara dengan dirinya yang selalu di kaget kan oleh kelakuan suaminya yang tiba tiba itu.
" honey itu satu satunya cara agar kau bisa minum obat " ucap Matteo sambil memandang satu persatu kedua mata sang istri dengan di iringi senyuman nya yang begitu tulus kepada Fara.
" iya tapi.... " jawab Fara terhenti, karena Matteo tiba-tiba mencium bibirnya itu dengan tiba tiba.
cup
Fara terdiam sejenak sambil memegang bibir nya yang baru saja di cium oleh lelaki berparas bule di hadapannya itu.
kemudian pandangan nya beralih menatap lelaki bernetra abu abu di hadapannya tersebut.
" honey kau kenapa, apa aku salah hem, honey maaf aku tidak akan pernah lagi menciu...... " ucap Matteo kemudian terhenti, ketika Fara yang tiba tiba menempelkan jari telunjuknya itu di bibir Matteo.
" shhhhttttt...... diam lah sayang jangan katakan itu lagi, sekarang antar aku ke kamar ya, aku ingin segera beristirahat,aku ingin tubuhku segera pulih seperti semula, dan satu lagi terima kasih masakannya, sangat enak " ucap Fara yang baru saja menarik jari telunjuk nya dari bibir sang suami, dan kemudian tersenyum.
" hehehe.... kau menyukainya baby " tanya Matteo kemudian sambil membelai pipi mulus sang istri.
" hemm.. " jawab Fara sambil menganggukkan kepala pelan dan tersenyum simpul.
" baiklah besok dan seterusnya aku akan selalu memasak untuk dirimu " jawab Matteo kemudian menarik tangannya dari pipi sang istri.
" jika keadaanku sudah sepenuhnya sembuh, maka aku yang akan memasakkan untukmu " ucap Fara sedikit tersenyum.
" hehehe.... kau ini, kau tau honey aku sangat merindukan dirimu selama ini, aku merindukan bau masakan mu yang selalu tercium sangat wangi di hidungku jika aku sedang memelukmu ketika kau masak di dapur sini " jelas Matteo yang mulai mengingat hari hari di mana ia merasa sendirian itu, ketika gadis yang ia cintai memilih menghilang dari hidupnya.
" benarkah " tanya Fara.
" ya aku selalu merindukanmu setelah kau menghilang beberapa bulan lalu dari hidupku honey,.....honey....."
" hem.... "
" bolehkah aku meminta sesuatu saja darimu " ucap Matteo yang kini tengah memegang kedua tangan Fara di atas meja makan nya saat ini.
__ADS_1
" memangnya apa yang kau minta dariku " tanya Fara yang seperti penasaran.
" aku hanya meminta padamu satu saja dan tidak lebih, jangan pernah tinggalkan aku sendirian lagi, bukankah kita sudah saling tau kebenarannya masing masing dan juga aku sudah menjelaskan tentang kesalahan pahaman di antara kita selama ini " jelas Matteo yang saat ini tengah serius dengan ucapannya itu.
" ya.. aku tidak akan pernah lagi meninggalkan mu sampai kita menua bersama dan maut memisahkan kita " jawab Fara saat ini yang begitu membuat hati suaminya begitu sangat bahagia mendengar nya.
" honey benarkah yang kau ucapkan tadi, kau bersungguh-sungguh bukan dengan ucapan mu " tanya Matteo yang seperti bertubi-tubi.
" iya aku memang bersungguh-sungguh, jika dirimu juga bersungguh-sungguh terhadap ku " jawab Fara serius dengan ucapannya itu.
" honey aku berjanji padamu saat ini, semuanya tidak akan terulang lagi seperti dulu " sahut bima.
" iya... akan aku pegang janjimu " ucap Fara kemudian.
" terimakasih honey, aku mencintaimu " jawab Matteo yang kemudian menarik tubuh sangat istri ke dalam pelukan nya saat ini.
Fara tersenyum mendengar perkataan sangat suami dengan dirinya yang saat ini berada di pelukan suaminya itu.
" sayang jangan memeluk ku erat erat seperti ini, aku merasa sesak sedangkan tubuhmu begitu keras seperti balik kayu "
" hahaha..... kau menyebalkan sekali honey menyamakan aku dengan balok kayu "
" hehehe... maaf,. ya sudah ayo antar aku ke kamar aku ingin istirahat, agar tubuhku cepat pulih "
" ya baiklah tuan putri, dan sekarang aku akan menggendong mu ke kamar "
" ya baiklah "
setelah itu Matteo pun Mulai menggendong tubuh Fara untuk segera menuju lantai atas.
kedua pasangan suami istri yang masih sah itu seperti nya terlihat begitu bahagia dengan keduanya yang saat ini tengah senyum senyum tak jelas itu.
sesaat kemudian
sampailah di kamar pribadi milik mereka, dan Matteo perlahan menurunkan tubuh istrinya itu di atas ranjang super mewahnya tersebut.
" baby sekarang waktunya kau beristirahat " ucap Matteo.
yang kemudian menyelimuti tubu Fara saat ini, dan setelah selesai menyelimuti tubuh istrinya lelaki bernetra Abu abu itu kemudian duduk di sisi ranjang sambil mengelus pucuk kepala Fara agar cepat terlelap.
" iya " jawab Fara polos yang membuat Matteo sedikit tersenyum saat ini.
dan setelah itu Matteo yang sedari tadi sudah tak tahan melihat bibir sang istri yang seperti menggoda dirinya saat ini kemudian Matteo pun segera menyambar bibir indah tersebut.
cupppp....
ya keduanya kembali berciuman dengan sangat lama keduanya seperti sangat menikmatinya.
dan sesaat kemudian.
Matteo menghentikan nya, sambil memandang kedua bola mata sang istri.
" honey istirahatlah, aku akan menemanimu di sini " ucap Matteo sambil membersihkan bibir Fara yang terlihat sangat basah itu karena kelakuannya.
" iya baiklah, aku akan segera beristirahat sayang " jawab Fara sambil memegang jari suaminya yang saat ini tengah membersihkan area bibirnya itu.
__ADS_1
" ya sudah pejamkan kedua matamu baby " sahut Matteo kemudian.
Fara pun mengangguk kan kepalanya pelan dan setelah itu Fara segera menutup kedua matanya perlahan.