Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
menuju restoran


__ADS_3

Di sebuah Vila.


Matteo kembali melihat dua wanita berbeda usia yang sedang berboncengan menaiki sepeda mini nya seperti sore kemarin, di dinding kaca lantai atas nya ketika ia melihat pemandangan sore hari pantai karena memang vila nya berada di dekat jalan bibir pantai.


Fara aku melihatmu kembali dengan gadis kecil itu, aku akan segera menyusul mu ke sana, aku yakin kau Fara ku aku tak peduli kau istri siapa monolognya.


Dengan segera Matteo bergegas keluar untuk menuju pantai menemui seorang wanita yang menurutnya itu adalah Fara istrinya.


*


*


Di lantai bawah.


" Vin kunci mobil " ucap Matteo sambil menuruni anak tangga dengan cepat.


" ini tuan, anda mau ke mana " jawab Gavin sambil mengulurkan kunci mobil setelah sang atasan sampai di lantai bawah.


" pantai, dia ke pantai seperti kemarin Vin "


" baiklah tuan hati hati " ucap sekertaris Gavin kemudian kembali duduk di sofa melanjutkan pekerjaan nya.


Sedangkan Matteo kini sudah bergegas pergi menggunakan mobil sport nya di garasi.


*


Di pantai.


Fara dan Jasmine kini tengah duduk di bebatuan, keduanya menatapi lautan serta langit langit yang sudah berubah warna itu.


" mommy pemandangannya sangat bagus ya, pantas saja mommy suka sekali kesini sebelum ada Jasmine.


" hehehe.... iya sayang mommy serasa damai sekali jika memandang lautan indah seperti ini"


" iya mom Jasmine juga "


" benarkah putri mommy yang cantik ini juga menyukainya " ucap Fara sambil mencubit gemas dagu sang putri.


" yes mom "

__ADS_1


Kemudian keduanya saling tertawa riang sambil berpelukan satu sama lain.


Sedangkan dari arah kejauhan, ada seorang pria sedikit brewokan tampan berparas bule yang tengah memandangi keduanya saat ini.


Aku merindukan mu ucap nya.


Netra abu abu nya itu terus menatap ke arah Fara, sesekali tangannya mengusap kasar lelehan air mata yang lolos dari kedua pelupuk matanya.


Seolah seperti ingin menggapai sesuatu tetapi tangan nya tak sampai meskipun ada di hadapan nya sekalipun.


Kini kedua bola matanya beralih menatap gadis kecil yang berada di samping Fara.


Pikiran nya mulai travelling ke mana mana entah apa yang ia pikirkan saat ini tentang gadis kecil itu.


Kenapa wajah dan bola matanya bisa mirip sekali dengan milikku, apa mungkin dia anakku tapi mana mungkin sedangkan dia sudah memiliki suami ucap nya lagi dengan suara pelan.


Ya mungkin saat ini Matteo hanya bisa menatap nya saja tanpa menyentuhnya,


Tetapi sebentar lagi pria yang bisa melakukan apa saja yang ia inginkan itu, akan melakukan cara apa pun untuk mendapat kan nya jika kenyataan nya wanita yang tengah di tatapnya itu benar-benar Fara, termasuk menghabisi James.


Beberapa saat Fara dan Jasmine sang putri mulai bergegas untuk pulang karena keadaan di pantai sudah terlihat petang, matahari memang sudah tenggelam di bagian barat sana.


Begitu juga Matteo dengan dirinya yang kini tengah bersembunyi takut akan Fara melihat keberadaan nya dengan keadaan yang tak tepat seperti ini, toh nanti malam ia akan bertemu dengan nya lagi di restoran.


*


*


Fara dan Jasmine baru saja sampai di pekarangan rumah mewah milik James, keduanya kini mulai masuk kedalam.


setelah sampai nya di dalam Fara dan Jasmine mendapati James tengah menyilang kan kedua tangan nya di dada sambil menatap keduanya dengan senyuman.


" Sudah puas putri daddy di laut " ucap James


" daddy marah ya heh " tanya Jasmine dengan raut wajah sendu nya.


" untuk apa daddy marah padamu sayang, sekarang bersiap siaplah daddy sebentar lagi akan mengajakmu dan mommy makan malam bagaimana " jawab James yang kemudian membuat raut wajah gadis kecil itu berbinar binar bahagia.


" benarkah "

__ADS_1


" yes baby, mana mungkin daddy bohong pada putri daddy sendiri " ucap James sambil mencubit gemas pipi Jasmine.


" yeee... yeee.. yeee.... asik, daddy memang baik sekali, Jasmine sayang daddy " Jasmine loncat loncat bahagia.


sedangkan kan kedua orang dewasa di samping nya itu saling tersenyum melihat tingkah menggemaskan gadis kecil bernetra abu abu itu sambil menggeleng geleng kan kepalanya pelan.


" hehehe.... ya sudah Jasmine sekarang ke kamar, daddy mau bicara dengan mommy dulu"


" ok daddy " ucap gadis kecil itu kemudian dengan segera Jasmine naik ke lantai atas meninggal kan Fara dan James berdua di ruang tamu.


Kini James pun mulai membicarakan sesuatu rencana tentang makan malam yang sebentar lagi membawa Fara bertemu seseorang dari masa lalu nya yaitu Matteo.


" Apa yang ingin kau bicarakan padaku James " tanya Fara seolah ingin segera mendapatkan jawaban.


" tentang makan malam " ucap James dengan kedua tangan yang ia masukkan ke saku celana.


" makan malam ...." ucap Fara sambil mengerutkan kening nya.


" memang nya ada apa dengan makan malam " tanya gadis bakal wanita Korea tersebut.


" kau tau siapa yang mengundang kita makan malam ini " ucap James seolah ingin Fara menebak perkataan nya dengan dirinya yang kini mulai duduk di sofa ruang tamu.


" siapa memang nya " sahut Fara yang juga kini ikut duduk di sofa yang berhadapan dengan milik James.


" Matteo Alexander pria yang pernah menjadi masa lalu mu fara " jelas James.


" untuk apa dia mengundang kita makan malam segala James " tanya Fara sedikit terkejut lagi.


" kata sekertaris Pitter dia mengundang kita makan malam untuk merayakan kerja sama yang yang baru saja kita jalin " jelas nya lagi.


" baiklah kita segera siap siap, kita mulai rencana dari sekarang James bersikap lah seromantis mungkin agar dia tak curiga " ucap Fara agar semuanya berjalan lancar seperti rencananya.


" iya aku mengerti "


obrolan pun selesai.


Fara segera menuju ke dalam kamar nya sedangkan James menuju ke arah sofa untuk sejenak duduk di sana.


********

__ADS_1


Jam kini sudah menunjukkan pukul tujuh malam,


James tengah menunggu keduanya di lantai bawah sedangkan yang di tunggu masih saja belum turun dari lantai atas sana, entah apa yang masih mereka berdua lakukan.


__ADS_2