Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
penggila menurut Fara


__ADS_3

Matteo terus bermain dengan lidahnya di dalam milik Fara, dia seperti sangat merindukan milik istri nya itu, sepertinya begitu sangat nikmatnya saat ini meskipun hanya sekedar menjilati sesekali menyesapnya di sana, tanpa melakukan hal itu.


Ya memang, bayangkan saja selama beberapa hari belakangan ini lelaki berparas bule tersebut, sama sekali tak melakukan itu bersama sang istri semenjak Fara keluar dari rumah sakit.


Dan memang dirinya berusaha menahannya, dan akan melakukan hal itu kepada istrinya setelah mereka selesai mengadakan resepsi pernikahan yang sebentar lagi akan ia gelar bersama Fara.


Setelah lama bermain di dalam milik Fara kini Matteo segera menarik bibirnya dari sana, di lihatnya cairan putih bening milik istrinya mulai keluar dari dalam sana, Matteo tersenyum melihatnya, sedangkan Fara hanya menggeliat pelan merasakan ada sesuatu kenikmatan yang seperti sedikit mengganggu tidurnya itu, tetapi kedua matanya tetap terpejam.


kau menyukainya baby sampai milik mu lagi lagi basah seperti ini, sebaiknya aku bersihkan saja, dan kemudian aku segera memasang kan CD yang baru agar dia tetap nyaman monolog Matteo.


kemudian lelaki yang memiliki gairah begitu tinggi kepada sang istri itu, kemudian dirinya segera mengambil tisu untuk ia buat membersihkan milik sang istri.


sesaat kemudian Matteo telah selesai membersihkan milik Fara yang sudah basah itu, dan kemudian memasangkan CD yang baru saja ia ambil nya kepada milik istrinya, agar sang istri kembali nyaman.


dan setelah selesai Matteo kembali menyelimuti tubuh sang istri seperti semula.


dan kemudian Matteo segera merebahkan tubuhnya di dekat sang istri, setelah itu langsung memeluk tubuh Fara dengan begitu sangat posesifnya.


selamat malam baby, aku sangat mencintaimu monolog Matteo.


cup..


satu kecupan mendarat di bibir mungil Fara.


kemudian dirinya kembali berucap.


istirahatlah besok kita akan pergi ke panti bersama honey.


*********


06.30 wib.


Matteo masih tertidur di ranjang empuknya, sedangkan Fara tengah sibuk memasak di dapur mewahnya tersebut.


Uaahhhh.... sudah bagi teryata, honey kau dimana monolog matteo.


sambil melihat sisi kanan kirinya yang tak mendapati keberadaan Fara.


pasti dia sedang masak sekarang monolog nya lagi.


seulas senyuman terbit di sisi bibir nya.


Dan kemudian Matteo segera bangun dari ranjang empuknya tersebut dan langsung bergegas menuju kamar mandi mewahnya itu,


untuk mencuci muka.


Setelah selesai Matteo segara keluar dari dalam kamarnya dan kemudian mulai menuruni anak tangga satu persatu.


*********


sesampainya di dapur,seperti biasa lelaki bernetra abu abu tersebut langsung memeluk tubuh sang istri dari belakang.


" honey " ucap Matteo kemudian sambil dagunya ia taruh di pundak milik Fara.

__ADS_1


" sayang kau selalu mengagetkan ku " jawab Fara


" hehehe.... maaf, kau masak apa hari ini hem " tanya Matteo


" ayam kecap " jawab Fara singkat.


" hemm... baunya harum sekali honey seperti nya lezat "


" pasti dong, ini kan spesial " ucap Fara kemudian yang membuat lelaki bernetra abu abu itu seperti sedikit penasaran.


" memang spesial apa honey " tanya Matteo.


" spesial untuk seseorang yang tadi malam telah mengganti CD ku hehehe.... " jelas Fara sambil dirinya tertawa pelan saat ini.


" hehehe... kau menyadarinya ya heh.. " tanya Matteo yang juga ikut sedikit tertawa kecil.


" ya aku baru sadar setelah aku bangun dan masuk ke kamar mandi untuk cuci muka "


" hehehe... kau ini "


" sayang " panggil Fara kemudian.


" iya ada apa honey katakan saja "


" apa kau tadi malam hanya menggantinya saja atau kau sedikit berbuat lebih dengan milikku " tanya Fara yang sedari tadi ingin menanyakan langsung rasa penasaran nya tersebut kepada Matteo.


" rahasia "


" sayang kenapa rahasia segala " ucap Fara dengan dirinya yang saat ini sedikit kesal pada suaminya.


" tidak " jawab Fara dengan polosnya.


" berarti jawabnya " ucap Matteo seperti membalikkan pertanyaan tersebut kepada sang istri.


" kau tidak melakukan apa apa " jawab Fara polos lagi.


" nah kan, terus kenapa kau masih bertanya honey " ucap Matteo seperti seseorang yang tidak merasa sama sekali.


" bukan seperti sayang, tadi malam... "


" tadi malam apa hah "


" sebentar aku akan menjelaskannya, tadi malam aku merasa sedikit ada hal hal yang... " jelas Fara terhenti.


" nikmat maksud mu hehehe " jawab Matteo sambil sedikit tertawa.


" ih... sayang kau ini, bukan seperti itu, tadi malam aku seperti merasa sesuatu yang sedikit nyata, aku merasa ada yang memainkan milikku tadi malam " jelas Fara yang masih sibuk dengan tempat penggorengan di hadapan nya saat ini.


sedangkan Matteo juga masih setia memeluk tubuh sang isvtri dari belakang.


" memang kau merasa bagaimana " tanya Matteo yang mulai penasaran dengan jawaban istrinya.


" aku merasa seperti ada yang menyesapnya begitu lembut dan menciuminya disana ,setelah itu aku kira itu mimpi tetapi kenapa terasa nyata ya " jelas Fara yang memang dirinya merasakan sesuatu yang beda tadi malam.

__ADS_1


" hahaha.... " tawa Matteo memenuhi seperti memenuhi seisi dapur.


" sayang kenapa kau tertawa " tanya Fara.


" jangan jangan honey itu.... " jawab Matteo yang kemudian berhenti, seperti berniat menakuti smag istri.


" itu apa... kau jangan menakuti ku sayang " ucap Fara.


" aku tidak menakuti mu honey " jawab Matteo yang masih dengan keterpura puraannya itu.


" tadi kau bilang jangan jangan honey itu..., kau tidak melanjutkan perkataan mu kan, itu sama saja kau menakuti sayang "


" hehehe....maaf honey, sebenarnya tadi malam memang aku yang melakukan nya hahaha... " jelas Matteo sambil tertawa.


" sayang kau.... " jawab Fara sedikit kesal pada lelaki berparas bule tersebut.


" maaf... tadi aku tak menjawab, karena aku penasaran apa yang akan kau katakan padaku honey "


" dasar suami nakal, kenapa kau tidak meminta nya padaku tadi malam sayang "


" aku tidak ingin mengganggu karena kau sangat nyenyak dengan tidur mu honey "


padahal aku sangat menginginkannya Fara, hanya saja aku menahannya sampai acara resepsi kita selesai, dan setelah itu aku akan bermain sepuas puasnya dengan mu di dalam kamar gumam Matteo dalam hati.


" emm......suamiku " ucap Fara sambil mengelus pipi Matteo dari samping, karena Fara merasa suaminya seperti suami yang sangat pengertian pikirnya.


" sudah matang " ucap Fara setelah itu.


" benarkah "


" ya sayang, sekarang kau sebaiknya ke meja makan aku akan segera membawanya ke sana" jelas Fara yang mulai mematikan kompornya itu.


" baiklah baby " jawab Matteo yang kemudian melepaskan pelukannya.


dan Matteo pun kini langsung menuju ke arah meja makan, sambil menunggu sarapan yang Fara buat untuk keduanya.


sedang kan Fara kini mulai menuju meja makan sambil membawa masakan ayam kecapnya itu.


" sayang ini ayam kecapnya, sebentar aku akan mengambilkan nasinya untukmu "


" terima kasih honey, kau memang istri idaman"


" idaman lelaki perparas bule, yang sangat pengila itu ya "


" kau ini... aku hanya penggila jika dengan dirimu saja honey, karena aku sangat bergairah jika hanya melihat dirimu saja di dekatku "


" sayang kenapa bisa seperti itu "


" ya karena kau selalu terlihat menggemaskan baby "


" ah terserah lah... ayo kita makan honey "


" honey tapi aku ingin kau yang menyuapi ku "

__ADS_1


" sayang kenapa kau manja sekali sih, ya sudah mana piringnya " ucap Fara


kemudian mengambil piring milik suaminya yang baru saja ia isi dengan nasi itu, kemudian Fara mengambilkan ayam kecapnya dan dengan segera dirinya menyuapi bayi besarnya tersebut.


__ADS_2