Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
bau bau pelakor


__ADS_3

Di perusahaan.


Matteo kembali sibuk dengan pekerjaan nya di atas meja, sepertinya pekerjaan miliknya tak kunjung selesai meskipun saat ini ada Catherine yang membantu pekerjaan nya di perusahaan sebagai pengganti sekertaris Gavin yang sibuk di luar kota.


Pria berparas bule tersebut kini kembali mengotak atik benda layar tipis nya di sana.


Sesaat


Pintu ruangan nya kembali di ketuk dari luar.


tok....


tok....


tok...


" Masuk " ucapnya.


kemudian seseorang yang berada di luar pintu tersebut mulai masuk ke dalam.


" kau, ada apalagi " ucap Matteo dengan nada dingin nya


" ini tuan saya mau menyerahkan berkas berkas yang kema....... " belum selesai dengan perkataan nya Catherine menghentikan ucapan nya ketika ketukan pintu terdengar nyaring di kedua telinganya.


tok


tok


tok


" siapa lagi ini " ucap Matteo dengan nada sedikit kesal karena sedari tadi pekerjaan nya tak kunjung selesai ada saja pengganggu.


" saya akan melihat nya tuan " sahut Catherine kemudian.


Dengan dirinya yang kembali memakai pakaian kantor yang terlihat seperti pakaian kurang bahan itu dan langsung berjalan ke arah pintu ruangan untuk melihat siapa di balik pintu kaca yang sedikit di buram kan tersebut.


Perlahan Catherine melangkah ke arah pintu ruangan atasan nya itu, dan perlahan membuka pintunya.


Matanya seperti di buat terbelalak dengan kedatangan seorang gadis yang begitu sangat cantik bak wanita korea, dengan gaun yang sedikit sexy berwarna pink, di bagian dada nya sedikit memperlihatkan belahan dada bulat miliknya dan sedikit menyembul keluar seperti pakaian atasan yang ia kenakan saat ini.


Siapa gadis ini dia sangat cantik sekali ketimbang diriku gumam Catherine.


" maaf siapa anda, tuan Matteo sedang sibuk "


" aku tanya kau siapa "

__ADS_1


aku yakin wanita ini yang berada di sabungan telepon kemarin,sepertinya aku harus menunjukkan kalau suamiku begitu menggilai ku pasti dia akan berpikir dua kali untuk menggodanya gumam Fara.


" tanyakan sendiri pada atasan mu "


" apa... kau seorang tamu bukan "


" aku bukan tamu, tapi aku adalah istri dari pemilik perusahaan ini kau mengerti dan sekarang minggir lah "


" oh begitu ya maaf " ucap Catherine gaya sok sok an nya.


Jadi ini istri Matteo Alexander, ternyata cantik juga istrinya, tapi aku ada banyak cara untuk merebutnya gumam Catherine.


" Siapa " tanya Matteo kemudian dari dalam ruangan luas serta berpendingin tersebut.


" anu tuan " jawab Catherine seperti bibirnya tercekat.


dengan dirinya sedikit meminggirkan tubuhnya seperti mempersilahkan istri dari pria incaran nya tersebut untuk masuk.


" sayang " ucap Fara kemudian karena melihat wanita di depan nya itu seperti kebingungan setelah mengetahui bahwa dirinya adalah istri dari pemilik perusahaan terbesar itu.


" honey ... kau " ucap Matteo yang terlihat begitu sangat bahagia melihat kedatangan gadis kesayangannya saat ini.


" kenapa " jawab Fara dengan senyuman merekah di bibir nya sambil melangkah ke arah meja kerja Matteo.


" kau ingin memberiku surprise dengan datang tiba-tiba seperti ini hem " tanya pria bernetra abu abu itu.


" baby aku juga merindukanmu, duduk lah dipangkuan ku " ucap Matteo setelah itu


Perlahan Fara mulai naik ke pangkuan sang suami, sedangkan Matteo tersenyum melihat tingkah istrinya, apalagi akhir akhir ini dirinya merasa sang istri sedikit lengket padanya meskipun pria bertubuh kekar itu sangat menyukai perubahan istrinya.


" kau tidak ada kepentingan lagi bukan, sekarang keluar lah kembali ke ruangan mu " ucap Matteo dingin kepada Catherine yang masih berada di dekat pintu ruangan.


" baik tuan " jawab Catherine sambil memutar kedua bola matanya malas.


Kemudian bergegas pergi dari dalam ruang milik atasan nya.


Sedangkan di ruangan sekertaris Gavin yang juga ruangan Catherine.


Saat ini wanita itu sangat merasa kesal dengan apa yang di lihatnya di ruangan atasan bule nya tadi, dia merasa terbakar seolah olah dirinyalah pemilik hati Matteo.


Dan bahkan kini rekan sekertaris Gavin yang selalu memakai pakaian kurang bahan tersebut mulai merencanakan sesuatu, entah apalah itu.


Kalian boleh sekarang bermesraan di depan ku, tapi lihat saja besok besok, aku akan membuat seolah olah pria berparas bule itu memilih selingkuh dengan ku dan aku akan menunjukkan pada gadis tadi, bahwa akulah yang pantas untuk Matteo bukan dia, hanya kau Catherine hahaha.... monolognya.


*

__ADS_1


*


Berbeda di ruangan khusus CEO.


ruangan yang biasanya terasa sejuk karena ber AC itu kini seperti di selimuti hawa hawa panas, bagaimana tidak sejak kedatangan sang istri beberapa menit yang lalu Matteo seperti di penuhi oleh gairah gairah nya yang saat ini seperti berada di ubun ubun.


Apalagi melihat belahan dada bulat milik Fara.


Kedua matanya seperti tak bisa berkedip ingin segera melahap pepaya menggelantung itu yang masih sangat rapi berada di dalam wadahnya tersebut.


Perlahan Matteo mulai menggendong tubuh Fara menuju ruangan pribadi miliknya saat ini, sedangkan dirinya saat ini bertambah bahagia karena tak mendapat penolakan sama sekali dari sang istri.


Sesaat keduanya telah berada di dalam ruangan pribadi itu.


Tanpa basa basi lagi Matteo kembali mengajak sang istri untu bercinta di siang hari seperti ini, lagi lagi keduanya hanyut dalam gairah yang saling mendominasi, Fara harus selalu bisa mengimbangi kegagahan sang suami bulenya tersebut yang selalu tak pernah ada puas nya sama sekali.


Satu jam...... keduanya sepertinya belum selesai akan percintaannya pintu masih tertutup rapat di ruangan pribadi itu.


Dua jam kemudian kini keduanya baru selesai akan percintaan yang begitu panas di antara kedua nya, berbagai gaya Matteo coba lakukan,


sedang kan Fara hanya mengiyakan saja agar sang suami bahagia dan merasa puas.


Berbeda dengan Catherine yang baru saja masuk kembali ke ruangan atasan nya itu,


ya dia mengetahui ketika ruangan pribadi atasan nya itu tertutup dengan segera ia mengotak atik ponsel milik Matteo yang tak pernah Matteo kasih kunci rahasia di dalam nya, jadi sangat gampangnya Catherine yang berada di sana, entah apa yang ia lakukan pada ponsel milik Matteo yang tengah berada di atas meja kerja nya itu.


Dan setelah mendapatkan apa yang ia inginkan di ponsel tersebut, dengan langkah cepat Catherine segera pergi dari ruangan berpendingin itu.


sedangkan yang berada di dalam ruangan pribadi itu


" honey Terima kasih baby, sekarang istirahat lah, dan ingat sewaktu pulang nanti kau harus pakai jas milikku, agar buah dada milikku itu tak di lihat banyak pria, ingat jangan pakai pakaian yang seperti ini lagi aku akan sangat marah padamu mengerti " ucap Matteo panjang lebar


" iya iya baiklah, sayang aku sangat lelah, kau begitu bersemangat tadi jadi membuatku seperti ini "


" hehehe... maaf baby, ya sudah beristirahat lah aku akan melanjutkan pekerjaan ku " ucap Matteo lagi sambil mengelus pucuk kepala sang istri yang kini tubuh polosnya masih tertutup balutan selimut tebal tersebut.


" ya baiklah aku akan beristirahat sampai waktunya jam kerja habis, baru kau bangunkan aku "


" ya baiklah baby, da..da.... aku mencintaimu " ucap Matteo


kemudian segera bergegas keluar dari dalam ruangan pribadinya tersebut, sambil sedikit mengusap lelehan keringat yang masih tersisa di dahinya akibat adegan panas nya tadi bersama Fara.


JANGAN LUPA BACA KARYA AUTHOR LAINYA :


- JODOHKU SEORANG CEO DINGIN

__ADS_1


- DUNIAKU TAK SELEBAR DAUN KELOR.


KAK JANGAN LUPA LIKE, VOTE, SAMA KOMENTAR NYA ☺☺😊😘😍😍, πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2