Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Kecelakaan


__ADS_3

Kini hanya tinggal Fara dan Matteo berdua, sedangkan Jasmine kini tengah bermain dengan sekertaris Gavin entah dimana keduanya tadi.


Fara kembali duduk di bebatuan seolah tak menghiraukan pria tampan berparas bule di samping nya tersebut.


Berbeda dengan Matteo yang kini mulai mengembangkan senyum menatap seseorang wanita yang begitu ia rindukan sedari dulu.


Aku yakin kau Fara istri ku, cepat atau lambat kau akan segera kembali padaku gumam Matteo.


" Boleh saya duduk di dekat anda nona Sonya" ucap Matteo yang mulai berbasa basi.


" silahkan "


kenapa aku bisa di pertemukan dalam keadaan seperti dengan nya gumam Fara.


Matteo pun kini mulai duduk di samping Fara.


tak apa mungkin saat ini aku hanya duduk di sebelah mu, tapi lihat saja nanti kau akan kembali padaku gumam nya.


" apa kau sering ke sini nona Sonya "


" ya.. bahkan aku setiap hari bersama putri kemari "


" benarkah "


" hem "


Matteo kembali tersenyum mendengar jawaban wanita di samping nya itu hanya deheman saja


" dulu istri ku juga suka sekali ke laut saat aku mengajaknya ke sini, tetapi sekarang dia telah pergi dari hidupku karena sebuah ke sala pahaman "


" begitu ya "


apa ke salah pahaman di bilang, sepertinya aku tidak akan terpengaruh sedikit pun dengan semua ucapannya, semua nya sudah jelas bukan gumam Fara.


" ya " jawab Matteo dengan pikiran yang mulai mengingat semua masa lalu nya bersama wanita yang kini ada di dekat nya tersebut.


" anda sungguh mirip sekali dengan istri saya, bahkan bisa di bilang sama atau jangan jangan anda memang Fara istri saya " ucap nya yang lagi lagi menyindir.

__ADS_1


" maaf bercanda anda sepertinya tidak lucu tuan Matteo " ucap Fara dengan wajah serius.


pria ini masih tetap saja gila seperti dulu gumam Fara lagi.


" benarkah....maaf sebelumnya, tapi seperti nya ini memang kau Fara, kau berusaha melupakan aku kan hah.. jawab aku "


" maaf sepertinya pertanyaan anda tak perlu saya jawab tuan permisi " ucap Fara kemudian mulai berdiri berniat pergi meninggalkan pria di samping nya itu.


" tunggu " sahut Matteo dengan tangan kekar nya yang mulai menggapai tangan Fara.


langkah Fara pun terhenti ketika sebuah tangan kekar mulai menggenggam sebelah tangan milik nya.


" lepas kan tangan saya, anda sungguh tidak sopan " ucap Fara tanpa menoleh ke arah belakang.


Matteo pun melepaskan genggaman tangan nya.


Membiarkan Fara pergi menyusul sang putri yang masih sibuk bermain air laut bersama sekertaris Gavin di ujung sana.


Kemudian kedua nya antara Fara dan Jasmine segera bergegas pergi tanpa memperdulikan kedua pria tampan yang masih saja memandangi kepergian nya.


" selesai tuan " jawab Gavin sambil mengembangkan senyum nya.


" bagus segera lakukan pengecekan "


" iya tuan "


" kita kembali ke vila sekarang " aja Matteo.


*********


Di kediaman James.


Kini waktu sudah menunjukkan pukul sembilan siang tetapi kedua perempuan yang berarti dalam hidup nya itu sampai saat ini tak kunjung datang.


James mulai panik ia memutuskan untuk tak pergi ke kantor dan menyerahkan semua urusan kepada sekertaris kepercayaan nya yaitu Pitter.


sebuah panggilan baru saja terhubung.

__ADS_1


" halo tuan " ucap Pitter dari sebrang sana.


" Halo Pitter kau urus semuanya, Fara dan Jasmine belum pulang sampai sekarang, aku sangat khawatir akan keadaan mereka, biasanya jam setengah tujuh mereka sudah sampai di rumah "


" mungkin nona mampir ke mana mana tuan atau orang-orang saya yang akan saya suruh mencari keberadaan nona Fara dan Jasmine "


" tidak perlu mungkin sebentar lagi mereka akan kembali, pasti mereka mampir mampir benar kata mu "


" semoga saja, baiklah tuan kalau begitu "


Dan panggilan pun terputus.


James kembali gusar mondar mandir tak jelas memikirkan keduanya.


Beberapa saat ponsel nya berbunyi dengan nyaring nya.


tring.....


tring....


tring...


" nomor telepon siapa ini " ucap James.


ketika mendapati sebuah nomor baru terlihat jelas di layar ponsel nya.


James pun mulai mengangkat nya.


" halo tuan James " ucap seseorang wanita dari sebrang sana.


" ya saya James ini siapa ya " tanya James dengan raut wajah tak bisa di artikan.


" kami dari pihak rumah sakit, istri dan putri anda mengalami kecelakaan tuan "


" A P A...baiklah aku akan segera ke sana sekarang ke rumah sakit " ucap James.


dan panggilan pun terputus.

__ADS_1


__ADS_2