Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Fara ikut ke kantor


__ADS_3

sesampainya di ruang Matteo.


" Vin bacakan agenda ku hari ini "


" baik tuan, agenda anda hari ini "


" sebentar lagi kita kedatangan tamu dari perusahaan sebelah yang ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita, kemudian akan ada tamu lagi dari negeri sebrang tuan tujuannya sama ingin mengajak kerja sama dengan perusahaan kita, setelah itu kita ada rapat tuan yang akan membahas tentang saham perusahaan, kemudian kita akan ada peninjauan langsung kelapangan untuk melihat perkembangan pembangunan mall baru anda tuan "


" ya baiklah kalau begitu, Oh iya apa tamu kita akan segera datang "


" iya tuan tamu kita segera datang kira kira jam sembilan, sebentar lagi akan datang tuan "


" baiklah kalau begitu, sekarang kau keluar lah "


" baik tuan "


kemudian sekertaris Gavin pun keluar dari ruangan atasannya itu.


kini pandangan Matteo tertuju pada istrinya yang tengah duduk di depan meja kerjanya, yang sibuk dengan eskrim strawberry nya itu.


yaitu sekarang posisi Fara sedang duduk di sofa mewah yang saling berhadapan tepatnya yang berada di depan meja kerja Matteo yang di khusus kan untuk para tamu datang.


" Honey kemari lah " ucapnya kepada Fara


" iya sayang " jawab Fara yang masih sibuk menjilati es krim kesukaannya itu.


" kemari lah duduk di pangkuannya baby " ucap Matteo sambil memandang langkah Fara yang menuju ke arahnya itu.


kenapa bertambah hari dia semakin menggemaskan seperti ini, melihat dia menjilat es krim nya saja, sudah seperti berniat mengajakku bercocok tanam, kenapa dia bisa menggairahkan seperti ini ya gumam Matteo


gumam Matteo yang seperti tidak tahan melihat tingkah polos istrinya itu.


" sini sayang " ucapnya ketika Fara sudah berada di hadapannya itu.


" sayang, kalau aku mendiamkan es krim nya tetap di dalam kantong kresek itu, di akan leleh aku harus bagaimana "


" heh... " Matteo terkekeh mendengar penurunan istrinya.


" honey kau seperti anak kecil saja baby " jawab Matteo sambil menciumi area telinga istrinya itu.


" kau taruh saja di lemari pendingin di ruang pribadiku baby "


jelas Matteo yang masih setia menciumi di area telinga istrinya itu, dengan kedua tangannya yang memeluk perut rata istrinya


" dimana " tanya Fara polos.


" itu " tunjuk Matteo dengan mengangkat dagunya.

__ADS_1


" yang lurus dari arahmu ada pintu, kau masuk saja baby, dan kau juga bisa beristirahat di sana jika kau lelah " jelasnya lagi kepada Fara.


" baiklah aku akan ke dalam menaruh es krim ini, tadi sekertaris Gavin membelikan dua puluh biji es krim, dia pikir aku apa bisa menghabiskan es krim sebanyak ini dalam waktu sekejap "


Matteo sedikit tertawa mendengar perkataan istrinya yang begitu polos itu yang membuatnya bertambah gemas itu.


" ya sudah ke sana lah honey, taruh es krim kesayangan mu itu di sana, eitss... tunggu dulu beri aku ciuman dulu honey sebelum kau ke pergi " ucapnya


" dasar suami mesum " jawab Fara dengan tersenyum.


" biarkan saja, di sini tidak ada orang, memangnya tidak boleh " ucap Matteo sambil membersihkan bibir tipis istrinya yang masih banyak terlapisi sisa sisa es krim nya itu.


" iya, iya baiklah "


cup


" aku ingin lama, bukan sekilas honey "


" cerewet sekali suami satu ini "


Matteo terkekeh.


kemudian Fara kembali mencium bibir suaminya itu dengan lembut, keduanya saling menikmatinya ciuman itu yang berdurasi sedikit lama.


Kemudian Fara melepaskan pangutan nya itu.


" hahaha.... dasar kau ini, baiklah honey sekarang pergilah ke sana, kau bisa istirahat di sana "


" terima kasih "


ucap Fara kemudian segera turun dari pangkuan suaminya itu kemudian melangkahkan kakinya ke arah ruang pribadi milik Matteo, baru saja Fara melangkahkan kakinya..


" aww... "


" sayang apa yang kau lakukan, dasar nakal "


ucap Fara yang merasa sedikit kaget karena Matteo tiba tiba meremas bokongnya itu dari belakang.


" maaf honey aku terlalu gemas, siapa suruh kau tadi duduk di pangkuanku " ucap Matteo seperti menyalahkan Fara.


kemudian Fara melanjutkan langkahnya menuju ruang pribadi milik suaminya sambil menggerutu i Matteo yang saat ini sedang memandanginya dari belakang itu.


padahal dirinya tadi yang menyuruhku untuk duduk di pangkuan nya kenapa sekarang jadi aku yang di salahkan dasar singa jantan yang buas gerutu Fara tetapi masih terdengar jelas di telinga suaminya.


sedangkan Matteo tersenyum dan sedikit tertawa di kursi kebesaran nya itu, ketika dia mendengar gerutuan istrinya itu yang mengatakan dirinya seperti singa jantan yang buas.


hahaha... ya aku memang seperti singa jantan yang buas ketika bersamamu honey ucapnya yang kini mulai membuka benda layar tipis di hadapan ya itu yang sesekali tetap mengembangkan senyumnya itu.

__ADS_1


setengah jam kemudian.


Fara tak keluar dari dalam ruangan pribadi suaminya itu, entah apa yang dia lakukan di sana.


sedangkan Matteo begitu sibuk dengan benda yang berlayar tipis itu di depannya.


ternyata kau betah juga di sana baby, entah apa yang kau lakukan di sana saat ini, sebenarnya aku ingin sekali masuk kedalam dan menemanimu, tetapi pekerjaan ku banyak sekali hari ini monolognya sendiri sambil memandang lurus ke arah pintu ruang pribadinya itu.


sesaat kemudian.


tok


tok


tok


" Masuk "


" permisi tuan tamu kita sudah datang "


" ajak dia masuk "


" baik tuan "


kini sekertaris Gavin dan kedua laki laki tamunya itu mulai memasuki ruangan mewah berpendingin itu.


" selamat siang tuan Matteo "


" siang "


" senang bisa bertemu anda langsung, anda begitu tampan tuan seperti model katalog luar negri "


" hahaha... anda bisa saja tuan "


dan dari ke empat lelaki yang berbeda usia itu, kini ikut tertawa mendengar salah satu dari mereka benar-benar memuji ketampanan pemilik perusahaan otomotif terbesar dengan bangunan yang menjulang tinggi itu.


" iya tuan saya hanya mendengar dari telinga ke telinga kalau anda berparas tampan, dan ternyata memang benar aslinya anda benar benar sangatlah tampan tuan Matteo " ucap seorang bapak paruh baya dari kedua tamunya tersebut.


Matteo tersenyum kepada seorang bapak paruh baya dari petinggi perusahaan yang akan mengajaknya kerja sama itu.


" begini maksud kedatangan kami ke perusahaan anda, sebenarnya perusahaan kami ingin mengajak kerja sama dengan perusahaan anda tuan, dan ini silahkan anda lihat lebih jelasnya di sini "


ucap satu lagi lelaki muda nan tampan yang berada di dekat pria paruh baya itu kepada Matteo sambil menyodorkan kertas putih berbalut map biru.


kemudian sekertaris Gavin yang sedari tadi berada di dekat tuannya itu kini dirinya mulai mengambil map tersebut dan melihat lihat isi dari dalam map berwarna biru itu.


sedangkan Fara yang merasa sedikit bosan di dalam sana yang sadari tadi menonton TV , kemudian Fara membuka lagi eskrim strawberry kesukaannya itu yang berada di lemari pendingin, setelah itu Fara berniat ingin keluar dari sana untuk menemui suaminya.

__ADS_1


Fara melangkahkan kakinya ke arah luar sambil menjilati es krimnya seperti anak kecil, kemudian bersandar di pintu ruang pribadi milik Matteo dengan pintunya yang terbuka.


__ADS_2