Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
berduaan


__ADS_3

" honey masakan mu enak sekali, sepertinya masakan ku kalah dengan milikmu baby "


" sepertinya masakan mu juga sangat enak sayang, kenapa kau memuji punya terus hah "


" karena aku merasa jika kau yang memasaknya untukku begitu sangat nikmat honey "


" hem.. memang iya "


" yups... honey.. "


" hem "


" nanti malam apa kau mau jika aku mengajakmu dinner "


" emm... sayang kenapa ada acara dinner segala "


" honey, diam lah kau hanya mengiyakan saja ya "


" ya.. ya... ya baiklah, aku mau "


" hemm... benarkah "


" iya sayang "


" honey kenapa kau makannya sangat belepotan sekali sih, seperti anak kecil saja "


" kau memandangi ku ya sedari tadi "


" tidak kau GR ya "


" hahaha.... tidak, siapa yang GR "


" honey kau kelihatan sekali kalau ke GRan "


" heh... untuk apa GR "


" honey kau tidak bisa menyembunyikannya, itu kedua pipi mu sudah memerah karena kau merasa malu bukan "


" ah.. memang iya ya memerah "


" tidak... aku hanya menggoda mu saja hehehe.. "


" sayang kau... "


" kau kesal ya "


" ya aku kesal, nanti malam tidak jadi, sebaiknya kau dinner sendiri saja "


" honey kenapa kau mengancam ku..... iya, iya, aku minta maaf "


" tidak, aku bilang tidak ya tidak " ucap Fara.


Dan setelah itu dirinya bergegas meninggalkan sang suami di meja makan setelah acara makan sepiring berdua nya telah selesai bersama sang suami, dengan dirinya yang masih merasa malu dan juga sedikit kesal atas kelakuan suaminya itu.


Fara segera menuju dapur untuk mencuci piring piring kotor di sana.


sedangkan Matteo yang merasa istrinya sedikit cemberut kepada dirinya itu kini mulai menuju ke arah Fara yang tengah sibuk mencuci peralatan dapur yang sudah kotor itu.


perlahan lelaki berparas bule tersebut mulai melangkahkan kakinya menuju ke arah sang istri kemudian perlahan memeluk tubuh Fara dari belakang dengan penuh rasa sayang.


" honey.. hei.. kau kesal ya padaku hem " tanya Matteo saat ini dengan dirinya yang sibuk memeluk tubuh indah milik Fara.


Fara tak berniat menjawabnya, tetap saja melanjutkan aktivitas nya saat ini.


" honey jawab aku, jika kau tidak menjawabnya aku akan memberi tanda kepemilikan di leher indah milikmu ini " goda Matteo.


" coba saja " ucap Fara asal.

__ADS_1


" benarkah " jawab Matteo yang kini mulai menyingkirkan perlahan rambut Fara ke samping, dan perlahan juga bibir Matteo mulai menempel di leher putih mulus milik Fara.


'' ah... iya iya, berhentilah " ucap Fara kemudian.


sedangkan Matteo yang saat ini masih memeluk tubuhnya dari belakang itu, sekilas tersenyum.


berbeda dengan Fara yang kini tengah membalikkan tubuhnya menghadap kepada suaminya.


" iya aku tidak cemberut lagi "


" nah begitu kan kau lebih terlihat cantik honey "


" aku tidak akan GR "


" hahaha... memang siapa yang membuat istri ku sendiri GR, kau tau tadi memang aku memandangi mu dan aku memang tadi sengaja berniat menggoda mu dan ternyata kau cemberut seperti ini "


" iya kan kau yang memandangiku bukan aku yang ke GRan "


" hehehe... iya... baiklah sekarang aku minta maaf jika aku yang membuatmu cemberut lagi "


" ya aku sudah memaafkannya "


" hemm... nanti malam berarti jadi kan baby "


" iya.. apa kau puas "


" sangat puas, honey dengar aku "


" apa "


" jika tubuhmu merasa masih lemah kenapa kau memasak hah, siapa yang mengizinkanmu"


" tubuhku sudah enakan sayang, kau lihat kan buktinya aku sudah bisa memasak untukmu bukan "


" bukan itu masalahnya, aku hanya takut terjadi apa apa dengan kesehatan mu honey "


" tapi aku..."


" iya iya, terus.. "


" terus apa lagi hem "


" kapan aku minum obatnya "


" hehehe... astaga aku sampai lupa, sebentar aku akan mengambilnya di meja makan "


Fara tersenyum melihat tingkah suaminya saat ini.


sedangkan Matteo tengah menuju ke arah meja makan untuk mengambil obat milik Fara.


dan setelah mengambil obat beserta air putih di tangannya tersebut, Matteo langsung kembali menuju ke arah sang istri yang masih setia menunggunya di depan tempat pencucian piring tepatnya di dapur mewahnya tersebut.


" honey ayo buka mulutmu "


" sayang aku ingin mencoba meminumnya sendiri, aku ingin bisa, dan kau yang mengajariku ya "


" hehehe... baiklah aku akan mengajarimu honey, perlahan buka mulutmu baby dan setelah itu masukkan obatnya di dekat tenggorokan mu agar cepat tertelan, dan setelah itu minum air putih ini dengan cepat agar obatnya langsung masuk "


" sayang apa aku bisa "


" kau pasti bisa honey itu adalah hal sepele "


" iya bagimu sepele, tetapi untukku sangat sulit sayang " rengek Fara seperti anak kecil, membuat sang suami seperti gemas melihatnya saat ini.


" ya sudah ayo cepat cobalah " ucap Matteo kepada sang istri.


" ya baiklah " jawab Fara

__ADS_1


yang mulai mencoba meminum obat tersebut, sedangkan Matteo perlahan memberikan segelas air untuk sang istri sesaat kemudian dan hasilnya ....


" sayang obat nya keluar lagi kan hehehe..." ucap Zahra yang merasa sedikit tertawa dan juga merasa sedikit sebal sepertinya.


" hahaha... honey bagaimana bisa sih, padahal itu hal yang sangat mudah "


" aku juga tidak tau sayang "


" ya sudah sekarang cobalah lagi "


" ya baiklah "


" sayang kau jangan melihatku, agar aku bisa menelannya dengan mudah "


" ya..ya..ya baiklah "


kenapa bisa sampai menyuruhku tak boleh melihatnya saja, padahal itu tidak ada hubungannya sama sekali bukan, Fara Fara kau ini ada ada saja gumam Matteo dalam hati.


dan Fara pun kini mulai mencobanya lagi untuk meminum obat yang kedua kalinya.


dan sesaat kemudian hasilnya....


" sayang obatnya keluar lagi,


" honey kenapa bisa sih hehehe... "


" kau jangan tertawa sayang, ahh... aku jadi malas untuk meminumnya jika sesusah ini "


" ya baiklah aku tidak akan tertawa, dan sekarang cobalah lagi honey dengan sangat fokus "


" ya baiklah, ini ke tiga kalinya aku mencoba minum, jika ini gagal aku tidak akan lagi mencobanya "


" iya baiklah terserah kau saja, aku tidak akan memaksa "


Fara tersenyum mendengar perkataan suami bulenya itu.


Dan perlahan Fara mulai mencobanya meminum obat itu kembali untuk ke tiga kalinya.


dan sesaat kemudian hasilnya......


GLEKKKkk.......


" sayang obat nya tertelan, aku bisa meminumnya hahaha... aku sangat senang sekali "


" hahaha... benarkah, honey apa kau se senang itu baby "


hehehe... hal semudah itu saja bisa membuatnya begitu sangat bahagia Fara Fara, kau memang berbeda istriku,... kau sungguh berbeda dengan gadis lainnya, aku semakin tertarik pada dirimu Fara gumam Matteo.


" iya sayang aku sangat senang sekali, dan itu berkat dirimu "


" hehehe..... kau menggemaskan sekali honey, boleh aku mencium bibir ini " ucap Matteo yang mulai menggendong tubuh Fara kemudian menaruhnya di pinggiran wastafel.


" sayang jangan disini, nanti pelayan melihat kita bagaimana "


" baiklah honey sekarang aku akan menggendong mu ke kamar "


" tapi ini cucian piringnya "


" biarkan saja mereka yang mencucinya baby, untuk apa aku membayar mereka kalau tidak untuk membersihkan hal seperti ini "


" ya sudah baiklah, ayo gendong aku "


" honey, nada suaramu terdengar sangat manja sekali "


" hahaha... memang iya, kan tadi kau yang memang ingin menggendong ku sayang "


" iya baiklah, aku akan menggendong mu ke kamar, ayo tuan putri pegangan "

__ADS_1


" hehehe.. iya aku akan pegangan "


dan keduanya saat ini tengah menuju ke lantai atas tepatnya di kamar pribadi milik suami istri tersebut, entah apa yang mereka lakukan di dalam sana padahal ini masih bisa di bilang masih pagi.


__ADS_2