
Sesampainya di kamar.
Perlahan Matteo menutup kamar pribadinya, dan kini perlahan menarik tangan milik Fara kedalam pelukan nya.
" Baby aku menginginkan mu " bisik nya.
Kemudian dengan gerakan cepat bibir sensual milik Matteo menggigit pelan daun telinga sang istri, dan juga menjilat nya di sana.
Membuat gairah gairah di dalam sana segera ingin keluar, akibat kelakuan pria yang memilik netra abu abu itu.
" Ah..... " desah Fara.
" ayo baby keluar kan lagi, aku suka mendengar ******* mu "
" sayang jangan seperti ini, aku merasa geli, aku bukan lolipop "
" hehehe.... justru kau manis seperti lolipop baby, maka dari itu aku ingin menjilat semua yanga berada dalam dirimu "
Astaga apa apa an dia, kenapa jadi menakutkan seperti ini jika dia terlalu tergoda dengan ku, apa dia akan membuatku sampai tak bangun besok pagi gumam Fara.
yang sedikit merasa ketakutan, tetapi dirinya juga menginginkan sang suami tambah lengket padanya, karena gara gara video call tadi siang, dan Fara juga tak berniat menanyakan hal itu.
Yang terpenting dirinya bisa membuat sang
suami tambah tergila gila padanya.
Perlahan tangan kekar itu mulai membuka tali gaun yang berada di belakang leher jenjang milik Fara.
Dan akhirnya melorot lah gaun sexy itu dari tubuh indah milik sang istri, dengan gerakan cepat pria yang memiliki paras tampan bak bule luar negri itu kini langsung menggendong tubuh Fara menuju ranjang empuk king sizenya.
Matteo mulai menaruh tubuh sang istri di atasnya.
kemudian perlahan Matteo mulai menindih nya dengan penuh gairah,
sedangkan bibir sensual nya langsung menyergap bibir tipis milik Fara.
berbeda dengan tangan kekar itu yang kini mulai travelling kemana mana,
Dan bahkan saat ini tangan kekar itu tengah berada di tempat yang paling inti milik sang istri.
Suara suara indah dari bibir Fara kini mulai terdengar seperti irama yang syahdu ditelinga Matteo, menambah gairah nya di dalam tubuhnya semakin besar terhadap tubuh sang istri yang kini sudah polos itu.
Entah kemana pria berparas bule itu membuangnya.
keduanya telah sama sama polos.
Perlahan dengan gairah yang kini menguasai dirinya,
Matteo mulai memasukkan sesuatu milik nya yang sudah mengeras di bawah sana, dengan hitungan 1...2....3....
__ADS_1
dan
Ah.....
desah Fara.
sekian kali ******* lolos dari bibir tipis milik Fara, istri sang pria berparas bule.
ya pedang milik Matteo kini telah masuk dengan sempurna ke dalam lipatan sempit milik sang istri.
keduanya kini saling memadu cinta, dengan berbagai gaya yang Matteo inginkan, sedangkan Fara hanya menuruti keinginan sang suami yang sangat menggilai tubuh indah miliknya itu.
Tiga jam beraktivitas panas antara suami istri, entah sudah ke berapa kalinya Matteo menyemburkan benih benih unggulnya ke dalam rahim Fara.
Akhirnya Fara telah tumbang dengan keadaan yang sepertinya sangat mengenaskan, karena kelakuan sang suami sangat liar tadi di atas ranjang,
Rasanya tubuh indah itu kini sudah sangat lemas, kedua mata indah itu kini juga telah terlelap saking lelahnya.
Sungguh Matteo tadi memang sangat menggila, karena lipatan sempit milik Fara yang membuatnya selalu ketagihan tak karuan.
Membuat nya selalu menginginkan lagi lagi dan lagi, begitu seterusnya.
Dan saat ini pria berparas bule itu berniat memeluk tubuh sang istri yang masih polos ke dalam dekapan nya.
" Terima kasih baby, kau selalu membuatku puas " ucap nya.
cup
Perlahan Matteo pun kini mulai memejamkan ke dua matanya, dengan dirinya yang kini tengah merengkuh tubuh Fara dalam pelukan nya yang sudah terlelap entah apa yang ia mimpikan saat ini.
Malam ini pun di lalui keduanya dengan malam panas di atas ranjang yang membuat pasangan suami istri itu kini sama sama memejamkan kedua matanya karena merasa gairah cintanya sudah terpenuhi.
*
*
************
Pagi menjelang.
06.00 wib
Matteo terbangun terlebih dahulu, ketika bunyi ponselnya mengagetkan tidur nyenyak nya pagi ini.
tring
tring
Sebuah pemberitahuan pesan masuk di dalam layar ponsel pintar miliknya, di lihatnya dari sekertaris Gavin.
__ADS_1
Tuan pagi ini ada rapat di perusahaan, maaf saya tidak bisa menemani anda karena saya berangkat pagi ini juga tuan ke kota sebelah.
itulah kita kira isi pesan sekertaris Gavin.
Tanpa membalas pesan sekertaris Gavin, Matteo langsung mencium kening Fara sekilas kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya di dalam sana.
beberapa saat.
Pria berparas bule itu telah selesai dengan ritual mandinya, kemudian langsung bergegas menuju ruang ganti.
Lima belas menit di dalam sana akhirnya Matteo keluar dengan setelan jas berwarna abu abu.
Seperti biasa Matteo selalu terlihat sangat tampan berkharisma, dengan ketampanan di atas rata rata wajah tampan bule nya tentunya yang ia miliki saat ini.
kemudian dirinya tak lupa melangkah ke arah ranjang.
Dimana Fara masih terlelap, dengan tubuhnya yang masih sangat lelah tentunya.
" baby aku berangkat " ucap Matteo sambil mengelus pucuk kepala sang istri.
cup
satu kecupan mendarat di bibir tipis Fara.
Sedangkan gadis cantik bak rapunzel dari negri dongeng tersebut kini masih saja tertidur dengan pulas nya.
Kemudian setelah mengecup bibir sang istri, Matteo meninggalkan kertas kecil di atas nakas,
setelah itu Matteo pun segera bergegas keluar dari dalam kamar pribadinya untuk menuju perusahaan.
***********
Di perusahaan.
Kini pria tampan berparas bule tersebut tengah berada di dalam ruang rapat, yang kini tengah memimpin sebuah rapat yang begitu sangat penting untuk perkembangan perusahaan miliknya yang semakin hari semakin melejit kesuksesan nya.
Sedangkan wanita yang menemaninya di ruang rapat saat ini adalah Catherine pegawai baru yang saat ini tengah menjadi rekan sekertaris Gavin dalam membantu pekerjaan nya yang menangani perusahaan,
bisa di bilang orang yang sedikit memiliki posisi penting dalam membantu di perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif tersebut.
Di lihat nya wanita yang kembali mengenakan pakaian sexy itu seperti di buat tak berkedip melihat seorang CEO tampan yang kini tengah memimpin rapat di ruangan dag dig dug itu.
sepertinya aku memang tertarik pada CEO berparas ke bule bule an ini, dia sangat tampan dan menggoda, hehehe.... secepatnya aku akan memiliki mu Matteo Alexander gumam Catherine dalam hati.
Sambil seringai licik yang keluar dari sudut bibirnya.
Sesaat rapat pun telah selesai, para petinggi perusahaan sepertinya terlihat sangat kagum pada CEO tampan di hadapan nya saat ini,
sesekali mereka satu persatu memberikan acungan jempol kepada pemilik perusahaan otomotif terbesar itu.
__ADS_1
Begitu juga dengan Catherine, dirinya benar-benar di buat kagum pada pria tampan berparas bule tersebut, yang juga memiliki kecerdasan di atas rata rata.