Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Fara sedikit nakal


__ADS_3

********


keduanya kini tengah berada di kamar mandi mewahnya tersebut setelah tadi selesai dengan ritual sarapan paginya.


keduanya tengah berada di dalam bathub, sesekali kedua sejoli itu saling bercanda, entah apa yang membuat keduanya sampai tertawa terbahak bahak saat ini.


seperti nya rasa yang dulu sempat membuat keduanya saling benci kini telah hilang, dan kini telah berubah menjadi sebuah rasa kasih sayang yang seperti nya tak bisa terkalahkan oleh hal apapun.


" sayang jangan begitu kau selalu nakal jika dekat ku "


" baby kau membuatku candu, biarkan saja aku seperti ini, kau jangan menghentikan aku terus"


" ini kan tubuhku, kenapa aku tidak boleh menghentikan mu "


" ya memang ini tubuhmu, yang bilang kita bertukar tempat siapa hah "


" hahaha.... kau ada ada saja, aku tidak membayangkan jika tubuh kita bertukar tempat"


" bayangkan saja honey jika kau berada di tubuhku kau akan tau bagaimana rasanya jadi diriku "


" tidak aku tidak mau, nafsumu terlalu besar hahaha... "


" dasar kau ya hah... aku akan menggelitiki mu, rasakan ini hah... hah... hah.. " jawab Matteo yang mulai menggelitiki perut Fara.


" hehehe... sayang apa yang kau lakukan, ini sangat geli " sahut Fara yang mulai merasa kegelian.


seperti nya aku harus mempunyai ide agar dia menghentikan kelakuan nya ini, aku tidak tahan jika terus merasakan geli ini, dan mungkin dia akan terus menggelitiki ku gumam Fara dalam. hati.


" biarkan saja, kau tadi mengatai nafsuku besar segala hah, dan aku akan terus menggelitiki mu honey, hah...hah.... rasakan ini, geli kan " ucap Matteo yang terus saja menggelitiki perut istrinya itu.


" sayang hentikan ini sangat geli, kau,.. ah.. ampun.... ampun... sudah hentikan "


iya kan benar dia tidak gampang melepaskan ku gumam Fara hati.


" tidak aku tidak mau menghentikan nya "


" akkh... aw... aw... perutku, sayang perutku sakit sekali "


dan


BLEGHHHHH......


suara tubuh Fara yang kini tiba-tiba terjatuh di hadapan suaminya yang kini tengah sibuk menggelitiki nya itu.


honey kau bercanda, aku tidak mudah kau bohongi, lihat saja sebentar lagi kau akan tersenyum..


sesaat kemudian, Fara tak berniat senyum dan menggerakkan tubuhnya,


sedangkan Matteo kini mulai khawatir.


honey kau kenapa, honey bangun, baby kau tidak apa apa kan, jawab aku, buka matamu honey aku mohon monolog Matteo.


Matteo bermonolog sendiri dengan dirinya yang saat ini tengah kebingungan itu, dan juga merasa takut akan terjadi sesuatu kepada Fara mengingat dirinya dulu yang selalu jahat kepadanya, takut akan terjadi kepada gadis kesayangannya tersebut.


kemudian lelaki yang memiliki bulu bulu di dadanya itu kini menggendong tubuh Fara untuk segera keluar dari dalam bathub tersebut.

__ADS_1


dan kemudian Matteo memangku separuh tubuh Fara di atas pangkuannya saat ini.


sedangkan Fara saat ini tengah menertawakan suaminya itu, yang sepertinya benar benar ketakutan akan dirinya.


Aku harus bagaimana sekarang, honey bagun lah, ini semua salahku, tidak ini tidak mungkin, baby bangun aku yang salah, hei... buka matamu gadis cantik, bukankah kita akan segera pergi ke panti honey, bangunlah aku mohon monolog Matteo yang dengan kedua matanya yang saat ini tengah menggenang air mata di kedua pelupuk matanya itu.


honey ayo kita ke rumah sakit sekarang, aku akan menggendong mu monolognya lagi.


sambil dirinya yang mulai menggendong tubuh sang istri dengan dirinya yang kini hanya memakai handuk sepinggang warna putih.


Hehehe....aku,aku tidak apa apa sayang ucap Fara sambil perlahan membuka kedua matanya saat ini dan sedikit tertawa.


sedangkan Matteo yang melihat istrinya hanya pura-pura itu, kini dirinya segera menurunkan tubuh Fara ke pinggiran bathub.


kemudian lelaki yang memiliki tubuh kekar tersebut tanpa babibubebo langsung meninggalkan Fara sendirian di kamar mandi mewahnya itu.


sedangkan Fara yang melihat suaminya hanya diam saja, dan kemudian meninggalkan dirinya sendirian itu kini dirinya mengejar sang suami,


Karena Fara tau suaminya saat ini tengah kesal pada dirinya.


sayang tunggu, hei... kau kesal ya pada ku hehehe.... sayang tunggu aku monolognya.


sedangkan Matteo tak berniat menjawabnya dan ia langsung keluar dari dalam kamar mandi kemudian langsung menuju ruang ganti.


sedangkan Fara menyusulnya ke ruang ganti dengan dirinya yang masih polos itu.


*****


sesampainya di kamar ganti.


sayang kau marahnya padaku hem, ayo jawab aku monolog Fara.


tetapi tetap tak di hiraukan oleh sang suami.


sayang lihat aku monolog nya lagi.


tetapi tetap saja sang suami tak menghiraukan nya.


sayang....


kenapa susah sekali ya merayunya,harus dengan apa lagi aku menggodanya gumam Fara dalam hati.


sayang lihat aku, bukankah kau suka jika melihat ku polos seperti ini hem, monolog lagi.


kemudian perlahan Fara menutup lemari yang ada di hadapan Matteo dengan tubuhnya yang masih polos itu, dan setelah itu tangan Fara mulai memegang dada berbulu milik lelaki berparas bule tersebut dengan penuh gairah yang saat ini tengah berada pas di hadapannya tersebut.


dan perlahan juga kini Fara mulai mencium bibir suaminya yang masih saja tak menghiraukan nya itu.


kedua bibir itu kemudian saling menyatu, tetapi sang suami tak berniat membalasnya sama sekali.


ya Matteo memang sengaja tak berniat membalas nya, dirinya membiarkan sang istri untuk mengukur sampai dimana tingkat kelihaian Fara bisa menggodanya itu.


padahal di dalam hatinya paling dalam Matteo sangat tidak tahan jika melihat tingkah istrinya yang seperti memancing gairahnya untuk keluar saat ini.


Fara terlihat seperti gadis nakal yang sedang merayu suaminya sendiri itu.

__ADS_1


Sebenarnya Matteo merasa senang jika melihat kelakuan istrinya saat ini, sekaligus lelaki berparas bule tersebut sedang menahan tawanya saat ini karena tak tahan dengan godaan Fara yang seperti lucu di lihatnya.


Dan juga lelaki bernetra abu abu itu sedikit tak menyangka dengan apa yang di lakukan istri pemalu nya itu, ini memang baru pertama kalinya melihat istrinya seperti ini.


yang dengan tiba tibanya berani menggodanya terang terangan, agar dirinya di maafkan nya itu .


Sedangkan saat ini karena merasa suaminya tak berniat membalas ciumannya itu, Fara berniat menggigit bibir bawah milik Matteo.


" aww.... sakit " teriak Matteo.


" kenapa, sakit sayang.....sama aku juga sakit ketika ciuman ku tidak di balas olehmu heh " jawab Fara yang seperti di buat buat,


kemudian mengibaskan rambutnya dan berniat meninggalkan sang suami, dan baru saja beberapa langkah, tubuh polos itu di tarik oleh Matteo ke dalam pelukannya.


" akkhh... kau mengagetkan ku "


" honey kenapa kau meninggalkan aku sendiri, apa kau tidak ingin menerima maaf diriku "


" aku tadi sudah berusaha, tapi kau sama sekali tak berniat membalas ciuman ku "


" apa hanya sampai di situ perjuanganmu "


" ya.. sampai mana lagi, bukankah sejak kemarin kemarin kau tak ingin melakukan itu bersama ku "


" hehehe... honey kau tau kenapa aku tak melakukan itu padamu "


" pasti alasannya karena kau belum sembuh total kan, sudahlah lupakan "


" hei... tunggu jangan cemberut seperti itu, aku kan belum menjawabnya baby "


" aku tidak melakukan itu karena aku menahannya sampai kita selesai resepsi, anggap saja setelah resepsi bulan madu ke dua kita dan pasti rasanya sedikit berbeda jika kita menahannya sampai acara bahagia itu selesai "


" hahaha.... astaga jadi selama ini kau mencari alasan untuk itu semua "


" iya hehehe.... "


" dasar.... kenapa kau tidak bilang padaku sayang, jadi masalah tadi di dalam kamar mandi apa kau sudah memaafkan aku sayang "


" ya aku akan memaafkan mu jika kau kembali mencium ku dengan sangat mesra, tanpa melakukan itu dan menunggu harinya "


" hehehe.... baiklah aku akan mencium mu "


" eits... tunggu, honey dengar aku baik baik, jangan pernah membuat lelucon seperti tadi aku sangat membencinya kau mengerti "


" iya, iya tadi kan aku terpaksa sayang, itu juga tadi karena dirimu "


" kau juga yang memulainya kan "


" ya sudah kita sama bagaimana "


" hehehe... ya ya ya, dan sekarang mulailah mencium ku honey "


" iya, dasar bayi hehehe "


dan kini Fara pun kembali mencium bibir milik Matteo dengan sangat lembut, keduanya seperti terbawa suasana lelaki berparas bule tersebut mulai memeluk tubuh polos milik sang istri dengan posesif nya, dan sesekali tangan kekar itu meremas bagian tubuh belakang milik Fara yang sangat kenyal.

__ADS_1


__ADS_2