Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
ke pantai


__ADS_3

Kini di mana minggu minggu yang di nantikan oleh Matteo untuk segera terbang ke Bali akhirnya tiba, kedua pria tersebut saat ini sudah mulai memasuki pesawat untuk penerbangan ke pulau indah tersebut.


Kedua pria itu mulai mematikan ponselnya di dalam pesawat kemudian memasukkan kembali ponsel tersebut ke dalam saku.


" sudah siap semuanya Vin " tanya pria bernetra abu abu yang tak lain adalah Matteo.


" sudah tuan " jawab sekertaris Gavin.


" bagus " sahutnya.


Penerbangan pesawat dari kota A ke Bali pun kini mulai lepas landas menempuh jarak dua jam lamanya perjalan udara.


*


*


Bali🌴


11.00 pagi


Ya kedua pria yang tak lain Matteo dan sekertaris Gavin kini telah sampai di Bali, keduanya telah di jemput oleh sebuah mobil mewah hitam Mercedes menuju Vila milik nya di dekat pantai sanur, vila dimana yang jarang ia tempati dan juga vila yang mengingatkan dirinya dengan sebuah kenangan bahagia bersama sang istri beberapa tahun yang lalu.


" Hah... akhirnya sampai juga, Vin bagaimana dengan orang orang mu " ucap Matteo sambil merebahkan tubuh nya di sofa mewah ruang tamu.


" sudah beres tuan semoga saja keberadaan nona segera kita temukan " jawab Gavin.


" semoga saja aku sangat berharap itu , terus bagaimana pertemuan kita dengan perusahaan tuan James " tanya Matteo


" besok siang tuan kita langsung ke perusahaan nya,sekarang kan hari minggu "


" baiklah, ya sudah beristirahat lah jika kau lelah kamar mu di lantai atas di dekat kamar ku "


" ya terima kasih tuan " jawab sekertaris Gavin.


*


*


Berbeda di tempat lain.


Tepatnya di rumah mewah milik James Thunder pria tampan berparas bule dengan netra hijau nya.


Di ruang kerja James.


" mommy nanti sore kita pantai lagi bukan " tanya Jasmine kepada mommy nya.


Yang kini keduanya tengah duduk di sofa single di depan meja kerja milik James.

__ADS_1


" iya sayang nanti kita ke pantai lagi " jawab Fara


Kemudian gadis kecil bergegas melangkah mendekati James yang tengah sibuk di meja kerja nya.


" Daddy nanti ikut kan ke pantai bersama kami berdua " ucap Jasmine yang kini sudah berada di dekat daddy baru nya itu.


" iam sorry baby " ucap James yang masih sibuk dengan benda layar tipis nya di atas meja kerja, sesekali melirik ke arah gadis kecil yang tengah menunggu jawaban nya.


" dad sibuk " tanya Jasmine dengan polos nya sambil menatap wajah pria tampan berbeda generasi tersebut.


" yes baby " jawab James sambil mengelus pucuk kepala gadis kecil berparas bule menggemaskan itu dengan senyuman manis di bibir nya.


" baiklah, jika daddy sibuk Jasmine akan berdua saja dengan mommy, iya kan mom " jawab Jasmine.


" iya sayang, daddy sibuk jadi kau tidak boleh memaksakan keinginanmu "


" iya mom, mom Jasmine mengantuk "


" baiklah kita tidur siang dulu agar nanti kau tak mengantuk lagi saat kita jalan jalan ke pantai "


" baiklah ayo tuan putri " ucap Jasmine menggoda mommy nya.


" ayo anak tuan putri " jawab Fara sambil mengembangkan senyum kepada putri satu satu nya itu.


" hehehe... mommy kau menirukan ucapan ku mom " sahut Jasmine sambil sedikit tertawa.


" kau juga sayang, jika mommy tuan putri maka kau anak tuan putri bukan '' jelas Fara


" ayo sayang ''


" mommy Jasmine gendong " ucap gadis kecil berparas bule menggemaskan itu dengan raut wajah yang terlihat menggemaskan.


" baiklah ayo, dasar anak tuan putri sangat manja ya " ucap Fara sambil menoel hidung kecil milik Jasmine.


Sedangkan James sedari tadi tengah memandangi keduanya sosok yang begitu sangat berarti di dalam hidup nya, sesekali James tersenyum melihat keakraban antara ibu dan anak itu.


kemudian menggeleng kan kepalanya pelan yang lagi lagi di bumbui senyuman setelah kedua nya mulai keluar dari dalam ruang kerja milik ya tersebut.


Kalian begitu berarti bagiku monolog nya.


Tak beberapa lama benda layar tipis nya seperti mendapatkan notifikasi masuk.


Sepertinya ada email masuk,....dari Pitter monolog Matteo.


sambil mengerutkan kening nya.


Tumben sekali Pitter mengirim email biasanya langsung menelfon monolog James.

__ADS_1


Perlahan James mulai membuka email yang di kirimkan Pitter padanya.


Mata James kini seperti di buat terbelalak tak percaya.


" Pengajuan kerja sama antara hotel dan mall, M a t t e o A l e x a n d e r " eja James seperti tak percaya entah itu semua kebetulan atau apa.


Perlahan jari jemarinya mulai mengetik sesuatu untuk mengiyakan kerja sama besok yang sudah di setujui Pitter terlebih dahulu, karena dirasa perusahaan nya memang tengah mencari rekan dalam bisnis usaha nya tersebut.


Sedangkan Pitter kini tengah di perjalanan kembali dari luar kota untuk urusan perusahaan menuju Bali.


Setelah membalas email dari Pitter, James kemudian perlahan menutup benda layar tipis yang sedari tadi berada di hadapan nya itu.


Kemudian menyandarkan kepalanya ke belakang kursi putar nya.


Sebaiknya aku tak boleh bilang pada Fara kalau mantan suami nya berada di sini, dia pasti akan ketakutan, ya sebaiknya seperti itu aku tak ingin dia bersedih lagi apalagi Jasmine aku tak ingin Fara mengingat masa lalu nya monolog.


Sesaat James mulai berdiri berniat untuk segera kembali ke dalam kamar nya, ia berniat melanjutkan nanti karena di rasa kepalanya serasa penat entah apa yang membuat nya seperti saat ini, atau mungkin gara gara sebuah email dari Pitter tadi.


*


*


Beberapa jam kemudian.


Jam dinding tengah menunjukkan hampir setengah lima sore.


Fara dan Jasmine segera bergegas untuk segera pergi menuju pantai, seperti biasa Fara akan membawa sepeda mini putih nya, dengan dirinya yang selalu memakai gaun pendek selutut nya berwarna putih jika ke pantai warna gaun yang sangat ia sukai,


begitu juga Jasmine yang juga memakai gaun selutut berwarna putih sepertinya mommy nya.


Ya kedua nya sepertinya seseorang wanita yang begitu anggun dengan rambut bergelombang milik Fara yang sedari dulu sedikit berwarna kecoklatan.


Begitu juga milik Jasmine yang juga rambutnya sedikit bergelombang sedari kecil, di tambah netra abu abu yang ia miliki saat ini membuat putri satu satu nya milik Fara itu bertambah terlihat sangat cantik,lucu, nan menggemaskan untuk di lihat nya.



Visual nya Jasmine, bayangin aja rambut nya hitam ya πŸ˜‚πŸ˜‚.


" Jasmine kau sudah siap sayang " tanya Fara pada sang putri.


" mom tunggu sebentar aku ijin dulu pada daddy " ucap Jasmine yang begitu sangat patuh.


" sayang daddy pasti masih tidur daddy sangat lelah bukan , kan tadi kita sudah bilang bukan padanya jika kita berdua akan ke pantai sore ini" jelas Fara.


" ya baiklah mom kasihan daddy, ayo berangkat sekarang " ajak Jasmine kemudian.


" Pegangan Jasmine mommy takut terjatuh sayang "

__ADS_1


" iya mom "


Akhirnya kedua wanita berbeda umur antara ibu dan anak itu pun kini mulai berangkat, Fara mulai mengayuh sepedanya perlahan menjauhi area kediaman James yang sangat luas tersebut.


__ADS_2