Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
merasa punya saingan


__ADS_3

Sedangkan di mansion.


Gadis yang memiliki paras ayu bak wanita Korea itu, kini mulai menggeliat pelan dengan tubuhnya yang terasa sangat remuk, kedua matanya pun kini mulai terbuka perlahan.


" Ehmmm..... "


Fara menggeliat pelan.


" tubuh ku rasanya sakit semua " ucap nya


" emm......"


Fara kembali menggeliat serasa membenarkan tubuhnya yang kini posisinya sedikit terduduk di sisi ranjang dengan bersandar kan bantal yang ia taruh di belakang kepala miliknya.


kemudian kembali berucap.


tubuhku oh astaga suami gagah ku benar benar seperti singa jantan, dia benar benar menghajar ku tadi malam monolog Fara.


Fara sedikit menoleh ke arah nakas melihat jam bulat kecil yang tengah menunjukkan pukul 09.00 wib, serta ada sebuah kertas kecil di samping nya.


APA....sudah jam sembilan, pasti dia sudah berangkat, akhhh.... aku istri macam apa jam segini baru bangun dari tidur, dan ini apa ya monolog Fara.


sambil satu tangan nya meraih kertas kecil di samping jam beker itu,


Fara mulai membaca isi dari kertas kecil tersebut.


Honey maaf tadi pagi aku tak membangunkan dirimu baby, aku tau kau sangat kelelahan karena kelakuan liar ku tadi malam, aku berangkat pagi karena ada rapat penting sayang, ingat makan mu jangan sampai telat, aku mencintaimu baby.


begitulah kira kira isi dari kertas kecil yang kini tengah berada di tangan Fara.


Sekilas bibir tipis Fara mengembangkan senyum setelah membacanya.


Dia sok romantis sekali sih dasar bule penggila hehehe..... tetapi sekarang aku sering merindukan dirinya kenapa ya,


sebaiknya aku hubungi saja lewat video call, pasti dia akan senang jika aku menelfon nya monolog Fara.


Dengan tubuhnya yang masih polos tertutupi selimut berwarna putih yang hanya menutupi sampai bagian dada nya saja.


Fara beralih meraih ponsel milik nya yang juga berada di atas nakas sedari tadi.


Tangan lentiknya itu kini mulai mengotak atik nya perlahan.


sesaat


panggilan pun terhubung.


menampilkan pria tampan yang kini tengah tersenyum padanya di balik panggilan Video call.


" hai... sayang maaf aku baru bangun, tubuhku serasa remuk semua "


" tidak apa apa honey, aku mengerti semua ini karena ulahku "


" kau sudah makan "

__ADS_1


" sebentar lagi honey baru tadi aku selesai rapat, apa lipatan sempit mu bengkak baby " tanya Matteo sambil wajah ayu di layar ponsel miliknya.


Fara menggeleng polos.


" honey kau menggemaskan sekali "


" dasar suami mesum hehehe...kau selalu gemas padaku " ucap Fara sambil menatap wajah Matteo di layar ponsel, yang seperti nya tergoda pada dirinya yang masih berbalut selimut putih tebal itu.


" ya aku memang selalu gemas baby,apalagi saat ini kau masih polos kan di sana hem "


" iya " jawab Fara lagi dengan polosnya.


membuat yang di sebrang sana terlihat semakin gemas.


" aku jadi ingin pulang secepatnya "


" alasan "


" honey aku tidak bohong "


kemudian obrolan keduanya terhenti ketika ketukan pintu terdengar dari luar ruangan.


tok....


tok....


tok....


" Masuk " ucap Matteo dari dalam ruangan dan masih terdengar jelas di sambungan telepon milik Fara.


" karyawan baru baby " jawab Matteo dengan senyuman.


" tuan ini kopinya " ucap seseorang wanita yang baru saja masuk ke dalam ruangan suaminya.


" taruh saja di situ, pergilah " jawab sang suami dengan nada dingin nya.


" baik tuan " sahut seseorang wanita lagi dari sebrang telepon sana yang tak diketahui wajahnya.


Obrolan antara Matteo dan wanita di sebrang sana masih terdengar jelas di sambungan Video call nya saat ini, dan juga ketika sang suami menjawabnya dengan nada dingin dengan raut wajah yang terlihat jelas di layar ponsel miliknya ketidak suka an pada karyawan wanita nya tersebut.


Fara kini merasa karyawan baru yang tadi mengantarkan kopi untuk sang suami adalah wanita dengan dandanan menor kemarin, tetapi Fara tak berniat menanyakan nya langsung kepada Matteo.


aku tau suara tadi itu pasti wanita yang dandanan nya menor kemarin, sepertinya aku harus selalu terlihat menggoda di depan suamiku sekarang gumam Fara dalam hati.


" honey kenapa diam, apa lipatan sempit milikmu sedikit nyeri " tanya Matteo tiba tiba, yang pandangan sedari tadi terlihat menatap wajah Fara yang terus menerus di sebrang sana.


" tidak sayang, hanya saja aku seperti... " ucap Fara terhenti.


" seperti apa hem.. " tanya Matteo yang merasa sedikit penasaran.


Sedangkan Fara kini berniat membuang selimut putih yang sedari tadi menyelimuti tubuhnya, agar sang suami lagi lagi akan tergoda pada dirinya.


" honey... oh... ah... astaga " ucap Matteo tiba tiba sambil mengusap ujung bibirnya dengan jari jempol miliknya.

__ADS_1


Ya pria berparas bule itu langsung di penuhi oleh gairah yang kini seperti berada di ubun ubun melihat penampilan sang istri yang begitu membuat dirinya tak kuat jika harus memandang nya saja dari layar ponsel miliknya di sebrang sana.


sedangkan Fara saat ini merasa berhasil menggoda sang suami yang selalu menggilai tubuhnya itu.


Fara tau pasti anakonda milik sang suami bulenya tersebut sudah menenggang di sebrang sana.


" kenapa sayang hem " tanya Fara yang sedikit berniat menanyakan keadaan sang suami di sebrang sana.


" baby kau benar-benar membuatku gila, ah... sebaiknya matikan saja sambungan video call nya aku tidak bisa jika melihat nya saja baby, tanpa menyentuhnya kau tau sendiri bukan "


" hehehe.... suamiku mesum sekali sih, ya baiklah aku matikan ya, I love you my perverted husband "


" hehehe...... I love you too my wife who always makes me tempted muacchh dada baby..... " jawab Matteo sambil tersenyum.


sedangkan Fara tersenyum mendengar jawaban sang suami mesum nya.


Dan setelah itu jari jari lentiknya pun kemudian menyentuh bulatan merah pada ponsel miliknya.


dan panggilan pun terputus.


lagi lagi Fara tersenyum setelah Video call berakhir bersama sang suami yang selalu menginginkan dirinya itu.


Kemudian Fara berniat menuju kamar mandi, untuk segera membersihkan tubuhnya di dalam sana karena di rasa tubuhnya benar-benar membutuhkan kesegaran dan apalagi dirinya belum mandi pagi sedari tadi.


setengah jam dirinya berendam di dalam bathub kamar mandi mewah nya.


Fara baru keluar dari dalam sana.


Dan sepertinya gadis berbapas bak wanita Korea itu seperti memiliki ide di pikiran nya,


Ya dia berniat untuk mengunjungi sang suami di perusahaan, entah lah dia semakin mencintai sosok pria bertubuh kekar serta berparas ke bule bulean nya itu, semenjak keduanya ingin memulai hubungan di antara keduanya dari awal.


Kini Fara segera menuju ke ruang gantinya ingin mencari pakaian yang akan ia kenakan, agar terlihat cantik di depan sang suami.


Sesaat Fara baru selesai dengan ritual ganti bajunya,


Ya Fara kini tengah memakai gaun selutut berwarna pink, tetapi di bagian dadanya sedikit memperlihatkan kedua buah dadanya sedikit menyembul keluar.



Dia memang sengaja, karena mengingat video call kemarin, dirinya merasa panas,


karena di dalam dirinya Fara akan takut sang suami berpaling darinya.


Padahal jelas jelas sang suami bulenya tersebut sungguh sangat sangat mencintai dirinya dan bahkan bisa di bilang sangat menggilai nya, tak berniat sama sekali menoleh ke arah wanita lain dalam hidupnya.


Sepertinya aku sudah terlihat cantik, apa aku sebaiknya memakai sedikit polesan make up ya, emm..... pasti dia marah, pakai pelembab bibir saja sepertinya itu sudah cukup, dan ini satu lagi blush on hehehe.......


monolognya sambil sedikit tertawa.


Fara Fara..... kenapa kau jadi takut sekali suami mu berpaling dia kan bukan seperti itu, ah sudahlah aku berangkat saja pakai sopir pribadi saja, agar dia terkejut melihat kedatangan ku


monolog nya lagi di depan cermin kamar.

__ADS_1


KAKAK TAMBAHIN LIKE NYA MASAK TAMBAH DIKIT NIH PLIS NGGAK KASIAN NIH SAMA AUTHOR 😂😂🙏🙏🙏


__ADS_2