Pernikahan Tuan Muda Kejam

Pernikahan Tuan Muda Kejam
123. Kepergian Morisa


__ADS_3

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat...


Hari ini Morisa tengah bersiap siap untuk membereskan semua keperluan nya.


"Kak Gi!!!" teriak nya sembari mengemasi pakaian pribadinya.


"kak Gi..." panggilnya lagi.


"Ada apa? kenapa berteriak teriak sih!!"


Ujar Gita sembari berjalan memegang perut buncit dengan usia kandungan memasuki 6 bulan.


"Itu loh kak. Bros yang kakak kasih itu,, kakak lihat tidak??"


"Tidak,, kenapa kau menayakan itu padaku? Coba ingat kamu taruh dimana?'


"Kan dua hari lalu kakak tidur di kamar aku. Dan itu waktu itu kakak pakek kan?"


"Tapi aku udah taruh balik. aku taruh disini!" tunjuk nya pada meja rias.


"Apa mungkin sudah di beresi bik Anti? Kan dia yang susun semua barang barang kamu."


"Em, gak tau juga sih kak!"


Tok tok tok...


tiba tiba ada seorang perempuan paruh baya yang mengetuk pintu.


"Nyonya.. Anda dipanggil Tuan Jasson di kamarnya!"


Gita menghelah nafas, sembari melirik Morisa.


"Iya bentar ya Bi ak-"


"Tadi bibi yang beresin aksesoris aku di atas meja?" Potong Morisa bertannya.


"Iya non, tapi masih sebagian. Sebagian lagi tadi belum."


"Tadi bibi, ada beresin Bros berbentuk bunga Daisy?"


"iya non ada!"


"Syukur deh! Ya udah Bi. Bibi boleh lanjut kerja lagi. "


setelah pamit salam. Pelayan itu akhirnya berlalu.


"Udah kan. Jadi sekarang kakak boleh pergi kan?"


"Kenapa? kita disini aja dulu kak! "


"Tadi kamu gak ingat aku di panggil siapa?"


"Kak Jasson! Kan gak masalah juga. bukan orang lain juga. sama adek sendiri ini kak."


"Tapi-"


"Kak.. Kak Jasson udah besar udah tau urus keperluan nya. lagian kakak lagi hamil begini, emang dia gak punya perasaan nyuruh kakak ini itu?"


"Bukan Nyuruh Mor. Tapi emang udah kewajiban kakak untuk melayani suami kakak! Kamu juga nanti bakal rasain itu kok. Em,, oh ya, dulu aku pernah dengar kamu suka sama cowok. Gimana?"


"hem? apa nya gimana,, maksud kakak?"


"Kakak gak pernah dengar tuh! Kamu bicarain soal cowok? Itu mitos apa fakta? soal kamu suka sama cowok?"


"Apanya kak.." pura pura tidak peka.


"Cowoknya gimana?"


"Siapa?"


"Orang yang kamu suka mor. Ganteng? Baik? gimana?"

__ADS_1


"Mitos kak! hah ha ha ha.." pura pura tertawa.


"Hati aku masih kosong kak. Gak ada siapa siapa disini."


"Tapi kamu gak .." Maksud Gita Guy..


"yah, gak lah! mana mungkin!!"


"Siapa tau kan!" balas gita terkekeh geli.


"Tapi aku serius nanya Mor. karena aku, em. Maksud ku pendengaran kakak gak mungkin salah waktu itu. Kamu bilang Cowok nya baik tampan.. Siapa sih?"


Kepo Gita.


"COWOK SIAPA??" Tiba tiba ada suara teriak dari arah pintu yang terbuka. Itu bukan Morisa karena morisa di samping Gita bukan juga pelayan tapi....


J A S S O N!!!!


"Sayang..." Panggil Gita sambil tersenyum.


Sedangkan Jasson sudah dengan wajah Tegasnya berjalan mendekat ke arah dua insan.


Sedangkan Morisa sudah menelan ludah kasar. Apa salah dan dosaku .. Pikir Morisa.


"Kalian bicarain siapa Huh? Cowok siapa? Kamu suka cowok lain?' Tanya Jasson tegas menatap Gita. why Gita?


"Aku-"


"Ikut aku sekarang!! Aku tungguin di kamar, kamu malah Gosipin cowok lain!"


"aku tidak-"


"Gi..." Tatap Jasson intens.


"i, i ia .." ujarnya sembari Menerima pegagan tangan Jasson.


Gita menatap Kebelakang melihat morisa dengan Wajah campur. Bahkan Gita tidak mengerti apa maksud nya.


"Sayang... Aku benaran gak bermaksud.."


"Aku gak gosipin cowok. dan aku gak lagi naksir sama cowok lain. Kami tadi-"


"Jelaskan di kamar..." Tatap Jasson lanjut berjalan dan menggenggam tangan itu seperti tak mau berpisah!


Sesampainya Di kamar bukannya Langsung bicara tapi Jasson mengunci pintu kamarnya.


"Ada apa? Kenapa di kunci sayang?"


"Siapa yang Tampan itu? lelaki mana maksud mu?"


"Astaga... Kau masih belum percaya? Itu pria yang disukai Morisa! Aku pernah dengar kalian bicara dulu. Tapi sampai sekarang aku belum pernah lihat ada laki laki yang dekat dengan Morisa!"


"Oh Ya?" Ucap Jasson dan terus berjalan ke arah Gita.


"Kamu mau ngapain?!"


Tanya Gita melihat Gerakan dan sikap Jasson yang aneh.


"Mau kasih kamu hukuman karena sudah berani melirik lelaki lain!"


"Siapa? Aku tidak pernah ya! jangan asal bicara!"


"Tadi.."


"Sudah aku bilang dia itu!"


Tiba tiba..


"Aku sudah lama tidak- Bolehkah?" Tanya Jasson tiba tiba menarik pinggang Gita dan membenarkan anak rambutnya.


"Huh?" Gita menagagang... aneh sekali. Tadi marah gak jelas sekarang kok beda cerita? Fiks Jasson nipu Gita ini permainan namanya.

__ADS_1


"Kamu ngomong apaan sayang? Ini masih pagi lagian Kita juga akan ngantar Morisa ke bandara!


"Bisa tidak jangan beralasan!" serakah Jasson... kesal.


" Kan aku hanya bicara sesuai faktanya.."


"Sudah tiga minggu gak pernah lagi! Dua hari yang lalu kamu Tidur di kamar sebelah semalam kamu lagi kontraksi. Jadi kapan?"


Soalnya Selama dua minggu lebih Jasson pergi Urusan bisnis ke luar kota. Gita gak bisa ikut karena Lagi Ngandung baby twins.


Setelah mereka periksa Kandungan Dokter bilang ada dua kehidupan di perut Gita.


"Tapi sekarang Waktunya gak tepat sayang. Nanti malam ya!" Ucap Gita mengusap wajah Jasson lembut.


"Tapi ini.." tahan Jasson pada kalimat nya sambil menutup mata merasakan miliknya yang tegang. menCoba rileks agar kembali bobok.


Jasson membuka mata saat ia merasakn kecupan di bibirnya.


"Aku janji akan menemani kamu nanti malam." Senyum Gita.


"Gimana kalau kamu kontraksi lagi?"


"Gak lagi kok! Baby Kita akan ngertiin papanya.." Senyum Gita.


"Udah, Sekarang kamu mandi.. Aku akan siapkan pakaian untuk mu!"


"Gak mau mandi barang?"


"Aku udah mandi sayang..." Senyum Gita lagi.


Jasson menghela Nafas, dia menyesal seharusnya dia semalam tidak begadang dan berujung telat bangun. Kan gak jadi kan Olahraga Pagi nya...


👣👣👣


Kini mereka Sudah berada Di Bandara, Yolan dan Kevin juga ikut untuk mengantar Morisa.


"Semangat Ya Dedek kakak... yang paling Cantik. Buat kami semua bangga.." Peluk Gita sembari mencium pipi Morisa lembut.


"Jaga kesehatan kamu disana. Dan jangan lupa untuk balik kesini lagi. Jangan lupa negara ini." Kekeh Gita.


"Pasti dong kak. Aku juga pengen lihat ponakan twins aku nanti." Morisa mengelus perut Gita.


Setelah selsai dengan Gita. Yolan juga memeluk Morisa dalam dekapannya.


"Jaga dirimu disana Sa. Kakak Tau kamu anak yang kuat. Jika ada apa apa kamu langsung kontak kakak ya. Kakak akan selalu on Untuk kamu.."


"Terimakasih kak. Kakak juga, jaga diri baik baik. Semoga Pernikahan kakak juga bahagia. dan cepat dapat momongan. Supaya saat Morisa balik udah bisa gendong ponakan."


Keduanya terkekeh dalam pelukan.


..


Yolan akhirnya melepaskan pelukannya.


Gak tau kenapa dan apa yang mereka ceritakan saat pelukan mereka meneteskan air mata.


"Semangat belajarnya Mor.." Ucapan Terakhir Yolan. sembari mengusap air mata.


Dan dilanjutkan oleh Kevin yang hanya mengucapkan kata kata Motivasi dan terseyum. Jujur saja Morisa sangat senang dengan perkataan Kevin itu. dan hingga akhirnya Papa dan mama serta Jasson mengucapkan kata perpisahan dan kata memotivasi.


Jam sepuluh tepat pagi itu pesawat Morisa Lepas landas. Dia Menggunakan pesawat Umum. Itu semua atas permintaan dari Morisa sendiri.


Kini semua Orang sudah kembali pada kediaman masing masing.


Tapi Jasson dan Gita tidak langsung pulang ke mansion karena Gita harus mengikuti Program kelas Hamil.


satu jam lebih Acara itu berlangsung.


Setelah mengantar Gita Ke mansion Jasson pergi kekantor seperti biasa lanjut Bekerja.


Hari terus berlanjut. Kalian tau sendiri lah bagaiman rasanya mengandung dua baby itu sangat sulit. Namun selama di kelilingi oleh orang orang baik yang selalu perhatian dan memberi dukungan positif membuat Gita bahagia di masa masa sulit ini. Sering kontraksi yah. Apalagi Saat olahraga yang lumayan berat juga terasa sakit. Gita dan Jasson juga sering olahraga di kolam Renang. Jasson selalu setia membantu Gita dan selalu ada di sisinya. Apalagi olahraga supaya Kepala baby nya turun kebawah itu terasa tertantang dan rasanya lumayan...

__ADS_1


Lumayan sakit. Hingga proses persalinan yang begitu mempertaruhkan nyawa. Disanalah Titik paling sulit. Namun pada akhirnya disana juga lah titik kebahagian itu bermula.


🤱🏾🤱🏾🤱🏾🤱🏾🤱🏾🤱🏾🤱🏾


__ADS_2