Pernikahan Tuan Muda Kejam

Pernikahan Tuan Muda Kejam
58. Kevin


__ADS_3

"Bos. Markas diserang lagi! Saat ini ada anggota MB di balik pintu markas ini!"


"Apa? Kurang ajar!! Aman kan tim! Aku akan segera kesana!"


Kevin yang tadinya berjalan santai memasuki gedung pencakar langit harus berbalik dan berlari menuju lobi.


"Gimana apa bos bisa datang?"


"Hem, dia akan segera kesini. Hubungi anak anak lainnya agar mereka segera bergegas kesini!"


"Baik."


Segera pria itu beranjak dari tempatnya.


Keluar!! Woi!! Keluar jangan sembunyi di dalam!


Gedoran pintu besi itu nyaring berbunyi


"Bagaimana ini, sepertinya mereka bertambah banyak!!" Suaranya tambah keras dan gedoran sungguh kencang.


"Bagaimana apa sudah ada tanda tanda dari Bos Kevin?"


"Belum!"


Tiba tiba saja suara gedoran dan teriakan berhenti.


"Apa, apa yang terjadi apa mereka sudah pergi?"


"Tidak! Lihatlah Bos datang!" Ucapnya sedikit berseri.


"Ayo keluar!!"


"Stop!! Jangan gegabah. Bos belum kasih aba aba!"


"Jika bos kenapa napa bagaimana?"


"Tidak akan!"


Ucapnya percaya.


"Kevin. Bagaimana kabarmu?" Tanya seorang yang menjabat sebagai Ketua MB.


"Seperti yang kau lihat! Apa kau kekurangan musuh hingga kau mengusik tempat atau karena kau ingin memamerkan kemampuan yang minim itu?"


"Ya, Kau sudah mengambil semua bagian kami! Dan sekarang kami akan menarik nya kembali!"


"Alex alex... Kau pasti sudah Gila! Bagaimana mungkin kau berpikir aku mengambil hak mu? Jelas jelas kau yang tidak berguna!!"


"Kurang ajar!! Kau pikir aku takut dengan mu? Cih! Kau bagaikan semut."


"Wah.. sekarang kau sudah hebat dalam bicara! Apa kekuatan mu sudah bertambah dan sehebat kata kata dan gayamu ini? Oh atau kau akan mengandalkan orang orang itu! Ha ha ha ha kau tak berubah!"


Alex adalah mantan Mafia di kelompok Kevin namun karena Alex yang egois dan malah merusak geng itu hingga Alex mengambil ahli kelompok baru.


Padahal dulu Alex dan Kevin adalah sahabat Kevin jadi ketua dan Alex jadi wakil nya. Namun karena pendapat yang selalu berbeda hingga tak bisa bersama lagi.


"Kau ingat terakhir kali kau berniat membunuh ku? Kau akhirnya koma bukan? Apa kau belum jera?"


"Itu hanya sebuah kebetulan saja!" Ucap Alex Tertawa kecil.


Kebetulan bagaimana coba?

__ADS_1


"Sekarang aku datang ingin membalas kan semuanya! Ayo semua!! Serang!"


"Berhenti!!!" Teriak Kevin sekuat tenaga!


"Jika kalian ingin mengkroyok jangan di kawasan ku! Ke lapangan $ saja! "


"Tidak masalh disana akan lebih nyaman.


Semua, hadang dia ! Bisa saja dia takut dan malah kabur!" Alex berjalan santai seolah merasa diri paling hebat.


"Tidak perlu menatap ku!" Teriak Kevin dan memasuki mobilnya dan melaju ke tempat tujuan.


"Bos mengirimkan pesan! Pertarungan akan di lakukan di lapangan $ cepat bawa senjata, dan bersiap kita akan mengikut dari belakang!!"


Pintu panjang yang terbuat dari besi terbuka segera mafia itu memasuki mobil sport hitam masing masing dengan kelajuan di atas rata rata.


Kevin keluar menatap lapangan yang luas dan sepi.


Tak berapa lama segerombolan mobil serta motor juga tiba. Jasson menatap arah samping melihat tim nya yang juga sudah datang.


"Pengecut lo!!" Teriak seorang pada tim Kevin yang baru datang.


"****** kalau ngomong pikir dulu!" Balasnya mendekat!


Alex hanya tersenyum saja menatap tim nya yang mengolok olok tim Kevin.


"Anggota mu memang pengecut!" Ucap alex seringai pada Kevin.


"Bacod!" Kevin melayangkan pukulan pada Alex yang terus mengejek dengan ekspresi laknatnya.


"Gila lo!" Dengan cepat alex ingin melayangkan pukulan namun tak kena karena Kevin sudah tau bagaimana jelasnya permainan Alex.


"Serang!!" Teriak Kevin mundur dan membiarkan pasukannya melawan pasukan Alex.


"Mana kemampuan mu yang kau katakan?" Tanya Kevin yang terpisah dari kerumunan Peperangan yang diikuti oleh Alex.


"Jangan hanya bicara, serangan dadakan mu tak ada gunanya!" Alex dengan cepat memberi serangan pada Kevin hingga keduanya ikut tergulat dalam permainan yang sangat dingin.


Melihat Anggota kevin banyak yang tumbang membuatnya sedikit tidak fokus pada serangannya terhadap Alex.


Bukk satu pukulan melayang cepat pada pipi itu. Kevin terlempar jauh karena tidak fokus. Alex mendekat!


"Lihatlah! Kau bahkan sangat lemah!" Alex menaruh kakinya tepat di atas dada Kevin.


"Inikah ketua MA? Ha ha ha... Lihat dirimu! Bahkan kita masih dua menit kau sudah lemas seperti ini." Alex sedikit memutar kakinya kuat merasa sedikit terluka Kevin menarik kaki itu hingga Alex ikut terjatuh.


"Jangan merasa hebat jadi ketua MB! Kau bukanlah apa apa tanpa Raja Zx!"


"Kau kenal dengan Raja Zx?" Tanya nya sambil berdiri bersiap menyerang balik.


"Mana mungkin aku tidak mengenalnya! Aku tau kau berlatih dan bisa hebat karena dirinya! Benarkan?"


"Jika ia kenapa? Kau iri? Ha ha ha!" Alex melayangkan pukulan lagi pada Kevin dengan cepat kevin menangkis dan segera menendang.


"Raja Zx adalah Ketua mafia sebelum dirimu! Jadi jangan bangga! Kekuatan nya melebihi apa yang ada padamu saat ini." Ucap Alex dan segera melayangkan pukulan bertubi tubi.


"Untuk apa kau bangga dan mengagumi orang lain? Kagumi saja dirimu yang tidak ada apa apanya itu!


Aku sungguh sangat senang kau bisa keluar dari tim ku! Kau tau saat kau tidak ada semua nya aman tanpa keributan!"


"Atur hidup mu saja! Harusnya kau berkaca yang memuat tim berantakan adalah dirimu!"

__ADS_1


Balas alex.


Tak ada suara lagi kini serangan bertubi-tubi mereka terima satu sama lain. Para anggota terlihat sudah berjatuhan! Tampaknya pertarungan seri. Semua lemas dan terduduk tersisa Alex dan Kevin.


Bukk!! Pukulan dengan cara yang sama membuat keduanya terhempas!


"Pertarungan yang bagus! Sepertinya kau benar benar belajar banyak dari Raja Zx!" Ucap kevin yang terbaring lemas.


"Kenapa kau belum mati juga bangs**"


"Apa kau sekejam itu pada sahabat sendiri?"


Nafas yang tersengal-sengal.


"Cih.. kau bukan lagi sahabat ku!" Ucap Alex yang juga terbaring dengan nafas tersengal.


Bisa bisanya di kondisi seperti ini malah beradu mulut.


Kevin berdiri. Memegang bagian perut yang terasa sakit terlihat jelas wajah itu bonyok minta ampun.


Dara menetes dari sudut bibir itu.


"Semua!! Berdiri.. Tinggalkan tempat ini dan kembali ke markas!!" Teriak Kevin. Berjalan mendekat ke arah Alex yang masih memejamkan mata terbaring.


"Apa kau mati? Apa kau akan koma lagi!!" Kevin menendang lengan itu seolah membangunkan Manusia itu.


"Apa kau tidak melihat? Kau berniat memukul ku lagi? Silahkan!!!" Ucap Alex yang maaih terbaring namun mata terbuka.


"Ini keberuntungan mu! Jika sekali lagi kau datang dan berulah dengan tim ku! Kau akan benar benar mati di tangan ku!"


Kevin berlalu memasuki mobilnya.


Para tim yang saling membantu satu sama lain memasuki kendaraan masing masing dan berlalu pergi!


"Aah, kenapa perih sekali!" Kevin meminggirkan mobilnya. Berhenti sebentar untuk mengobati lukanya.


Membuka laci mobil dan mengambil kotak P3K.


Mulai membersihkan dara yang membanjir di Beberapa sisi wajah dan juga tangan.


"Alex, hebat juga! Kenapa Raja Zx mau membantu nya? Jelas jelas dia menggunakan kekuatan untuk melakukan kejahatan. Sialan!!"


Kevin seperti ibu ibu yang merepeti anak nya saja sambil membersihkan goresan di tangan.


"Tolong!! Tolong!!!".


Teriakan itu menghentikan aktivitas Kevin. Menatap ke arah samping melihat preman yang sedang memaksa seorang untuk mengikutnya.


"Brengsek! Apa tidak ada kerjaan lagi, dia malah bermain dengan wanita, melakukan keledahai sungguh?!! " Kevin berdecis saat ingin turun dari mobil.


menahan sakit yang terasa nyeri di sekujur tubuh.


Namun karena sudah terlanjur geram melihat pria kurang ajar dia beranjak dan mendekat.


"Dasar brengsek! Lepaskan dia!"


Ucap Kevin sembarin memegang perutnya yang sungguh terasa menyeat.


Astaga kenapa bisa bonyok begitu. Bagaimana jika dia mati karena preman ini?


To be continued 🌷

__ADS_1


.🍁 Jangan lupa like and vote 🀩🍁


__ADS_2