Pernikahan Tuan Muda Kejam

Pernikahan Tuan Muda Kejam
97. Lamaran


__ADS_3

"Sayang kita periksa kandungan sore aja ya!" Ucap Gita


Jasson hanya menagguk. Ia juga ingin menemani Gita bertemu dengan Yolanda. Hari ini ia tidak masuk kantor lagi. Sudah seminggu lebih dia membolos. Ah namanya aja seorang bos. Bebas ma lakuin apa aja. Kebangkrutan di tanggung sendiri! He he he.


Tak berapa lama menunggu.


Kini kedua keluarga tengah berkumpul di ruangan yang besar. Mengambil tempat duduk masing masih di sofa yang besar.


Sebelumnya..


"Kakak yolan.." Gita segera berlari dan memeluk Yolan erat. yang baru terlihat di ambang pintu masuk.


"Brigitta.."Teriakan rindu Yolan mengema.


"Aku merindukan kakak Yolan. Kakak udah Ingat aku kan?"


Yolan menggaguk. sembari mencium puncak kepala adik kandungnya itu.


"Semua?" tanya Gita lagi untuk memastikan.


"Iya adikku!" Yolan menoel hidung Gita.


"Kakak juga merindukan adik kakak yang gemas ini. Dulu dia jadi jagoan kakak!" Yolan mencium kening Gita. mengingat betapa pemberani nya gita saat kecil dulu.


"Sekarang juga masih jagoan dong!"


Ucap gita tertawa serasa hanya mereka berdua yang ada dalam ruangan besar itu.


"Ekhm.." deheman Kevin membuat Gita tersadar ternyata tidak hanya Yolan yang datang.


"Kevin, eh tante gres."


Dengan cepat Gita berhambur dalam pelukan Gresya. Mata rindu nya langsung berbinar menatap ke datangan wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik walaupun sudah berumur.


"Bagaiman kondisi tante, kemarin aku dengar tante masuk RS." Tanya Gita merasa bersalah karena tidak menyempatkan waktu untuk bmenjeguk Gresya.


"Udah baik Dong.. Orang dokternya dokter hebat!"


Lirik Gresya menatap Yolan. Yang dibalas senyum oleh Yolan.


Gita yang mengerti langsung tersenyum bahagia.


"Jelas dong kakak Gita! " Ucap Gita cepat.


"Kamu gimana sayang? Sehat? Kamu baik baik aja kan?" Tanya Gres dia tahu mengenai khasus penculikan itu.


"Puji Tuhan, Gita baik Tan," ucap Gita tersenyum.


"Kamu udah sehat Yol? Gak ada masalah lagi kan? gak pusing pusing lagi?" Tanya Jasaon mendekat.


"Gak lagi Jas, makasih ya selama ini udah jagain aku!" Ucap Yolan tersenyum.


Pengen bangat yolan peluk Jasson sekarang, tapi dia sangat canggung sekarang. Apalagi sekarang dia susah bukan Yolan yang hanya kenal sama jasson namun Yolan saudara Brigitta. Padahal dulu sering bangat yolan meluk Jasson karena nyaman sekali serasa saudara kandung.


"Eh, btw kalian kenapa bisa sama sama datang kesini?" Lirik gita pada ketiga manusia di hadapannya.


"Emang kami barengan Gi!" Ucap Gresya.


"Kenapa bisa?"

__ADS_1


"Kamu akan tau nanti. Kita bicara di dalam aja." Ucap Jasson datar.


"Bentar dulu!" Gita berjalan mendekat ke arah Kevin.


"Vin, Trimakasih banyak ya kemarin udah bantu nolongin." Ucap Gita terseyum lebar.


"Sama sama Bi, kamu udah baikan kan?"


Bi, bi, emang Istri aku Bibi? Tatap Jasson kesal. Bi, bi, kayak ada hubungan gelap aja!


"Udah, sehat walles!" Ucap Gita tersenyum. Dengan cepat tarikan jasson mendekat kan tubuh Gita padanya yang nyaris sangat dekat pada Kevin.


"Udah, kita bicara di dalam." kesal Jasson.


"Tante, Yolan, mari masuk!" Ucap Jasson dan berjalan tampah malunya memegang pinggang Gita erat. Serasa tak ingin gita jauh jauh darinya.


"Sayang, aku bisa jalam sendiri." Bisik Gita merasa malu.


"Ini kamu jalan sendiri!"


"Tapi gak gini juga!"


"Ssssttt, diam aja ikutin aku." Gita melirik ke samping dan tersenyum ke arah tiga insang yang menatap nya.


Jasson benar benar gila ya buat malu aja deh. Kan gak enak diliatin.


Apalagi melihat kevin yang terlihat tidak suka.


.........


Sekarang keluarga sudah lengkap Aditya baru saja tiba. Walau sebenarnya dia sangat tidak ingin datang mengingat Janes adalah lawan bisnisnya. Tapi apa boleh buat sekarang mereka akan jadi besan.


"Ada apa Yol? Kamu cari siapa?" Tanya mama Monika yang menatap wajah kebingungan Yolan yang sedang mencari sesuatu.


Gita yang mendengar langsung menoleh pada Yolanda.


"Tan, Morisa dimana?" Tanya Yolan celingukan.


"Oh, itu Morisa katanya ada urusan keluar mau ketemu temannya sayang." Ucap Monika tersenyum.


Yolanda hanya mengangguk. Jelas Yolan tau, morisa anaknya gak suka main keluar. Ini pasti karena Morisa ngindar deh. Padahal Yolanda ingin bicara baik baik sama Morisa.


Tapi apa boleh buat nasi sudah jadi bubur. Tidak mungkin dia dengan gila mengatakan aku gak mau, batalin aja perjodohan ini morisa cinta sama kevin aku gak bisa nyakitin hatinya. Ah, sudahlah Yolan gak ada gunanya.


...


Setelah acara lamaran berjalan lancar kini Keluarga Aditya pamit pulang. Diikuti oleh Bisma juga. Tadi dia datang sedikit terlambat .


Benar saja mendengar penuturan dari Om Aditya Gita sungguh tak percaya bahwa Kevin akan menikah dengan Yolanda? What happened? Pikirnya.


Tapi itu bagus sih, dengan begitu dia gak akan merasa bersalah lagi pada Kevin setiap mengumbar kemesraan di depannya.


Dan dengan cepat Kevin bisa lupain Kisahnya dengan Brigitta.


Gita juga yakin kalau Kevin akan sangat baik menjaga kakak kandungnya itu. Karena dia tau bangat kevin adalah sala satu lelaki yang nyaris pada kata sempurna yang pernah ia miliki.


SO, Gita sangat mendukung pernikahan dadakan ini. Ia tau jelas bagaimna tatapan Kevin sedari tadi padanya namun ia hiraukan dan mencoba bersikap biasa.


Yang notabeg nya Mantan pacar kini berubah jadi calaon kakak ipar. Lucu juga sih pikir Gita.

__ADS_1


..


Semua keluarga disana juga sudah tau Gita tengah mengandung baby pertama. Bisma, Yolan, sangat senang mendengarnya begitu juga Gresya san Aditya ikut bahagia.


Tapi ada satu orang yang masih belum ikhlas. Walau dalam hati ia mencoba merelakan Gita, tapi kenapa rasanya sangat sulit. Seperti sekarang dia masih belum percaya hubungan Gita dan Jasaon sudah sangat erat dengan hadirnya calon baby kecil pasti sudah sulit untuk memisahkan mereka.


Dan untuk apa memisahkan. Sudah terlihat Jelas Brigitta bahagia dengan keluarganya yang sekarang. So, Kevin akan berusaha bahagia asal Gita bahagia bersama Jassson.


Namun dalam hati Kevin, jika sampai sekali lagi Gita merasakn sakit dan menangis dibuatnya Kevin tak akan tinggal diam.


Kevin mencap dalam hati dia tidak akan segan segan merebut Gita paksa. Titik tidak pakai koma.


Eh, kevin ingat dong kini lu udah punya calon. Meski Gita dan kevin bertengkar pun gak mungkin lah lu nyambut Gita. Kan gak enak gitu punya dua isteri ha ha ha.


Eh masih calon yah! Em, tapi jangan khwatir vin, Jasson akan jagain Gita kok. Percaya deh Jasson udah bukan Jasson yang dulu.


"Tante Gres, yolan bisa tinggal disini gak, eh maksud yolan nginap Satu malam aja. Soalnya Yolan masih rindu sama Gita." Ucap Yolan terseyum memohon. Padahal ada yang lainnya yang terselip di hatinya.


"Em, baiklah gak papah. Tapi hanya semalam ya Yol, soalya kamu harua milih baju pengantin dan perlengkapan lainnya."


Soalnya Pernikahan Yolan dan Jasson akan di langsung kan 3 minggu lagi.


"Iya tan, makasih banyak ya tan!"


Setelah berpamitan akhirnya Kevin, mama dan papanya pulang.


Sekarang tinggallah bisma.


Sebelum pergi ia tidak lupa memeluk adiknya itu. Sungguh ia masih jauh merasa bersalah setiap melihat Gita.


"Kak Bis, kalau ada waktu ajakin Gita jalan ya!" Ucap Gita masih memeluk Bisma.


"Pasti Gita.." Bisma melepaskan pelukannya dan mencium kening adiknya itu.


Ia berpindah beralih memeluk Kembaranya itu dan mengecup keningnya.


"Jaga dirimu Biska!"


"Pasti kak! Lagian Kembaranmu ini udah gede, udah bisa jaga diri sendiri."


Hem, Bisma hanya tersenyum saja.


"Kalau Gitu Tante, Om, Jas, aku pamit pulang ya. Terimakasih selama ini kalian udah jaga Gita! Dan terbih udah mau nerima Biska."


"Jangan sungkan Bis! Sekarang kita keluarga." Ucap Janes.


"Sering sering main kesini ya Bisma!" Ucap mama Monik.


"Pasti Tante."


________


To be continued 🌷


*Uh, muap muapnya hubungan Jasson aman Kevin bakalan jadi apa ya?*


Jangan lupa like and komen ya 😗


Sampai nanti malam besteku❤️

__ADS_1


Bye bye 🍀


__ADS_2