Pernikahan Tuan Muda Kejam

Pernikahan Tuan Muda Kejam
99. Pengaruh Hormon


__ADS_3

Ekhmmm


Gita berdehem menatap Jasson yang asik dengan layar monitor.


Gita yang menyandarkan punggungnya di tiang pintu masuk ruang kerja jasson hanya mengelus perutnya yang sedikit buncit.


"Sayang ada apa? Kenapa di situ. masuk aja!" Tanya Jasson aneh, menatap Gita seperti kesal pegag perut buncitnya lagi.


"Sibuk bangat!" Ucap Gita mayung.


"Sinih deh!" Ucap Jasson sembari menatap layar monitor.


Gita akhirnya beranjak masuk berdiri di samping Jasson.


"Apa?" Tanya Gita kesal. Sedari tadi setelah Jasson mandi diamin Gita yang tengah membaca Novel kesukaannya di sofa kamar.


Jasson menatap Gita. Ini anak kenapa dah! Pikir Jasson yang dengan cepat menarik Gita agar duduk di pangkuannya.


"Ada apa Hu?" Tanya Jasson sembari mencium pipi Gita.


Gita dengan cepat mengelap bekas ciuman Jasson dan menatap depannya tanpa menghiraukan tatapan Jasson di sampingnya.


"Kenapa di hapus?"


Gita menoleh ke samping menatap Jasson tanpa memberontak pelukannya Jasson yang semakin erat di perutnya.


"Dede bayi nya ingin didekat papanya gak mau jauh jauh!" Ucap Gita. Yang entah kenapa jadi kayak anak kecil yang mengemaskan.


"Emang kapan papanya jauh jauh?"


Gita memayungkan bibirnya tidak terima karena sikap dingin Jasaon tadi mengabaikan nya begitu saja.


Gita gak menjawab malah melingkari tangannya di leher Jasaon dan memeluk tubuh itu erat.


Jasson hanya bisa mengerjapkan matanya berkali kali. Aneh sekali baru kali ini Gita se manja ini. Dan ini dia lebih dulu meluk meluk jasson. Karena hormon kehamilan kali ya pikir Jasaon.


"Sayang.." Jasson melepaskan pelukan Gita. Jujur dia pria normal.


"Liat deh!" Ucap Jasson menunjukkan layar monitor.


Gita menatap layar. Melepaskan tangannya dari leher Jasson dan memutar kedua kakinya 90° Hingga kini kedua kakinya berada Di atas Jasson.


Lebih tepatnya saat ini duduk di pangkuannya jasaon dengan membelakangi tubuh jasson.


Jasson meletakkan kepalanya di bahu Gita.


"Bagus gak?" Tanya Jasson.


"Ini milik siapa?


"Milik kita."


"Kita mau pindah?" Tanya Gita hendak menatap Jasson.


"No, kita akan liburan di sana, em mungkin seminggu! bagus kan? kamu suka gak"


"Liburan? Untuk apa?" tanya Gita tampa menghiraukan pertannyaan akhir Jasson.


"Lagian aku kan kerja sayang, kamu juga. Gak ada hari libur pula."


"Kamu emang masih mau kerja? Udah seminggu lebih gak masuk emang masih yakin di terima disana?" Gita mengerutkan keningnya.


"Emang kamu gak izinin aku?"


"Gak kepikiran kesana."


"Iiihhh, ah gak tau, tapi besok aku mau masuk kerja!"


Jasaon menghela nafas.

__ADS_1


"Jadi ini gimna? Gak tertarik?" Tanya Jasson menunjukan gambar vila yang sangat indah dengan pinggiran pantai yang sangat luas dan pepohonan yang rindang.


Siapa juga yang gak tergiur.


"Kapan kapan kan bisa." Ucap Gita.


"Kalau gak mau sih gak papa, aku bisa pergi sendiri. Mumpung gratis. Ini pemberian dari Bisma. Katanya sih hadiah!" Ucap Jasson.


"Dari kak Bisma? Kenapa bisa?"


Jasson hanya mengangkat bahunya.


"Benaran nih kamu gak mau?"


"Ih, jahat bangat kalau kamu pergi sendiri. Tega apa ningalin isteri yang sedang berbadan dua?"


"Benaran gak mau?" Tanya Jasson lagi sambil mengelus elus kepalanya di leher Gita.


"Lagian buat apa sih kesana sayang? Kalau liburan kan kapan kapan juga bisa."


"Gak ingat setelah Pernikahan, kita kan gak pernah pergi honeymoon?"


Gita teepingkal kaget dan refleks membalikkan tubuhnya yang kini menghadap Jasson.


"Aku gak salah dengar? Kamu ajak honeymoon? PERNIKAHAN aja usah lama, dan kamu baru ajak aku honeymoon sekarang? Udah basi kali Suami, lagian ini aku tengah buncit lagi!"


"Emang apa salahnya istri?" tanya Gita mengikut panggilan Gita.


"Ya salah lah!"


"Sala dimananya? Lagian selama kita nikah kita gak pernah liburan berdua. Sekarang aku ingin ajak kamu dan calon baby kita jalan jalan."


"Emang kamu gak sibuk apa? Orang sedari tadi kamu sibuk ama layar monitor. Dari pada nanyain isterinya."


Ucap Gita kembali manyun.


Oh, jadi tadi karena didiamin jadi mayung gini?


" Gemas, jangan mancing" ucap Jasson pelan.


"Lagian aku sibuk liat ini. Mau pilih tempat mana yang bagus!" Ucao Jasson.


"Lagian gak usah takut suamimu ini gak akan jatuh miskin kok kalau gak masuk kantor!" Ucap Jasson sombong.


"Bukan masalah itu."


"Aku udah bilang juga sama Kevin kalau kamu gak akan ikut program yang diadain perusahannya Minggu ini. "


"Apa??" Gita langsung turun dari Pangkuan Jasson dan berdecak pinggang.


Jasson tentu kaget.


"Ini kan program aku yang tangani dan program pertama aku!"


"Tau!" Ucap Jasson singkat.


"Udah tau tapi kenapa malah!" Ah gita sebal, dia udah berjuang mati matian nyusun kerjanya untuk materi program yang diadain ini malah Jasson seenak jidat mau putusin sepihak demi honeymoon yang terlewatkan dalam arti udah basi.


"Pokoknya aku gak mau tau! Aku harus ikutan!!" Ucap Gita memelas.


"Tapi aku udah keburu bilang dan kevin fine fine aja!"


"Fine fine aja? Kalian berteman sekarang?" Tanya Gita karena ia udah tau semuanya perkara kedua orang yang mebuat gita gila mendengarnya. Sungguh gak habis pikir tentang perselisihan dua insan.


"Biasa biasa aja!" Ucap Jasson acuh.


"Sini katanya tadi gak mau jauh jauh, ini mommy nya yang jauhin dede nya dari papy nya!" Ucap Jasson.


"Gak, kalau momy nya gak suka otomatis baby nya juga gak suka!" Gita dengan kesal meninggalkan ruangan tanpa pintu itu.

__ADS_1


"Sayang!" Panggil Jasson yang tidak di sauti oleh Gita. Akhirnya dengan Langkah berat Jasson harus menangani Istri nya yang bersikap tak tentu itu.


Jujur sih gita geli dengan sikap manjanya tapi entah kenapa tubuhnya selalu bereaksi manja jika di dekat Jasson.


.


Gita merasakan pelukan hangat dari bekang tubuhnya.


"Sayang jangan marah ya, ini demi baby kita. Aku gak mau kamu kecapen!" Ucap Jasson yang langsung memeluk istrinya dari belakang yang kini tengah berada di Balkon kamar.


Gita diam saja.


Kehamilan trimester pertama ini sudah membuat Jasaon gak jelas gini apalagi trimester kedua dan ketiga nanti?


"Aku mau jalan jalan sekarang boleh?" Tanya Gita sambil membalikkan badannya menatap Jasson. Seperti langsung melupakan masalah yang tadi.


"Jalan?"


"Iya sepertinya aku ingin makan di restoran kariyaws udah lama gak kesana." Ucap Gita terseyum.


Jasaon membulatkan mata, aneh padahal baru beberapa menit lalu Gita tampak marah ini senyum lagi?


"Tapi kan udah malam sayang, besok aja ya. Angin malam gak baik buat kamu!"


"Sayang!!" Pekik Gita lantang.


"Ah?" Kenapa lagi pikir jasson.


"Kamu benaran gak mau Nemani aku?" Tanya Gita yang berkaca kaca. Yang entah sudah berapa kali dirinya meminta pada suaminya.


"Udah malam Gi."


Jasson memijat pelipisnya.


"Okeh, kalau gak mau akan pergi sendiri.


Eh maksud aku berdua Ajak kevin juga kayaknya bagus tuh!" Ucap Gita sedikit menyindir jasson dan berjalan memasuki kamar.


"Kamu ngomong apa?" Tanya jasaon.


"La la la la laa." Ucap Gita serasa bersenandung dan mengambil jaket nya dari Walk in closed.


Belum lagi ia keluar pintu ruangan itu terbuka.


"Okeh fine, aku akan temani!" Ucap Jasaon sedikit kesal.


"Kalau gak ikhlas gak papah mama mudah bisa sendiri. Eh maksud nya bertiga dede bayi dan sama om nya mungkin!" Ucap Gita asal yang langsung dapat tatapan tidak suka dari Jasson.


"Ih, seram bangat, jangan nangis ya sayang!" Sindir gita lagi sembari mengusap Perutnya dan berlalu begitu saja dari ruang besar itu.


Gita berjalan santai dan hendak membuka pintu kamar.


"Satu langkah lagi kamu melangkah, aku benar benar akan membuat mu menyesal malam ini! Dan aku jamin besok kamu gak bisa kerja!!" Ucap jasson tegas. Yang seketika membuat Gita mengurungkan niatnya dan berbalik menatap pria yang tengah menatapnya kesal.


melihat itu Jasson terseyum menang dan berjalan mendekat.


"Sekarang apa? Mau liat isteri dan anaknya nangis disini?" Tanya Gita gak main main.


Jasson dengan cepat menarik pinggang Gita. Dan mengecup kening nya tiba tiba.


Udah biasa gita gak kaget lagi.


"Jangan marahan lagi dong! Suaminya juga mau ikut!" Ucap Jasson tersenyum dan langsung membukakan pintu kamar itu.


Gita tercengang aneh aneh aja deh! Tapi gak papah deh. Maafin Gita ya vin, bawa bawa kamu. Agar Jasson nya nurut.


______


To be continued 🌷

__ADS_1


"agak garing yah, ah lanjut aja langsung yah!"


Silahkan tinggalkan jejaknya Besteku💗


__ADS_2