
Setelah puas bermain ayunan, Bocah kecil itu duduk di baku dekat dengan sang kaka, pandangan bocah itu beralih pada sang mommy yang sedang menyirami tanaman.
Brian turun dari bangku itu dan berjalan mendekati sang mommy, Nisa yang sedang asik dengan menyirami semua bunga-bunga itu tidak menyadari akan kehadiran bocah kecil itu.
Bocah kecil itu menarik satu selang air, dan menyambungkan dengan kran, lalu bocah itu memutar kran nya, air pun mengalir, Brian memegang selan yang sempat ia sambungkan dengan kran itu. Bocah kecil itu menyirami bunga-bunga yang sudah di siram oleh sang mommy, membuat Nisa melihat ke arah air yang mengalir, dan tepat di belakang si kecil Brian asik menyirami bunga-bunga itu.
"Adek, sedang apa nanti kamu basah sayang" ucap Nisa mendekati sang putra
"Adeh, au antuin omyy(adek. mau bantuin mommy)" ucap bocah kecil itu
"Nanti adek basah sayang" ucap Nisa
"Edak omyy adeh tan au antuin omyy(enggak mommy adek kan mau bantuin mommy) ucap bocah itu lagi
"Tapi jangan sampai basah ya sayang" ucap Nisa
"Iya ommyyy" ucap gadis kecil itu
__ADS_1
Bocah kecil itu dengan lincah menyirami semua bunga-bunga cantik yang ada di halaman itu, Sese kali terdengar bocah itu bernyanyi dengan suara cadelnya.
"Myy, omyy, adeh acah myy(myy, mommy, adek basah myy)" ucah bocah kecil itu
Nisa melihat pada sang putra dan bsar saja, bajuh bocah kecil itu basah, membuat Nisa geleng kepala.
"Myy, omyy ga arah tan adeh acah ?
(myy, mommy gak marah kan adek basah)" tanya bocah kecil itu
"Gak sayang, tapi nanti adek mandi ya" ucap Nisa
Bocah kecil itu melanjutkan siram bunganya, sesekali ia mengarahkan selangnya untuk menyirami tubuh kecilnya itu, membuat bocah itu semakin bertambah basah.
"Tata, inih ain ail ama adeh(Kaka, sini main air sama adek)" panggil bocah kecil itu pada sang kaka
Gadis kecil itu melihat pada adiknya yang sedang asik bermain air, bacoh kecil itu tak lagi menyiram bunga tapi menyirami asik menyirami dirinya.
__ADS_1
Nisa yang mendengar bel pertanda ada tamu langsung mematikan kran airnya, dan melangkah masuk ke dalam untuk membukakan pintu.
Nisa melihat kaka iparnya dan juga keponakan nya yang berdiri di sana, Nisa mempersilahkan mereka masuk, tapi bocah kecil yang seumuran denga putra kecilnya langsung menyelonong masuk mendengar suara Brian yang terkikik, bocah kecil itu mencari asal suara bocah kecil yang sedang terkikik.
"Blian..." terdengar suara cedel memanggil bocah kecil itu.
Brian melihat ke arah asal suara, dan langsung menyirami tubuh kecil yang sedang berdiri tak jau darinya.
"Alvel yo ita ain ail(Marvel ayok kita main air)" ajak bocah kecil itu
"Yo atu uga au andi (ayok aku juga mau mandi)" ucap Marvel ikut bergabung dengan bocah kecil itu.
Nara dan Erik serta ke dua anaknya datang ke rumah Nicko sang adik, selain erik yang ingin membahas kerjaan bersama Nicko, terlihat Maura berlari kecil mendekati Ambar yang sedang duduk di bangku taman bersama eyang Tika, Maura tak memperdulikan adiknya yang sudah ikut bermain air dengan Brian.
"Alvel, talan amu edam ini, ita uat ail ancur(marvel, sekarang kamu pegang ini, kita buat air mancur" ucap Brian memberikan selang
Marvel memegang selang airnya lalu mengatakan ke udara dan jadilah air mancur buatan ke dua bocah kecil itu.
__ADS_1
Bersambung....