Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian&Marvel) Keluarga Bahagia


__ADS_3

Karena sudah merasa lebih baik, Sheila di per boleh kan oleh dokter pulang ke rumah hanya saja harus banyak istirahat.


Dan saat ini Nicko bersama Istri dan juga dua bocah laki-laki kini sedang berada dalam perjalanan pulang ke rumah.


"Kasian banget ya adek Sheila harus sakit" ucap Brian sedih.


"Iya kasian padahal kan adek Sheila lucu" ucap Marvel.


Sedangkan Nicko dan mom Nisa hanya mendengar obrolan kedua bocah itu.


"Pasti besok adek Sheila gak bisa datang ke rumah deh" ucap Marvel.


"Iya gak ada lagi deh yang nyambut kita pulang sekolah" ucap Brian.


"Udah jangan sedih nanti kita jenguk adek Sheila di rumahnya ya" ucap mom Nisa.


"Iya mom, iya aunty" ucap kedua bocah laki-laki itu.


Mobil yang di kendarai oleh Nicko memasuki halaman rumah besar milik mereka, terlihat mobil sang kaka sudah terparkir di halaman depan.


"Marvel kamu udah di jemput tuh sama aunty Nara" ucap Brian.


"Iya, nanti kita ketemu di sekolah lagi ya" ucap Marvel.


Nicko, Nisa, Brian juga Marvel keluar dari mobil lalu melangkah masuk kedalam rumah, terlihat Erik dan juga Nara sudah menunggu mereka di sana karena saat ini jam sudah menunjukan pukul 6 sore.


"Mommy" panggil Marvel.

__ADS_1


"Hey sayang" sapa Nara memeluk putranya.


"Gimana keadaan Sheila Nis" tanya Nara.


"Alhamdulillah cuma kelelahan saja mbak" ucap Nisa.


"Mom, kasian adek Sheila lagi sakit" ucap Marvel.


"Kita doain aja adek Sheila cepat baikan ya" ucap Nara.


"Iya mom" jawab Marvel.


Tak lama kemudian Nara dan Erik pamit pada Nicko dan Nisa, Maura dan Marvel pun juga ikut pamit pada Ambar dan juga Marvel.


☘☘☘☘


Sambil menunggu makan malam Nicko melihat kedua putri dan putra mereka sedang belajar bersama di ruang tengah, terlihat Ambar sedang mengajari sang adik untuk mengenal huruf-huruf.


"Wak kamu pintar dek, udah mulai hafal huruf" ucap Ambar.


"Iya dong aku kan besar nanti mau sekolah di luar negri sama ingin menjadi CEO seperti daddy" ucap Brian dengan semangat empat lima.


"Aminn" ucap Ambar.


Nicko tersenyum sambil mendekati kedua anaknya.


"Siapa nih yang mau jadi CEO" tanya Nicko.

__ADS_1


"Aku dong dad siapa lagi, kan putra daddy cuma Brian" ucap Brian.


Membuat Nicko tak tahan untuk tidak memeluk sang putra dan menghujani banyak ciuman di wajah sang putra.


"Ampun dad geli" ucap Brian sambil tertawa.


"Habisnya kamu sangat mengemaskan" ucap Nicko.


Nisa yang baru saja selesai menata makanan pun mendengar suara tawa sang putra yang sangat kuat, Nisa berjalan keluar dari meja makan untuk memanggil sang suami dan juga kedua anak mereka.


"Loh kok malah bercanda sih" ucap Nisa.


"Iya sayang ada yang ingin menjadi CEO" ucap Nicko.


"Siapa Mas" tanya Nisa.


"Aku dong mom siapa lagi" ucap Brian dengan bangga.


Nisa hanya tersenyum mendengar jawaban polos putranya itu, Nisa begitu senang melihat keluarga kecil mereka sangat bahagia seperti ini.


"Sudah dulu bercandanya ayo kita makan malam dulu" ajak Mom Nisa.


"Ayo sayang kita makan malam dulu" ajak Nicki pada Ambar dan Brian.


Keluarga kecil itupun pergi ke ruang makan, karena sekarang sudah waktunya makan malam.


Bersambung....

__ADS_1


***Keluarga yang harmonis ya guys...


Jangan lupa tinggalkan Like, Komen dan Vote ya buat penyemangat author🤗 Terimakasih love untuk kalian para pembaca setia ku❤❤❤***


__ADS_2