
Satu jam kemudian terdengar suara teriakan bocah kecil memasuki kediaman rumah utama keluarga Wijaya, bocah kecil itu adalah Marvel, setelah mendapat telpon dari sang kakek kalau Brian berada di rumah, bocah kecil itu langsung minta di antar kan sekarang juga dan disinilah dia sekarang bertemu dengan sepupunya.
"Akek, eyannn..." panggil bocah kecil itu, dan kaki mungil nya terus berjalan mencari penghuni rumah besar itu sambil satu tangan nya menarik koper mini, yang berisikan pakaian-pakaian nya.
"Alvel..." panggil Brian
"Blian.." sapa Marvel
"Cucu kakek sama eyang sudah datang, sini sayang" panggil eyang Tania
Marvel mendekat pada eyang dan kakeknya, Tania dan Erlangga mencium ke dua cucu nya yang mengemaskan itu, Nicko hanya melihat interaksi ke empat orang yang ada di depannya.
"Sayang kau sama siapa ke sini" tanya Nicko pada Marvel
"Atu di atar aman opir ulel(aku di antar paman sopir uncle)" ucap Marvel
Nicko hanya mengangguk, dan mencium pipi gembul keponakannya itu dengan sayang.
"Sayang itu apa di dalam tas" tunjuk eyang Tania pada tas yang tergeletak di lantai
"Aju atu eyan, atu tan au inap cini ama Blian(baju aku eyang, aku kan mau nginap sini sama Brian)" ucap Marvel mengacungkan jempol kecilnya pada Brian
"Jadi kalian mau nginap di sini sayang" tanya eyang Tania antusias
"Ia don eyan(ia dong eyang)" ucap Brian
__ADS_1
"Boy kau tidak ikut daddy pulang" tanya Nicko
"No edyy, adeh au inap di umah akek ama eyan(No daddy, adek mau nginap di rumah kakek sama eyang)" ucap Brian dengan gaya cool nya
"Ya sudah kalau begitu daddy pulang ya, kalian jangan nakal ya" ucap Nicko pada dua bocah itu
"Ia dyy" jawab Brian
"Dad, mom, aku pamit pulang dulu ya" ucap Nicko menyalami punggung tangan ke dua orang tuanya.
"Iya sayang kamu hati-hati ya" ucap eyang Tania
Setelah Nicko pulang, kini tinggal lah, eyang Tania dan kakek Erlangga dan ke dua si pembuat onar.
Si kecil Marvel melihat sepupunya yang tidak membawa apa-apa.
"Ati atu injam aju amu, amu tan elna injam aju atu(nanti aku pinjam baju kamu, kamu kan pernah pinjam baju aku)" ucap Brian
"Eyan, akek, ita idul di amar ama eyan ama akek ya(eyang, kakek, kita tidur di kamar sama eyang sama kakek ya)" ucap Brian
"Iya sayang kalian tidur di kamar kakek dan eyang" ucap eyang Tania, membuat ke dua bocah itu bersorak girang
"Alvel ita ain tana yo(Marvel kita main sana yo)" ajak Brian
"Yo" jawab Marvel antusias
__ADS_1
Di sini tidak ada yang akan memarahi mereka jika berbuat nakal, apa lagi menghukum mereka, beda seperti di rumah mereka selalu kena omel sama mommy mereka.
✴✴✴✴
Nicko memikirkan mobilnya di garasi, kemudian ia turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah, Nisa menyambut kedatangan suaminya, tapi tidak melihat putranya hanya ada Nicko sendiri.
"Mas, adek mana" tanya Nisa
"Adek nginap di rumah daddy sama mommy sayang, dia gak mau mas ajak pulang" ucap Nicko
"Tapi adek kan gak bawa baju ganti mas" ucap Nisa
"Kan ada baju adek di rumah utama sayang setiap kamu bawa setiap nginap di sana" ucap Nicko mencubit hidung sang istri
"Iya aku lupa mas" jawab Nisa
"Apa adek gak minta pulang mas, kan dia gak ada teman di sana" ucap Nisa
"Gak sayang ada Marvel di sana juga" ucap Nicko
"Ya ampun adek-adek" ucap Nisa menggeleng kepala
"Udah gak usah di pikirin, kita ke kamar yuk" ucap Nicko langsung mengendong sang istri, membuat Nisa memekik kaget karena ulah sang suami.
"Mas ini masi siang" ucap Nisa
__ADS_1
"Lebih bagus sayang, mumpung adek gak ada, kan cuma dia yang suka gangguin mas kalau ngurung kamu di kamar sekarang dia lagi di rumah daddy sama mommy" ucap Nicko mengecup kilas bibir sang istri, membuat Nisa merona di buat nya.
Bersambung.....