
Seorang wanita yang hamil dengan perutnya yang sudah mulai membuncit, kini sedang berdiri di atas balkon. Hembusan angin malam, membuat helaian rambut nya berterbangan.
Seorang pria yang baru saja membersihkan dirinya, tak mendapatkan sang istri di dalam kamar, pangan pria itu melihat ke arah pintu balkon yang terbuka. Dengan masi mengunakan handuk yang melilit di pinggangnya pria itu melangkah keluar.
"Kau sedang apa di sini, angin nya cukup kencang" ucap si pria yang tak lain adalah Alex
"Aku sedang mencari angin saja kok" ucap Carolin.
"Ayo masuk nanti kamu masuk angin" ajak Alex membawa sang istri masuk ke dalam.
"Aku siapkan baju untuk kamu ya" ucap Carolin sedangkan Alex menunggu sang istri yang sedang menyiapkan pakaian ganti untuknya.
Selesai Menganti pakaiannya, Alex mengajak sang istri duduk di sofa yang ada di kamar mereka, Alex mengelus perut sang istri yang sedikit membuncit itu.
"Adek gak nakal kan" tanya Alex.
"Gak kok sayang" jawab Caroline
__ADS_1
Alex membawa Carolin ke dalam pelukannya, sambil mengelus perut itu tiba-tiba pintu kamar terbuka. Seorang wanita cantik tapi sudah terlihat berumur berdiri di ambang pintu.
"Ini yang kau bilang sibuk Alexander" ucap wanita itu
Alex melihat ke arah pintu, di sana sorang wanita yang sangat ia kenali sedang menatapnya dengan tajam dan penuh amarah.
Alex dengan santai nya melangkah mendekati wanita itu, yang tak lain adalah Elisabet istri pertama Alex. Bukanya menjawab pertanyaan Elisabet, Alex malahan menarik tangan istri pertamanya keluar dari kamar itu.
Elisa menghempaskan tangan suaminya dengan kasar, lalu menatap tajam suaminya.
Alex menatap Elisabet dengan tatapan yang sulit di artikan, lalu melangkah, merai tangan wanita itu.
"Dia Carolin, istri ke dua ku, dan.." Alex menggantungkan ucapannya
"Dan dia hamil anakku" ucap Alex akhirnya
Kedua mata indah Elisabet, tak dapat menahan air mata yang akan keluar, hatinya sakit setelah mendengar kata-kata suaminya itu.
__ADS_1
"Kau jahat, kau jahat Alexander" teriak Elisabet
Alex melangkah mendekati istri nya itu, membawa tubuh wanita itu kedalam dekapannya, Alex menenangkan Elisabet, setelah tenang Alex melepaskan pelukan mereka dan menatap wajah yang berantakan karena habis menangis itu.
"Maafkan aku, aku harap kamu bisa menerima ini" ucap Alex
"Kamu tau aku sedang membutuhkan keturunan untuk bisa meneruskan perusahaan ku nanti" ucap Alex lagi.
"Tapi apa kamu gak mikirin perasaan aku Lex, aku ini masih istri pertama kamu" ucap Elizabet
"Aku tau itu, karena itu aku minta maaf sama kamu, aku janji sama kamu setelah anak itu lahir kami akan bercerai" ucap Alex begitu saja, membuat hati Elizabet kembali senang.
Elisabet yang mendapatkan laporan dari orang suruhannya, kalau sang suami sudah menikah dan sebentar lagi akan punya anak, Malam itu juga Elisabet terbang dari Amerika menuju indonesia, untuk bertemu Alex, Elisabet yang sudah mendapat alamat rumah Alex dan Carolin langsung datang ke tempat itu, soal tangisan tadi melihat Alex dan Carolin itu hanyalah tipuan, Elisa tidak benar-benar sakit hati, itu hanyalah ekting nya di depan keduanya, agar Alex simpati padanya karena sedang merasakan sakit hati saat ini melihat keduanya.
Bersambung....
Like, Comen, sama Vote nya yah guys😊😊🙏🙏
__ADS_1