Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Sisi Dan Leo 2


__ADS_3

Sisi duduk di salah satu sofa yang ada di ruang tamu apartemen Leo, dan Leo duduk di sofa di depan Sisi.


Leo memandang wanita di depan nya dengan intens tatapan Leo membuat Sisi tak sanggup menatap ke dua bola mata pria itu, cukup lama ke dua nya saling diam.


"Kau mempunyai masalah apa" ucap Leo setelah diam beberapa menit


"Tidak ada" ucap Sisi ketus


Leo menghela nafas nya dengan kasar ia tau Sisi sedang menutupi masalah nya. Leo berdiri dan melangkah masuk ke dalam kamar nya untuk membersihkan dirinya meninggalkan Sisi sendiri.


Sisi melihat Leo masuk ke dalam yang ia pastikan itu adalah kamar Leo, cukup lama Sisi duduk memikirkan nasib nya sampai ia merasakan cacing-cacing yang ada di perut nya berdemo minta di isi.


Sisi baru ingat kalau tadi siang ia lupa makan karena memikirkan permintaan ayah tiri nya.


Sisi melihat seisi ruangan apartemen Leo, sampai mata nya tertuju pada sebuah dapur, ia meletakan tas nya di atas sofa lalu melangkah ke arah dapur, Sisi membuka kulkas dan melihat ada banyak makanan mentah yang ada di dalam.


Sisi mengeluarkan semua nya dan ia pun mulai memasak tampa meminta ijin pada sang pemilik apartemen, Sisi memasak ayam saus padang dan sayur buncis tumis saus tiram.


Sementara itu di dalam kamar Leo baru saja selesai membersihkan dirinya handuk masi melilit di pinggang nya dengan handuk kecil yang ia kenakan untuk mengeringkan kepalanya.


Leo memakai pakaian santai dan keluar dari kamar hendak meminta Sisi untuk membersihkan diri nya.


Tiba di ruang temu Leo tak mendapatkan Sisi dan hanya tas wanita itu saja, samar-samar Leo mencium bau masakan yang menggugah selera.


Leo melangkah ke arah dapur dan di sana ia melihat wanita yang di cintai nya sedang berperang dengan alat masak dengan alat-alat masak, Leo tersenyum dan melangkah mendekati Sisi dari belakang.


Sisi yang sedang asik dengan peralatan masak nya di kejutkan dengan ke dua tangan kekar yang melingkar di perut rata nya dan ia tau itu tangan milik siapa.


Leo meletakan dagunya di ceruk leher Sisi tampa melepaskan pelukannya dari belakang.


"Biarkan seperti ini sebentar" ucap Leo dengan pelan


Hal itu membuat Sisi gugup bukan main, jantung Sisi berdetak tak karuan karena Leo memeluknya dari belakang.


"Maaf aku tidak minta ijin padamu untuk masuk ke dapur" ucap Sisi


"Gak apa-apa aku suka di masakin sama kamu" jawab Leo masi dengan posisi memeluk Sisi dari belakang


"Bisa lepas dulu gak peluk nya, aku mau nyiapin makan" ucap Sisi


Dengan tidak rela Leo melepaskan kedua tangannya dari perut rata Sisi.

__ADS_1


Sisi menata semua makanan nya di atas meja dan hal itu tak luput dari pandangan Leo yang duduk di salah satu kursi di meja makan.


"Sudah siap" ucap Sisi


"Ayo kita Makan" ucap Leo


Sisi duduk di kursi bersebelahan dengan Leo dan mereka berdua mulai makan malam bersama.


"Masakan kamu enak" ucap Leo


"Makasih" jawab Sisi


Leo tak menjawab ia malahan menambah terus ayam sama sayur ke dalam piring nya dan Sisi yang melihat itu tersenyum senang.


Selesai makan malam Sisi membereskan sisa-sisa makanan mereka dan mencuci piring, Leo sudah menunggu di ruang TV dengan menonton.


Selesai membedakan dapur Sisi melangkah mendekati Leo, ia berniat ingin pamit pulang karena ia yakin ayah tiri nya sudah pulang.


"Aku pamit pulang dulu" ucap Sisi


Leo mengalihkan pandangannya dari layar TV kepada wanita yang berdiri di hadapannya.


"Gak bisa aku harus pulang" ucap Sisi keras kepala


Leo menghela nafas nya pelan wanita di depannya ini memang keras kepala.


"Aku antar" ucap Leo berdiri dari duduk nya dan mengambil kunci mobilnya


"Gak usah aku bisa pulang sendiri" ucap Sisi yang membuat Leo menatapnya tajam karena sudah tak dapat menahan emosi nya


"Kamu tau ini sudah larut malam gak baik seorang wanita pulang sendiri" ucap Leo dengan emosi


"Itu bukan urusan kamu, lagian kita gak ada hubungan apa-apa juga kan" ucap Sisi dengan suara serak yang membuat Leo makin geram di buatnya


Sedangkan Sisi jangan di tanya saat ini ia sudah menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah penuh dengan air mata.


Tak tahan melihat wanita itu Leo memili melangkah masuk ke dalam kamarnya tapi belum sempat Leo memegang handel pintu tiba-tiba ke dua tangan mungil memeluknya erat dari belakang.


Leo diam tak bergerak sama sekali, ia membiarkan wanita yang di cintai nya itu menangis, tak lama Leo membalikkan badannya dan melihat wajah berantakan Sisi, Leo mengusap air mata yang mengalir dari ke dua pipi Sisi.


Leo memeluk Sisi dengan erat dan satu tangannya mengusap kepala Sisi.

__ADS_1


Leo melonggarkan sedikit pelukan mereka lalu melihat wajah Sisi, Leo merapikan anak rambut Sisi yang menutupi wajahnya.


Leo memegang ke dua bahu Sisi lalu berkata.


"Aku cinta sama kamu Si" ucap Leo yang berhasil membuat Sisi mengangkat kepalannya melihat Leo


"Aku sayang sama kamu" ucap Leo lagi


Bukannya menjawab Sisi mala kembali menangis histeris dan memeluk Leo lagi hal itu membuat Leo tersenyum geli melihat tingkah wanita yang di cintai nya Leo melepas pelukan mereka dan melihat Sisi.


"Kok mala nangis sih" ucap Leo tersenyum


Bukannya menjawab Sisi malah menunduk malu menyembunyikan wajah nya.


"Jadi gimana" ucap Leo


"Gimana apa" jawab Sisi serak habis nangis


"Soal perasaan aku sama kamu" ucap Leo


"Aku juga cinta sama kamu" jawab Sisi pelan


"Apa aku gak dengar lebih keras dikit dong" ucap Leo menjahili Sisi


"Aku juga cinta sama kamu" ucap Sisi keras yang membuat Leo tersenyum dan memeluk Sisi lagi.


Cukup lama mereka berpelukan Leo mengajak Sisi duduk di sofa ruang TV, Leo terus memandang wajah Sisi tampa henti.


"Kenapa sih liatin aku terus" ucap Sisi cemberut


"Habis nya kamu cantik dan lucu kalau lagi nangis" ucap Leo mengusap pipi Sisi dengan lembut yang semakin membuat Sisi tersipu malu.


"Habisnya kamu bikin aku nangis sih" ucap Sisi cemberut.


"Iya-iya maaf sayang ku" ucap Leo mencium kening sang kekasih.


Keduanya larut dalam obrolan dan Sisi memutuskan menginap di apartemen Leo, karena memiliki dua kamar yang bisa di tempati oleh Sisi.


Bersambung....


Like komen sama vote nya guys, biar aku makin semangat Up nya Terima kasih 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2