
30 Menit menunggu dan akhirnya...
Ooeekk... Ooeekk...
Suara tangisan seorang bayi mengenang di ruangan itu.
Nicko tak henti-hentinya mencium wajah sang istri yang di penuhi peluh di seluruh wajah nya.
"Pak Nicko selamat anak bapak berjenis kelamin laki-laki" ucap dokter Nuri
Nicko dan Nisa melihat bayi mungil yang di serahkan dokter Nuri pada seorang perawat untuk di bersihkan.
"Terima kasih sayang" ucap Nicko mengecup kening sang istri
Nisa hanya bisa membalas dengan senyum manis nya karena masih merasakan sakit habis melahirkan.
Tak berselang lama seorang perawat datang dengan membawa bayi mungil yang tampan persis seperti wajah Nicko, Nicko di minta untuk mengadzani bayi mungil itu.
Selesai mengadzani bayi kecil itu Nicko langsung mengendong sang buah hati dengan hati-hati jujur saja ini baru pertama kali nya dalam hidup Nicko, karena pas melahirkan putri pertama nya ia tak ada di samping Nisa saat itu.
"Sayang dia ganteng banget seperti mas" ucap Nicko yang melihat wajah sang buah hati seperti diri nya.
"Iya mas" jawab Nisa tersenyum bahagia
Saat itu juga Nisa langsung di pindah kan ke ruang VVIP.
Saat ini di ruangan itu sudah di penuhi orang-orang terdekat mereka, mom Tania dengan girang mengendong sang cucu.
"Nick, siapa nama nya" ucap dad Erlangga
"Brian Syaputra Wijaya dad" ucap Nicko
"Nama yang bagus itu sayang" timpal mom Tania
"Kamu suka gak sayang" Nicko bertanya pada sang istri yang masi berbaring
"Iya mas Nisa suka, nama nya bagus" ucap Nisa
"Eyang aku mau liat adek bayi" suara si kecil Ambar membuat semua mata tertuju pada nya
__ADS_1
"Sini sayang dekat eyang adek bayi nya lagi bobo ni" ucap Mom Tania
Gadis kecil itu mendekat pada sang eyang dan melihat bayi mungil yang tertidur pules.
"Eyang kok adek bayi gak sama muka nya sama Ambar" ucup gadis kecil itu
Mom Tania menatap sang putra untuk meminta menjelaskan apa yang di tanyakan sang cucu barusan.
"Adek bayi kan laki-laki sayang jadi mirip daddy" ucap Nicko menjelaskan
"Jadi kalau adek bayi nya perempuan seperti mommy dong" ucap Ambar dengan polos
"Iya saya seperti mommy dan Ambar cantik" ucap Nicko
"Besok bikin adek bayi lagi ya dad, di perut mommy tapi yang perempuan kan yang laki-laki kan udah ada ini" ucap Ambar sambil menunjuk bayi mungil yang ada di gendongan sang eyang
Dan sontak perkataan itu membuat penghuni Rungan itu menahan tawa atas perkataan absurd Ambar.
Nisa dan Nicko sontak saling pandang tak tau harus menjawab apa.
"Sayang gak besok juga, mommy kamu kan baru melahirkan" ucap Nicko memberi pengertian
"Ooh,, gitu ya eyang" ucap Ambar
"Iya sayang nya eyang" ucap mom Tania memeluk sang cucu karena bebi Brian sudah di pindahkan tidur di box bayi.
Ada-ada saja si Ambar masa baru ngelahirin besok nya langsung minta di buatin adek bayi lagiπ
******
Vero yang mendengar kabar istri dari sepupu nya sudah melahirkan dan di rumah sakit tempat nya bekerja berniat untuk menjenguk nya.
Di sinilah Vero saat ini sedang melangkah menuju ruang VVIP di mana Nisa berada.
Ke dua mata Vero melihat sana sini memastikan tidak bertemu anak cerewet itu di rasa sekelilingnya aman Vero melanjutkan langkah nya sampai di depan pintu ruangan Nisa.
Ccleekkk...
Nisa dan Nicko melihat ke arah pintu yang terbuka, dengan cepat Nicko mendorong Vero kembali keluar.
__ADS_1
"Loh kenapa sih" ucap Vero kesal karena di dorong keluar oleh sepupunya
"Loh datang gak tepat waktu, anak gue lagi asi sama mommy nya" ucap Nicko tampa rasa bersalah
Vero mendengus kesal melihat wajah sepupunya tampa rasa bersalah.
Nicko membuka sedikit pintu nya dan melihat Nisa suda selesai memberi asi pada sang buah hati.
"Ayo masuk" ajak Nicko melangkah lebih dulu
Vero masuk mengikuti Nicko dari belakang, mata Vero langsung tertuju pada box bayi yang ada di dekat ranjang Nisa.
Vero melangkah mendekati box itu d dan melihat bayi mungil yang tertidur pules jangan lupa wajah nya yang tampan dan mengemaskan.
Vero me noel-noel pipi gembul bayi mungil itu di rasa tak ada pergerakan Vero semakin nakal me noel-noel bayi yang sedang tertidur pules itu.
"Loh ngapain sih, gangguin anak gue yang lagi tidur" ucap Nicko memperingati Vero
"Abis nya lucu sih" ucap Vero tetap me Noel pipi gembul bebi Brian
"Makannya cepat Nikah biar bisa punya bayi juga" ucap Nicko
"Anak luh buat gue aja ya" ucap Vero menjahili Nicko
"Enak aja luh, lo kira anak gue barang loh main minta aja" ucap Nicko me jitak kepala Vero
"Cuma bercanda kali" ucap Vero
Vero melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya suda menunjukan pukul 2 siang, ia lalu pamit pada Nisa dan Nicko untuk melanjutkan memeriksa pasien.
"Muda-mudahan gue gak ketemu sama gadis cerewet itu" ucap Vero dalam hati lalu keluar dari ruangan Nisa
"Kak Vero.." panggil Gita
Vero menghentikan langkahnya mendengar ada yang memanggil nya.
Bersambung....
Like, komen dan Vote nya yah guys biar aku makin semangat Up nyaπππ
__ADS_1
Terimakasih....