Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Part (Brian & Marvel) Kecil


__ADS_3

Kedua bocah kecil itu menggeliat dari tidur mereka, kicauan burung dan sinar sang surya memasuki sela kain garden kamar keduanya.


"Uda ian Alvel anun yo, ita andi lus itut edy te antol (udah siang Marvel bangun yuk, kita mandi terus ikut daddy ke kantor)" ucap si kecil Brian menyibak selimut itu.


"Lus Laffa dimana(terus Raffa gimana)" tanya Marvel.


"Ita adat uga, tan ita uda adi estren(kita ajak juga, kan kita udah jadi best friend)" ucap Brian membuat Marvel mengernyit kening nya heran mendengar perkataan sang sohib.


"Estren tu apa Blian(Best Friends tuh apa Brian)" tanya Marvel.


"Estrem tu eman(best friend tuh teman)" ucap Brian.


"Dah yo ita andi anti edy bulu elgi te atol agi(udah ayok kita mandi nanti daddy keburu pergi ke kantor lagi)" ucap Brian, kedua bocah kecil itu pun turun dari atas ranjang berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


Sedangkan Raffa di antar oleh pekerja rumah pergi ke rumah Brian, saat ini bocah kecil itu sudah rapi dengan style santai nya.


"Atalamualaitum ante Nis(assalamualaikum tante Nis)" ucap Raffa.


"Wa'alaikumsalam sayang mari masuk Brian sama Marvel lagi mandi" ucap Nisa.


"Masi ya bi, bibi oleh ulan(makasih ya bi, bibi boleh pulang)" ucap Raffa, sedangkan Raffa masuk bersama Nisa.


Clekk...

__ADS_1


Raffa melihat Brian dan Marvel baru saja keluar dari kamar mandi, sedangkan kedua bocah itu belum menyadari kehadiran Raffa.


"Alian alu elesai andi ya(kalian baru selesai mandi ya)" tanya Raffa.


"Laffa, amu da ali adi ya di itu(Raffa, kamu udah dari tadi ya di situ)" tanya Marvel.


"Atu uga alu ampe(aku juga baru sampe)" ucap Raffa.


Brian dan Marvel mulai memakai pakaian santai mereka yang sudah di siapkan oleh mom Nisa.


☘☘☘☘


Sedangkan di kediaman Leo saat ini sisi sedang menyiapkan beberapa baju untuk sang putri, karena mereka akan berkunjung ke rumah sang sahabat lagi ya itu Nisa.


"Sayang sudah siap" tanya Leo.


Leo membawa tas yang berisi keperluan sang putri, lalu ketiganya masuk ke dalam mobil beby Sheila terlihat duduk dengan nyaman di pangkuan sang mama, sedangkan sang papa sedang fokus menyetir.


25 menit kemudian mobil yang di kendarai oleh Leo memasuki pintu gerbang yang menjulang tinggi itu, Leo membukakan pintu untuk kedua wanita yang ia cintai.


"Assalamualaikum" ucap Sisi.


"Waalaikumsalam)" jawab Nisa dan Nicko yang sedang menunggu ketiga bocah keluar dari dapur, karena mereka baru saja selesai sarapan.

__ADS_1


Pada saat di meja makan tadi Brian sudah mengatakan ingin ikut daddy ke kantor bersama kedua sohibnya.


"Ade ela(adek Sheila)" ucap Brian yang baru saja keluar dari dapur bersama kedua sohibnya.


"Ita ga adi te antol ya(kita gak jadi ke kantor ya)" tanya Marvel karena ia tau kalau sudah ada adek Sheila pasti tak akan terjadi.


"Ga ita etat te tantol(gak kita tetap ke kantor)" jawab Brian.


"Sayang mas ke kantor dulu ya" ucap Nicko berpamitan pada sang istri.


"Iya mas, liat anak-anak ya mas" ucap Nisa.


"Pasti sayang" ucap Nicko mencium kening sang istri.


Si kecil Brian pun tak mau kalah dari sang daddy, ia berjalan mendekati beby Sheila yang berada di pangkuan sang mama.


"Tayan atu elantat te antol ulu ya(sayang aku berangkat ke kantor dulu ya)" ucap Brian kemudian mencium kening beby Sheila, membuat bayi kecil itu tersenyum memperlihatkan giginya yang belum cukup.


Sedangkan semua yang ada di situ tercengang kaget melihat tingkah bocah kecil itu, setelah itu Brian mengajak kedua sohibnya dan sang daddy juga calon mertuanya untuk berangkat ke kantor.


Bersambung...


Jangan lupa tinggalkan Like, komen sama Vote ya guys...

__ADS_1


Jangan lupa juga mampir ke cerita si kembar titisan dari Brian dan Marvel, judulnya di bawa👇.


KEMBAR KEMBAR NAKAL


__ADS_2