
Bocah kecil itu merentangkan ke dua tangan mungil nya ke arah sang daddy, meminta untuk di bangunkan. Brian berdiri mensejajarkan tingginya dengan daddy nya yang duduk di atas tempat tidur, bocah kecil itu mengucek ke dua matanya karena masi mengantuk.
"Ayo kita pulang boy" ajak Nicko
"Dyy, adeh ga au alan dyy, adeh au i endon(daddy, adek gak mau jalan dyy, adek mau di gendong)" ucap Brian dengan mata menahan ngantuk
"Ayo sini daddy gendong" kata Nicko
Brian memeluk daddy nya dan memeluk erat leher sang daddy, keduanya keluar dari kamar itu. Dengan Brian yang berada di gendongan daddy nya. Bocah kecil itu menaruh dagunya di pundak sang daddy.
Leo yang sudah menunggu bosnya di ruangan itu langsung menghampirinya.
"Leo, tolong kau bawakan tas kerja ku dan juga tas kecil milik Brian" ucap Nicko
"Siap bos" jawab Leo
"Edyy, ep na adeh tu(daddy, tap nya adek tuh)" ucap Brian dengan menunjuk tap yang berada di sofa
Nicko dan Leo melihat ke arah sofa dan benar saja tap milik bocah kecil itu masi di sana. Leo mengambil tap itu dan memasukannya ke dalam tas kecil milik bocah kecil itu.
Nicko dan Leo keluar dari ruang kerja Nicko dengan Brian yang berada di gendongan sang daddy, ke tiganya masuk ke dalam lift yang akan mengantarkan mereka ke lantai dasar.
Tingg....
Pintu lift terbuka bersamaan dengan lift para karyawan, terlihat beberapa karyawan wanita yang berasal dari lantai 3 melihat ke arah bos mereka.
__ADS_1
Nicko dan Leo melangkah melewati para karyawan itu, dengan Brian yang berada di gendongan sang daddy. Brian yang melihat karyawan-karyawan itu sontak mengangkat dagunya dan melambaikan tangan mungilnya ke arah para karyawan itu.
"Ante, os Blian ulan duyu ya, ada ada ante (tante bos Brian pulang dulu ya, dada tante)" ucap Brian dengan melambaikan tangannya membuat para karyawan itu gemas jadinya oleh tingkah bocah kecil itu.
"Anaknya si bos pengen gue bawa pulang aja" ucap salah satu karyawan
"Iya lucu banget tuh bocah" ucap karyawan hang lainnya.
Sedangkan Nicko dan Leo lagi-lagi di buat melengos oleh tingkah Brian.
"Boy.." panggil Nicko
"Ia dyy" jawab Brian
"Ote dyy" jawab Brian
Nicko lalu mendudukkan Brian di kursi sebelah kemudi, lalu ia mengemudikan mobilnya meninggalkan halaman kantor. Sementara Leo mengendarai mobilnya sendiri karena ia hanya membawakan tas kerja bosnya sampai mobil Nicko saja.
"Dyy, anti ain te uma om Yeo ya dyy( daddy nanti main ke rumah om Leo ya daddy)" ucap Brian
"Boy kamu mau ketemu siapa di sana" tanya Nicko menggoda sang putra
"Adeh au etemu adeh ela dyy, adeh ela tan antik (adek mau ketemu adek sheila daddy, adek sheila kan cantik)" ucap Brian dengan girang
Nicko hanya menggeleng melihat tingkah putranya itu, udah Nicko duga ni besar nanti Brian bakalan suka sama Sheila putrinya Leo.
__ADS_1
"Tapi lebih cantikan mommy boy" ucap Nicko
"Tama dyy, omyy tama tata antit, tama adeh ela uga antit(sama daddy, mommy sama kaka cantik, sama adek Sheila juga cantik)" ucap Brian tak mau kala
"Iya-iya boy kau menang" ucap Nicko mengalah
Tak lama kemudian mobil yang di kendarai oleh Nicko memasuki pintu gerbang yang menjulang tinggi. Nicko memikirkan mobilnya lalu mengajak sang putra turun.
"Myy,," panggil Brian berlari kecil memeluk sang mommy
"Anak mommy udah pulang kerja ya" tanya Nisa
"Ga myy, adeh ga telja(gak myy, adek gak kerja)" ucap Brian
"Terus adek ngapain dong ikut daddy kalau gak kerja" tanya Nisa pada sang putra
"Hihihihi... Adeh tabul myy ali edyy iat tewe-tewe(hihihi.. Adek kabur myy dari daddy liat cewek-cewek)" ucap Brian
Nisa sontak menjadi kaget mendengar perkataan sang putra, ke dua mata Nisa langsung mengarah ke sang suami untuk meminta penjelasan.
Bersambung....
Guys, Like, Komen sama Vote ya jangan Lupa. Terimakasih😊🙏🙏
Cerita Ambar udah aku up ya.
__ADS_1