Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Kita Kan Cowok


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 5 sore, Ambar dan Brian masi berada di rumah Marvel karena Maura meminta mereka untuk menginap saja.


Nara pun langsung menghubungi adiknya Nicko mengatakan bahwa Ambar dan Brian akan menginap di sini, dan Nicko dengan senang hati mengiyakan apa yang di katakan sang kaka.


"Dek kita nginap di sini ya nanti pulang besok" ucap Ambar


"Elus alo edyy emput imana (terus kalau daddy jemput gimana)" ucap Brian


"Gak daddy gak akan jemput, aunty Nara udah nelpon daddy sama mommy kalau kita mau nginap di sini" ucap Ambar


"Ia Blian amu idul ama atu ya(iya Brian kamu tidur sama aku ya)" ucap Marvel


Ke dua bocah kecil itu pun pergi menonton di ruang TV, Brian dan Marvel juga sudah wangi habis mandi dengan bedak yang memenuhi wajah mereka dan itu terlihat sangat lucu bagi yang melihat nya pasti ingin mencium, ke dua bocah itu naik ke atas sofa.


"Atu, ua, iga(satu, dua, tiga)" ucap Brian naik ke atas sofa


Maura dan Ambar berjalan ke arah dua bocah itu tentunya sudah bersih juga habis mandi, Maura mengambil remote TV dan mencari filem barbie.


"Tata to ilem elbi cih, ita tan towo(kaka kok filem barbie sih, kita kan cowok)" ucap Marvel


"Heemm, ilem tayo don(hheemm, filem tayo dong)" ucap Brian


"Kaka mau nonton filem ini dulu dek" ucap Maura


Terlihat ke dua bocah kecil itu kesal melihat ke arah ke dua kaka nya, apa lagi mendengar ke dua gadis kecil itu tertawa memuji-muji kecantikan para barbie.


"Cantik banget ya Ambar, aku pengen deh seperti Barbie Elsa" ucap Maura


"Ih atitan uga adeh ela(ish cantikan juga adek Sheila)" ucap Brian


Tiba-tiba Brian merindukan adek kesayangannya itu sudah lama gak pernah melihat wajahnya.


"Blian amu enapa edih (Brian kamu kenapa sedih)" tanya Marvel

__ADS_1


"Atu anen ama adeh ela Alvel(aku kangen sama adek Sheila Marvel)" ucap Brian dengan wajah sedihnya


Tiba-tiba bocah kecil itu turun dari atas sofa mencari keberadaan aunty nya, karena tak mendapatkan Nara di semua ruangan Brian pun melangkah menuju pintu aunty nya.


Tokk.. Tokk...


"Oty uka intu ya(aunty buka pintu nya)" teriak Brian dari balik pintu membuat ke dua pasangan suami istri di dalam sana melepaskan pelukan mesra mereka.


Clekk...


"Ada apa sayang" tanya Nara melihat keponakannya berdiri di depan pintu


"Oty, olon elpon edyy, atu au omon(aunty tolong telpon daddy, aku mau ngomong)" ucap Brian


"Sebentar aunty ambil HP dulu" ucap Nara


Nara lalu mencari kontak adik ya dan membuat panggilan VC dan tak lama kemudian muncullah wajah tampan adiknya dengan tak mengunakan kaus.


"Ini putra kecilmu mau ngomong" ucap Nara


Mendengar kata putra Nicko meletakan ponselnya di atas ranjang dan dengan cepat memakaikan kaosnya, tapi sayang bocah kecil di seberang sana melihat apa yang di lakukan sang daddy karena Nara langsung memberikan ponselnya pada bocah kecil itu.


"Edy enapa ulu-ulu ake os(daddy kenapa buru-buru pake kos)" tanya Brian dengan tatapan curiga


"Daddy baru selesai mandi boy" ucap Nicko beralasan


"Edy, asti oong ia tan(daddy pasti bohong iya kan)" ucap Brian


"Gak lah boy, buat apa daddy bohong)" ucap Nicko


"Omyy, ana dyy(mommy mana dyy)" tanya Brian


"Mommy ada sayang, kau mau ngomong sama mommy" tanya Nicko dan mengarahkan ponselnya ke arah sang istri yang sedang berbaring

__ADS_1


"Ada apa sayang" tanya Nisa


"Omyy to asi ole uda idul(mommy kok masi sore udah tidur)" tanya Brian


Nisa menjadi gelagapan karena ini semua adalah ulah sang suami yang seharian mengurung nya di dalam kamar.


"Edy, asti ulun-ulun omyy tan di amal(daddy, pasti kurung-kurung mommy kan di kamar)" ucapan sang putra tepat sasaran membuat Nicko yang mendengar itu menjadi gelagapan


Nicko dengan cepat mencari alasan agar sang putra tidak mencurigainya dan sang istri.


"Boy besok daddy jemput ya, kita ke rumah adek Sheila" ucap Nicko


Mendengar nama Sheila membuat bocah kecil di seberang sana tersenyum bahagia, ia juga sudah sangat kangen dengan gadis cantik itu.


"Enelan dyy(beneran dyy)" tanya Brian, seolah kecurigaannya pada sang daddy hilang begitu saja setelah mendengar nama adik kesayangannya


"Benar sayang, besok kau harus siap-siap daddy jemput ya" ucap Nicko


"Ote edyy(oke daddy)" ucap si kecil Brian


"Ya sudah telponnya tutup dulu ya, tu Marvel udah manggil kamu Boy" ucap Nicko mendengar suara keponakannya yang me manggil-manggil Brian


"Api edyy, enalan ga ulun-ulun omyy di amal tan(tapi daddy beneran gak kurung-kurung mommy di kamar kan)" tanya Brian lagi


"Gak kok boy" ucap Nicko


"was aja alo edy oong (awas aja kalau bohong)" ucap Brian


Dan panggilan vidio call pun berakhir karena Brian sudah mengembalikan ponsel milik aunty nya, lalu bocah kecil itu pergi bersama Marvel ke ruang bermain.


Bersambung...


Like, Komen sama Vote ya....

__ADS_1


__ADS_2