Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian&Marvel) Berdoa


__ADS_3

Mobil pun tiba di lobby rumah sakit, Leo mengendong kembali putri kecilnya yang sedang tertidur pules itu.


"Suster tolong anak saya" ucap Leo.


"Mari bawa sini pak, dan mohon menunggu di luar kami akan menghubungi dokter" ucap seorang suster.


Semuanya menunggu di luar, Leo terlihat mengusap wajah nya dengan kasar ia benar-benar kuatir dengan keadaan sang putri.


Terlihat seorang dokter pria sedang berjalan ke arah IGD di mana Sheila di berada, sebelum masuk dokter itu memberitahu untuk tenang kepada Leo.


"Mom, adek Sheila gak papa kan" ucap Brian sedih.


"Kita doain adek Sheila baik-baik aja ya" ucap mom Nisa.


"Marvel ayo kita berdoa buat adek Sheila" ajak Brian.


"Ayo" jawab Marvel.


Brian dan Marvel mengangkat ke dua tangannya untuk memanjatkan doa buat adek Sheila.


"Ya Allah, sembuhkan lah adek Sheila, hilangkan lah rasa sakit yang adek Sheila rasakan, kembalilah senyum manis adek Sheila Ya Allah Aminn" ucap Brian di akhir doa nya dan mengusap kedua telapak tangan ke wajah mereka, mudah-mudahan saja doa yang di panjatkan akan di terima oleh sang maha kuasa.

__ADS_1


Kegiatan dua bocah laki-laki itu tak luput dari pandangan Leo, Sisi dan Nisa, Nisa begitu bangga dengan sang putra yang sudah memiliki hati mulia.


Begitupun dengan Leo dan Sisi, mereka terharu mendengar doa dari Brian, doa yang terdengar begitu tulus di panjatkan untuk sang putri kecil mereka.


Tak lama kemudian pintu IGD terbuka seorang dokter keluar dan menghampiri Leo dan Sisi.


"Bagaimana keadaan putri kami dok" tanya Leo.


"Putri bapak baik-baik saja hanya kelelahan saja sama kurang istirahat" ucap dokter.


"Alhamdulillah" ucap semua yang ada di sana.


"Untuk kedepannya tolong jaga istirahatnya ya pa bu" ucap dokter itu lagi.


"Sama-sama itu sudah menjadi tugas saya, kalau begitu saya permisi dulu bu, pa mari" ucap dokter itu pamit.


"Iya silahkan dok" ucap Leo dan Sisi.


Terlihat seorang suster keluar dari ruang IGD untuk menemui keluarga pasien.


"Dengan keluarga adek Sheila" tanya suster.

__ADS_1


"Iya sus" ucap Sisi.


"Pasien sudah bangun dari tidurnya dan mencari mama papa nya" ucap suster.


"Baik terimakasih sus" ucap Leo.


Mereka semua masuk ke dalam untuk melihat kondisi Sheila yang sedang terbaring lemah.


"Mama, papa ni apa(mama, papa ini apa)" tanya Sheila melihat jarum infus menancap di tangannya.


"Ini obat sayang, biar anak mama cepat sembuh" ucap Sisi mengusap wajah sang putri.


"Api to atit ci ma(tapi kok sakit sih ma)" tanya Sheila lagi.


"Sakitnya gak lama kok dek, kamu tahan ya biar cepat sembuh dan kita bisa main masak-masak lagi" ucap Brian ia memutuskan untuk selalu menemani gadis kecilnya bermain masak-masak gak papa kalau Marvel tidak mau.


"Ia tata(iya kaka)" jawab Sheila.


"Adeh Sheila kamu cepat sembuh ya, nanti kita main bareng lagi" ucap Marvel.


Semuanya menemani gadis kecil itu, tak lama juga Nicko datang menyusul mereka ke rumah sakit, karena tadi ia sempat menanyakan alamat rumah sakit Sheila di rawat pada sang istri, dan disinilah ia sekarang di rumah sakit untuk menjenguk anak dari sang asisten sekaligus sudah Nicko anggap saudara sendiri.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya....


__ADS_2