
Si kecil Brian turun dari bangku yang ia duduki lalu mendekati sang daddy dengan wajah yang belepotan es krim.
"Dyy, adeh au es tim agi dyy(dyy, adek mau es krim lagi dyy)" ucap si kecil Brian, sedangkan si kecil Marvel masi menjilat es krim yang ia pegang.
"Atu uga Blian, es tim atu uga uda abis(aku juga Brian, es krim aku udah abis)" ucap si kecil Marvel
"Pak es krimnya dua ya" ucap Nicko
"Baik pak" ucap pak penjual
"Siapa yang ngasi es krim buat kalian" tanya Erik
"Di aci ama apak ual es tim dyy(di kasih sama bapak jual es krim dyy)" ucap si kecil Marvel
Bapak penjual memberi es krim lagi pada dua bocah kecil itu, sedangkan Nicko membayar es krim yang di makan ke dua bocah itu, Nicko memberi uang seratus ribu sepulu lembar.
"Pak ini terlalu banyak harga es krim nya cuma enam ribu saja" ucap pak penjual
"Gak papa pak, ambil saja anggap ini adalah rejeki buat bapak" ucap Nicko
__ADS_1
"Baiklah niat baik bapak saya terima uangnya, semoga bapak selalu sehat bersama keluarga dan rejekinya lancar" ucap bapak penjual
Nicko hanya mengangguk kecil sambil tersenyum, lalu mengajak ke dua bocah kecil itu kembali ke kantor lagi.
"Apak ita elgi ulu ya(bapak kita pergi dulu ya)" ucap si kecil Brian sambil menjilat es krim miliknya
"Iya nak" jawab bapak penjual tersenyum
Ke dua bocah kecil itu ikut dengan daddy mereka yang kembali ke kantor, sambil sesekali berceloteh riang dengan menjilati es krim yang ada di tangan mereka.
Tiba di ruangan Nicko, ke dua bocah kecil itu duduk kembali di sofa sedangkan Nicko dan Erik kembali mengobrol soal bisnis, tapi Nicko sudah mengunci pintu ruangannya sehingga ke dua bocah itu tidak bisa keluar.
"Biar kalian tidak bisa kabar dan bikin panik daddy boy" ucap Nicko santai
"Ita anji ga atalan abul ladi to(kita janji gak bakalan kabur lagi kok" ucap si kecil Brian
"Janjimu tidak bisa di percaya boy" ucap Nicko kembali duduk di kursi kebesarannya
"Edyy ga eru(daddy gak seruh)" ucap si kecil Brian dengan kesal
__ADS_1
"Alvel ita ain aja yu(Marvel kita main aja yuk)" ucap si kecil Brian, yang mendapat anggukan kecil dari Marvel
Ke dua bocah itu kembali bermain bersama di ruangan itu, sesekali ke dua bocah itu tertawa bersama.
Tiba-tiba Brian memegang perutnya yang keroncongan, membuat Marvel yang melihat itu sontak saja langsung bertanya.
"Blian amu enapa(Brian kamu kenapa)" tanya si kecil Marvel
"Atu apel Alvel, elut atu unyi-unyi diri(aku laper Marvel, perut aku bunyi-bunyi sendiri)" ucap si kecil Brian masi dengan mengelus perutnya
"Unlel, Blian aper atana elut yaa unyi-unyi(Uncle, Brian lapar katanya perut nya bunyi-bunyi)" adu si kecil Marvel
"Ia dyy, adeh apel dyy(Iya dyy, adek laper daddy)" ucap si kecil Brian
Nicko langsung menelpon sang asisten Leo, untuk menyiapkan makan siang untuk ke dua bocah kecil itu sekarang juga, dan Leo dengan cepat melaksanakan perintah dari sang bos.
Bersambung...
Like, Komen sama Vote ya...
__ADS_1