Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Lamaran Leo


__ADS_3

Jam pulang kantor sudah lewat 1 jam yang lalu dan Leo, masi berada di dalam ruangan nya untuk menyelesaikan pekerjaan nya.


Leo melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya sudah menunjukan pukul 6 sore Leo, membereskan semua berkas-berkas itu lalu menyusunya di atas meja Leo, meraih ponsel di saku celana nya terlihat Leo, sedang mengotak atik ponsel nya.


Tak berselang lama Leo, ke luar dari ruangan nya untuk pulang ke apartemen nya di lihat nya suasana kantor sudah terlihat sepi hanya beberapa petugas yang berjaga-jaga.


Leo keluar dari lift melangkah ke arah di mana mobilnya terparkir.


"Pak Leo baru pulang pak" sapa pak satpam


"Iya pak, ada pekerjaan tadi yang harus di selesaikan" jawab Leo


"Iya pak hati-hati" ucap pak satpam


Leo mengendarai mobilnya meninggal kan area kantor. Nicko sudah pulang dari jam 4 sore karena sudah sangat merindukan istri dan anak-anak nya padahal baru di tinggal seharian.


45 menit kemudian mobil Leo, memasuki parkiran apartemen, sore ini jalanan sangat macet karena jam-jam pulang kantor.


Setelah memarkirkan mobil nya Leo, masuk ke dalam lift yang akan mengantarkannya ke unit apartemen nya.


Ting...


Pintu lift terbuka ia melangkah ke unit nya lalu menekan nomor pin setelah pintu terbuka Leo, menutup kembali pintu apartemen nya dan membersihkan diri.


*****


Sisi baru saja membersihkan diri nya ia, melihat gaun yang di berikan oleh sang kekasih tadi siang.


Tadi siang Leo mengajak Sisi makan siang di luar dan Leo memberikan sebuah gaun untuk Sisi kenakan malam ini Leo, tidak mengatakan sesuatu hanya kata " Bersiap-siap nanti malam jam 7 aku jemput" kata Leo


"Dia mau ngajak aku kemana ya" ucap Sisi seorang diri


Sisi memakai gaun yang di berikan oleh Leo, sangat cocok dan pas di tubuh Sisi.


"Kamu tau aja ukuran badan aku" ucap Sisi dalam hati

__ADS_1


Sisi duduk di depan meja rias setelah selesai memakai gaun nya ia memoles wajah nya dengan foundation lalu di susun dengan bedak tabur tak lupa juga Sisi memberi lip tin rasa lemon pada bibir nya.


Sisi melihat penampilannya di depan cermin hari ini dia terlihat berbeda tak seperti biasa nya rambut di biarkan tergerai indah.


Ddrraatt..


Sisi merai ponsel nya yang bergetar di atas tempat tidur nya senyum tak lepas dari wajah nya mendapati pesan dari sang kekasih.


Sisi melihat lagi penampilan nya di depan cermin di rasa sudah mantap ia keluar dari kamar dan menunggu Leo, di ruangan depan.


Tok..Tok...


Sisi yang mendengar suara ketukan pintu sudah menduga kalau itu pasti sang kekasih.


Cclleekk...


Seorang pria tampan berdiri di depan pintu dengan setelan jas yang begitu rapi terdapat satu buket bunga di tangan kekarnya.


Sisi melihat pria yang berdiri di depan nya pria itu melihat nya tampa berkedip membuat Sisi, menyentuh lengannya untuk menyadarkan Leo.


"Buat kamu" ucap Leo memberikan buket bunga


"Makasih bunga nya bagus" jawab Sisi


"Ayo" ajak Leo merai jemari sang kekasih melangkah menuju mobil


Leo membukakan pintu untuk Sisi "Makasih" jawab Sisi lalu Leo memutari mobil dan duduk di kursi kemudi.


Leo menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang sesekali ia, melihat sang kekasih yang terlihat sangat berbeda malam ini. Leo sudah mempersiapkan semuanya.


Mobil yang di kendarai oleh Leo, memasuki parkiran restoran bintang lima. Sebelum turun Sisi, melihat sang kekasih Leo, yang melihat Sisi hanya berdiam diri mencoba mengelus pipi sang kekasih.


"Kenapa diam, ayo turun" ajak Leo mengajak Sisi


Sisi mengangguk mengikuti Leo, turun dari mobil itu, Leo menautkan jemarinya dengan jemari Sisi.

__ADS_1


Sisi melihat suasana restoran yang sangat ramai, ia terus mengikuti kemana langkah Leo membawanya.


Leo membawa Sisi ke salah satu ruangan yang sudah ia siapkan kejutan Leo, membukakan pintu ruangan itu cuma ada lampu yang minim cahaya Sisi, mengernyit dahinya menatap pada sang kekasih.


Leo yang mengerti arti tatapan Sisi, bukan nya menjawab mala mengajak Sisi masuk ke dalam karena kurang pencahayaan Sisi, dapat melihat kelopak bunga mawar yang bertaburan di lantai Sisi, bertanya-tanya dalam hati apa yang sedang di lakukan oleh Leo sang kekasih.


Tiba di tenga-tenga ruangan, lampu menyala terang dan Sisi, dapat melihat semua keindahan di sekitarnya. Gadis itu menutup mulutnya tak percaya dengan semua ini. Tiba-tiba Leo berlutut di hadapan Sisi.


"Sayang, aku mau memulai hubungan yang lebih serius lagi sama kamu, maukah kau menikah dengan ku dan menjadi ibu dari anak-anak kita nanti" ucap Leo


Sisi memandang pria yang sedang berlutut matanya berkaca-kaca tak menyangka Leo telah melamar nya.


Sebelum merencanakan semua ini Leo, sudah lebih dulu menemui ayah tiri Sisi, tampa sepengetahuan sang kekasih, biar bagai manapun saudara yang Sisi, punya saat ini tinggallah Burhan ayah tiri Sisi. Awalnya Burhan menolak mentah-mentah tapi berkat kekuasaan yang Nicko gunakan membuat pria yang tak lagi mudah itu tak dapat berkutik.


Sisi menganggu kan kepalanya sebagai jawaban ia, tak dapat mengucapkan kata sakin terharunya. Setelah menyematkan cincin di jari manis Sisi, Leo mencium kening calon istrinya yang baru saja ia lamar.


Leo menuntun Sisi ke arah meja yang sudah di siapkan di ruangan itu terlihat sudah ada banyak hidangan tersedia di sana Leo, mempersilahkan Sisi duduk di kursi yang ia tarik Leo, pun ikut duduk di hadapan Sisi lalu mereka memulai makan malam yang begitu romantis.


Setelah selesai dengan makan malam nya Leo, mengajak Sisi untuk berdansa Leo, mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Sisi, kedua nya berdansa dengan musik yang romantis Sisi, terlihat tak bisa mengimbangi gerakan Leo, karena ini pertama kali nya Sisi di ajak berdansa oleh seorang pria.


Leo menatap wajah calon istrinya dengan intens hal itu membuat Sisi, menjadi salah tingkah jadinya.


"Malam ini kamu cantik banget" ucap Leo tepat di depan wajah Sisi


Sisi yang dapat merasakan hembusan nafas Leo, menahan nafasnya beberapa detik, Leo yang menyadari Sisi sedang menahan nafas nya tersenyum geli.


Leo lalu membawa sisi kedalam pelukannya, Leo sangat bersyukur karena kekasihnya mau menerima lamaran nya.


Bersambung....


Hay guys...


Jangan lupa, Like, Komen dan Vote nya ya biar aku makin semangat UP nya, jangan lupa follow aku juga😊🙏🙏


Terimakasih😘

__ADS_1


__ADS_2