Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Kasian Kucing


__ADS_3

Nisa sibuk mencari keberadaan sang putra. Padahal baru di tinggal sebentar saja eh udah ngilang aja tuh bocah kecil.


"Bibi, liat Brian gak" tanya Nisa pada bibi yang sedang bersih-bersih


"Tadi bibi liat den Brian jalan ke arah sana bu" ucap bibi


"Ya udah saya liat Brian dulu ya bi" ucap Nisa


"Iya bu" jawab bibi


Nisa melangkah ke arah yang di tunjukan oleh bibi, entah apa yang di lakukan oleh putranya di halaman belakang.


Nisa melihat sang putra sedang berjongkok sambil berbicara sendiri, Nisa dengan cepat mendekati sang putra.


"Amu apel ya, tata ga acih amu atan ya(kamu laper ya, kaka gak kasih kamu makan ya)" ucap Brian berbicara dengan seekor kucing peliharaan Ambar


Meong,,, dan kucing itu hanya mengeong mendengar pertanyaan bocah kecil itu, awalnya Brian takut dengan kucing, tapi setelah melihat tadi itu kelaparan Brian tak tega dan memberanikan diri menyentuhnya.


"Anti ita alain tata ya, uda ga acih amu atan(nanti kita marahin kaka ya, udah gak kasih kamu makan)" ucap si kecil Brian


"Sayang kamu lagi ngapain di situ" tanya Nisa


"Myy, adeh agi asi atan ucin yaa tata myy(myy, adeh lagi kasih makan kucing nya kaka myy)" jawab Brian


Nisa melihat kucing peliharaan putri nya makan dengan lahap, Nisa berpikir gadis kecil itu pasti lupa memberinya makan tadi pagi.

__ADS_1


"Adeh udah gak takut lagi ya sama kucing" tanya Nisa


"Uda ga myy(udah gak myy)" ucap bocah kecil itu


Setelah menghabiskan makannya, kucing itu duduk dekat kandang nya membuat Brian mengelus sayang kepala kucing itu, karena kemarin-kemarin ia tak bisa menyentuhnya karena takut.


"Omyy, edyy ama ommy yaa ucin ana(mommy, daddy sama mommy nya kucing mana)" tanya bocah kecil itu


"Mommy sama daddy nya kucing udah ninggalin dia sendiri sayang" ucap Nisa


"Acian ucin, uma edilian(masing kucing, cuma sendirian)" ucap si kecil Brian


"Sekarang kucing nya di masukin kandang ya, nanti sore di kasi makan lagi oke" ucap Nisa


"Ote myy(oke myy)" ucap bocah kecil itu


"Myy, apan ita te uma akek ama eyan(myy, kapan kita ke rumah kakek sama eyang)" tanya Brian


"Memangnya kenapa sayang" tanya Nisa


"Uan ajan adeh da bis myy(uang jajan adek udah habis myy)" jawab Brian


"Uang jajan yang kakek kasih kemarin di ke manain sayang" tanya Nisa


"Di aci ama apa di alan, acian(di kasih sama bapak di jalan, kasian)" ucap bocah kecil itu

__ADS_1


Nisa yang awalnya tak mengerti ara pembicaraan putranya pun tak lama kemudian mengerti, Nisa tersenyum masih kecil putranya sudah tau caranya berbuat baik pada orang lain, dan juga suka berbagi rezeki biar sedikit-sedikit.


"Mommy bangga sama kamu sayang" ucap Nisa memeluk putra kecilnya itu dengan sayang


"Adeh uga ayan ama ommyy, tata an edyy(adek juga sayang sama mommy, kaka dan daddy)" ucap bocah kecil itu membalas pelukan sang mommy.


Bibi yang melihat mereka terharu dengan dua orang yang sedang berpelukan itu.


☘☘☘


Sedangkan di kediaman Nara, si kecil Marvel kena hukuman dari sang mommy.


Sekarang bocah kecil itu sedang membereskan mainannya yang berserah kan karena ulahnya.


"Simpan yang benar ya" ucap Nara


"Ia myy" jawab bocah kecil itu


Marvel mengumpulkan semua mainannya dan menyimpan di tempat semula, biasanya bibi yang punya kerjaan membereskan semua itu, tapi karena bocah kecil itu sedang kena hukum jadi dialah yang membereskan semua mainan nya.


"Omyy, uda lesai(mommy, sudah selesai)" ucap Marvel


"Sini sama mommy" panggil Nara


Marvel pun mendekat ke arah sang mommy, Nara memeluk putra kecilnya itu dan menciumnya. Bukan maksud Nara mempekerjakan putra nya hanya menghukum kecil saja, karena bocah kecil itu tak mendengarnya tadi.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya..


__ADS_2