Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian & Marvel) Sheila Nangis


__ADS_3

Kegiatan masak-masak Sheila, Brian dan Marvel terhenti saat mom Nisa kembali dari supermarket.


"Sayang sini mommy beliin es krim loh buat kalian" ucap mom Nisa.


"Ayo udahan duku mainan masak-masak nya mommy udah manggil" ucap Brian.


"Iya ayo kita temui aunty Nisa" ucap Marvel juga.


"Api anti ain asat-asat agi ya ama ela(tapi nanti main masak-masak lagi ya sama Sheila)" ucap gadis kecil itu.


"Iya ayo" ajak Brian.


Ketiganya pun melangkah masuk ke dalam untuk mencari keberadaan mom Nisa, sedangkan mainan masak-masak milik gadis itu di biarkan di tempat semula.


"Sayang ayo cuci tangan, nih es krimnya" ucap mom Nisa.


Nisa menuntun gadis kecil itu untuk mencuci tangan, sedangkan Brian dan Marvel kembali berlari ke arah tempat mereka bermain tadi.


"Kamu yakin kita singkirkan mainan ini" ucap Marvel.


"Iya, memangnya kamu mau main kaya gini" tanya Brian yang mendapat gelengan kepala dari Marvel.


"Ayo kita bereskan" ajak Brian.


Keduanya pun membereskan mainan itu dan menari di tempatnya, mereka akan menyembunyikan mainan itu di dalam gudang.

__ADS_1


"Nanti kalau adek Sheila nangis gimana" tanya Marvel.


"Gak papa nanti kan bisa di bujuk" ucap Brian.


"Udah, ayo kita bawa ke gudang" ucap Brian.


Keduanya pun melangkah kearah gudang belakang dan menyembunyikan mainan itu, dan mereka yakin gak akan main masak-masak lagi karena semua mainan itu sudah mereka singkirkan.


"Brian, Marvel" panggil mom Nisa.


"Iya myy" jawab Brian mendekat di ikuti oleh Marvel.


"Kalian dari mana sih, ini es krim milik kalian" ucap mom Nisa.


Sedangkan Sheila sudah belepotan dengan coklat es krim di bibir mungilnya bahkan sudah sampai ke pipi tembem miliknya.


"Maaci ya tata(makasih ya kaka)" ucap Sheila kembali memakan es krimnya.


Sedangkan Marvel tak memperdulikan kedua bocah kecil yang sedang romantisan itu, ia memakan es krim miliknya.


Selesai menghabiskan es krim masing-masing, Sheila kembali mengajak kedua bocah itu untuk bermain masak-masak.


"Tata yo ita ain agi(kaka ayo kita main lagi)" ucap Sheila dan kedua bocah itu hanya mengikut.


Tiba di di tempat bermain Sheila melihat semua peralatan masaknya hilang tak tersisa, sedangkan Brian dan Marvel hanya saling pandang.

__ADS_1


"To ainan atu ga ada cih tata(kok mainan aku gak ada sih kaka)" ucap gadis kecil itu.


"Kok bisa kan tadi di sini" ucap Brian.


"Tu tan ain asat-asat yan di liin papa uat ela, anti ela ain apa don, hiks hiks(itu kan mainan masak-masak yang di beliin papa buat Sheila, nanti Sheila main apa dong, hiks hiks)" ucap gadis kecil itu mulai terisak.


"Tuh kan apa aku bilang, dia nangis" ucap Marvel.


Brian mendekati gadis kecilnya dan mengusap bahu gadis itu untuk menenangkan.


"Udah jangan nangis ya, nanti kaka bantu cari" ucap Brian.


"Anan-anan ainan asat-asat ela di ulit olan agi(jangan-jangan mainan masak-masak Sheila di culik orang lagi)" ucap Sheila menatap Brian.


"Udah jangan nangis kan nanti bisa minta di beliin baru sama om Leo" ucap Marvel membuat Brian melotot tajam.


"Iya ya, anti atu inta papa eli yan alu agi aja(iya ya, nanti aku minta papa beli yang baru aja)" ucap Sheila.


Membuat Brian kehabisan akal dan tak tau mau bilang apa, gara-gara Marvel semuanya jadi berantakan, sedangkan Marvel hanya tersenyum tampa dosa.


Bersambung...


**Like,,,


Komen,,,

__ADS_1


Vote**,,,


__ADS_2