
*P**agi hari nya*....
Nisa membuka ke dua matanya dan melihat sekeliling kamar itu, Nisa merasa ada sebuah tangan kekar yang memeluk pinggang nya Nisa melihat ke belakang dan nampak wajah tampan suami nya yang masi tertidur pules.
Nisa membalikkan badan nya dan menatap wajah tampan Nicko, kening yang tebal hidung mancung dan bibir tipis membuat Nisa senyum-senyum sendiri.
"Mas tau kalau mas ganteng" Nicko berucap tiba-tiba
Membuat Nisa kaget karena ketahuan sedang memandang suami nya.
"Mas udah bangun ya" ucap Nisa
"Hheemm" ucap Nicko yang masi memejamkan matanya.
Nisa melihat jam diding yang suda menunjukan pukul 8 pagi, Nisa bergegas ingin turun dari tempat tidur tapi Nicko menahannya dengan mengeratkan pelukan nya pada sang istri.
"Mas lepas ini udah pagi" ucap Nisa
Tapi Nicko tak menghiraukan rengekan istrinya ia mala semakin erat memeluk sang istri seolah-olah tak mendengar nya.
Nisa pasrah dengan kelakuan suami nya itu yang terus memeluknya.
"Mas ayo bangun udah siang" ucap Nisa suda sekian kalinya
Nicko menatap Nisa dengan intens lalu menunjuk bibirnya membuat Nisa mengerutkan kening nya tanda tak mengerti.
"Morning kiss dulu baru mas lepasin" ucap Nicko
Nisa membulatkan matanya tak percaya menatap suami nya.
Nicko memajukan wajahnya hingga berdekatan dengan sang istri.
Nisa dengan ragu-ragu mendekatkan wajahnya untuk mengecup bibir suami nya dan..
Cup..
Kecupan itu mendarat di bibir Nicko, Nisa yang ingin menarik diri tapi teguk nya di tahan oleh Nicko sehingga membuat ciuman mereka tidak terlepas. Nicko tersenyum di selah-selah ciuman mereka.
Di rasa Nisa sudah mulai kehabisan nafas Nicko melepaskan ciuman mereka sehingga membuat Nisa terengah-engah mengambil nafas.
Nicko mengelap sudut bibir Nisa yang basah karena ulah nya hal itu membuat Nisa menunduk malu.
Tok..Tok...
__ADS_1
"My, Daddy.." panggil Ambar dari balik pintu
Nisa dan Nicko yang sedang asik berpelukan sontak menjadi kaget mendengar suara putri mereka.
Nisa melepaskan diri dari sang suami dan melangkah menuju pintu.
Ceklek...
Di lihatnya sang putri sedang berada dalam gendongan kakek nya..
"My.. Daddy mana my" ucap Ambar
Tiba-tiba Nicko datang berdiri di samping istri nya.
"Nick, putrimu pagi-pagi sudah merengek minta ketemu kalian" ucap dad Wijaya
"Sini sayang sama daddy" ucap Nicko mengambil alih putrinya dari daddy nya.
"Maaf dad udah ngerepotin" ucap Nisa dengan lembut
"Gak papa nak, cepatlah turun ke bawa sarapan sudah siap yang lain juga suda menunggu" ucap dad Wijaya
"Iya dad kami akan segera ke bawa" ucap Nicko
"Dad, ko aku tidur sama eyang dan kakek si bukannya sama daddy dan mommy" ucap Ambar dengan polos nya.
Nicko dan Nisa saling pandang lalu melihat putri mereka.
"Semalam putri daddy udah ketiduran jadi di bawa eyang sama kakek ke kamar mereka" ucap Nicko
"Oh gitu ya dad" ucap Ambar percaya gitu aja perkataan daddy nya
Selesai membersihkan diri kini keluarga kecil itu turun ke bawa untuk ikut sarapan bersama yang lainnya dengan si kecil Ambar yang ada di gendongan sang daddy.
Keluarga kecil itu terlihat begitu bahagian memasuki restoran hotel, terlihat di sebuah meja semua nya suda menunggu kedatangan mereka.
"Maaf membuat semua nya menunggu" ucap Nicko mendudukkan putrinya di salah satu kursi lalu ia menarik kursi untuk sang istri.
Semua nya sarapan dengan riang apa lagi celotehan Ambar dan Maura sangat lucu di tenga-tenga sarapan mereka.
Tampa mereka sadari tak jauh dari meja mereka duduk seorang wanita yang sedang melihat kebahagiaan pengantin baru itu dengan tatapan tak suka.
"Aku akan merebut Nicko darimu" ucap wanita itu yang tak lain adalah Carolin.
__ADS_1
"Nick, apa kalian suda memili tempat buat bulan madu" ucap dad Wijaya kepada anak dan menantu nya.
"Aku dan Nisa belum nentuin tempat buat bulan madu dad" ucap Nicko
"Kamu harus bawa istri kamu pergi bulan madu Nick, mom pengen cucu laki-laki" ucap mom Tania
"Kalau itu udah pasti mom, tenang aja" ucap Nicko membuat istri nya menunduk malu.
Selesai sarapan mereka semua kembali pulang ke rumah, Nara dan keluarga kecilnya pulang ke kediaman mereka dan Nicko dan keluarga kecilnya pulang ke rumah utama keluarga Wijaya bersama ke dua orang tuannya dan bu Tika.
Nicko suda menyiapkan rumah untuk keluarga kecilnya dan nanti pulang habis bulan madu ia akan memberikan kejutan itu pada sang istri.
Mobil yang di kendarai oleh sopir pribadi keluarga Wijaya kini tiba di halaman rumah yang luas dan besar itu.
Nisa menatap tak jup rumah besar yang ada di depannya.
"Ayo sayang masuk anggap saja rumah sendiri" ucap mom Tania
"Ayo besan" ajak mom Tania pada besannya
Mereka semua masuk ke dalam yang sudah di sambut oleh para pelayan di depan pintu masuk.
Setiba nya di dalam Nicko mengajak Nisa untuk istirahat di kamar mereka sedangkan bu Tika suda di antar pelayan ke kamar yang sudah di siapkan mom Tania dan dad Wijaya juga pergi ke kamar mereka sedangkan si kecil Ambar ikut bersama saudara nya Maura.
Setiba nya di dalam kamar Nisa langsung berjalan menuju balkon untuk melihat pemandangan di luar sana.
Nisa melihat taman bunga dari atas balkon tiba-tiba ada sebuah tangan kekar yang melingkar di perut rata nya. Nicko meletakkan dagu nya di leher istrinya.
"Kamu suka sayang" ucap Nicko
"Iya mas bunga nya indah" ucap Nisa
"Sayang kamu mau nya kita bulan madu ke mana" ucap Nicko masi tetap memeluk sang istri nya.
"Nisa, sih terserah mas aja" ucap Nisa
Nicko membalikkan badan istri nya lalu mengusap wajah polos Nisa.
Cup...
Nicko mendaratkan kecupan di kening sang istri, lalu memeluknya dengan sangat erat Nisa pun membalas pelukan sang suamisuami.
Bersambung....
__ADS_1
Like, komen dan vote nya ya😊🙏