
Bocah kecil itu berhasil membuat sang daddy kuatir setengah mati, Nicko dengan wajah paniknya masuk ke ruang CCTV, sedangkan si kecil Brian saat ini membuat semua karyawan di lantai itu tertawa terbahak-bahak karena ulahnya.
Bagai mana tidak Brian berceloteh dengan lucunya bersama karyawan-karyawan lain.
"Ganteng kamu sama siapa ke sini" pertanyaan ke sekian kalinya untuk Brian
"Tama edyy ante(sama daddy tante)" ucap Brian
"Ante adi telja ya (tante lagi kerja ya)" tanya Brian
"Iya sayang tante lagi kerja" ucap salah satu karyawan wanita
"Eh tayo, eh tayo" Brian bernyanyi sambil mengelilingi meja para karyawan.
Sedangkan di ruangan CCTV, Nicko dan Leo sedang mengamati Brian yang keluar dari ruangan Nicko sampai bocah kecil itu masuk ke dalam lift khusus karyawan. Ke duanya terus mengamati layar besar itu sampai lift yang membawa Brian berhenti di lantai tiga.
Nicko dan Leo saling tatap melihat Brian sedang berceloteh bersama para karyawan wanita melalui layar besar itu. Kemudian mereka berdua dengan cepat keluar dari ruangan itu, lalu masuk ke dalam lift khusus karyawan yang akan mengantarkan mereka ke lantai tiga.
Ting....
Pintu lift terbuka, dengan langkah lebarnya Nicko keluar dari dalam lift di ikuti oleh Leo dari belakang.
__ADS_1
"Boy.." panggil Nicko melihat sang putra sedang bermain sendiri
"Edyy..." ucap Brian melihat daddy-nya berjalan mendekatinya.
Sedangkan para karyawan lainnya menunduk hormat melihat bos besar mereka datang.
"Boy, kenapa pergi gak bilang daddy dulu, daddy kuatir sayang" ucap Nicko memeluk tubuh kecil itu.
"Adeh adi iat ewe-ewe dyy(adeh lagi liat cewek-cewek daddy)" ucap Brian memamerkan deretan gigi kecilnya
Nicko dan Leo mendengar itu melengos seperti orang bodoh, karena jawaban bocah kecil itu.
"Dyy, adeh apel dyy (daddy adek laper daddy)" ucap bocah kecil itu sambil memegang perut kecilnya
"Leo tolong kau pesankan makanan buat putraku" ucap Nicko saat ini ketiganya sudah berada di ruangan Nicko
"Baik bos" jawab Leo dan langsung memesan makanan melalui aplikasi.
Brian kembali menonton Vidio yang ada di tap, kacamata hitam miliknya masi setia bertengger di hidung mungilnya. Leo yang baru selesai memesan makanan untuk Brian, duduk di dekat bocah kecil itu sambil menunggu berkas selesai di tandatangani oleh bosnya.
"Om Yeo, adeh ai ana (Om Leo, Adek bayi mana) tanya Brian melihat Leo
__ADS_1
"Adek Sheila di rumah sama tante Sisi Bos kecil" ucap Leo mengusap kepala Brian gemes dengan tingkah bocah kecil itu.
"To os ecil ci om( ko bos kecil si om)" ucap Brian
"Terus apa dong" ucap Leo
"Os Blian om(bos Brian om)" jawab Brian yang membuat Leo tak tahan mencium pipi bocah itu.
"Iya-iya bos Brian" ucap Leo
"Dyy, adeh au ain ama adeh ela dyy(daddy, adek mau main sama adek Sheila daddy)" ucap Brian pada Nicko
Nicko mendongakkan kepalanya melihat sang putra lalu tersenyum.
"Iya boy, nanti pergi sama mommy ya" jawab Nicko kembali menandatangani berkas-berkasnya
"Ole adeh au etemu adeh Ela( hore adek, mau ketemu adek Sheila)" ucap Brian dengan girang
Leo hanya menggeleng kepala melihat tingkah anak dari bosnya itu, tak lama kemudian terdengar suara pintu di ketuk. Leo membukakan pintu dan seorang kurir yang ingin mengantarkan makanan pesanannya tadi.
Bersambung....
__ADS_1
Guys, Like, Komen sama Vote jangan lupa ya, iya cerita Ambar udah up ya, bisa langsung di baca di bawa ini judulnya. Terimakasih😊🙏🙏
"Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil"