
Hampir dua jam ketiga bocah kecil itu menonton filem kartun kesukaan mereka dan sekarang ketiganya suda merasa bosan.
"Laffa, Alvel ita ain olah yo(Raffa, Marvel kita main bola yuk)" ajak Brian.
"Yo, atu bil olah yaa ulu ya(ayok, aku ambilin bola nya dulu ya)" ucap Marvel.
Marvel pergi mengambil bola di ruang bermain, sedangkan Brian dan Raffa suda pergi duluan ke halaman belakang.
Cukup lama kedua bocah kecil itu menunggu sohib mereka tapi tak kunjung datang.
"Alvel ama anet cih bil ola yaa(Marvel lama banget sih ambil bolanya)" ucap Brian.
Sampai sebuah ide terlintas di pikiran si kecil Brian untuk mengerjai sang sepupu.
"Laffa ita umpet yu ali Alvel(Raffa kita ngumpet yuk dari Marvel)" ajak Brian.
"Ayo" jawab Raffa.
Brian dan Raffa pun mengumpat di balik bunga yang sedikit rimbun, sehingga membuat badan kecil keduanya tak terlihat.
Tak lama kemudian Marvel datang dengan membawa bola yang tadi ia ambil, ke dua mata Marvel mencari keberadaan kedua sohibnya yang tak terlihat.
"Blian, Laffa alian di ana(Brian, Raffa kalian di mana)" panggil Marvel tapi tidak mendapat sahutan.
__ADS_1
Sedangkan di balik bunga yang rimbun di samping Marvel berdiri, Brian memberi kode pada Raffa untuk tidak berisik agar keberadaan mereka tidak akan di ketahui oleh Marvel.
"Alian umpet ya ali atu(kalian ngumpet ya dari aku)" ucap Marvel.
Karena tidak mendapatkan kedua sohibnya, Marvel kembali ke dalam untuk mencari keberadaan mereka berdua, siapa tau masih ada di ruang TV.
"Blian, Alvel asut agi lus ita apain(Brian, Marvel masuk lagi terus kita ngapain)" tanya Raffa.
"Ita upet aja ulu(kita ngumpet aja dulu)" ucap Brian.
Sedangkan Marvel pergi mencari kedua sohibnya tapi tidak ada di sana hanya aunty Nisa yang sedang menonton acara gosip.
"Oty, Blian ama Laffa emana to ga ada(Aunty, Brian sama Raffa kemana kok gak ada)" tanya Marvel.
"Eleta ga ada oty, Alvel uda agil-agil ga ada yan jaut(mereka gak ada aunty, Marvel udah panggil-panggil gak ada yang nyaut)" ucap Marvel.
"Ayo tante bantu cari ya" ucap Nisa, ia da Marvel pun pergi ke halaman belakang.
"Hihihihi..."
Nisa samar-samar mendengar suara cikikikan sang putra kecil dari balik bunga yang rimbun di samping mereka.
"Blian ita emuin Alvel aja yo(Brian kita temuin Marvel aja yuk)" ucap Raffa.
__ADS_1
Pada saat Brian hendak melihat situasi, saat itu juga ia melihat sepasang kaki sang mommy yang berdiri di dekat bunga rimbun itu.
"Eh omyy, to dili itu cih(eh mommy, kok berdiri di situ sih)" tanya Brian.
"Ngapain di situ sayang" tanya Nisa.
"Ita agi upet myy, ali Alvel hehehe(kita lagi ngumpet my, dati Marvel Hehehe)" ucap Brian sambil tertawa.
"Kasian Marvel loh nyari-nyari" ucap Nisa.
"Ia myy, aap pin ita ya(iya my, maafin kita ya)" ucap Brian.
Tak lama Marvel datang sambil membawa bola yang ia bawa-bawa sedari tadi.
"Alian upet tini ya, atu aliin (kalian ngumpet sini ya, aku cariin)" ucap Marvel.
"Ia aapin ita ya Alvel(maafin kita ya Marvel)" ucap Brian.
"Ia ga apa, yo ita ain ola(iya gak papa, ayok kita main bola)" ajak Marvel.
Ketiga bocah kecil itu pun mulai bermain bola bersama, sesekali bergantian untuk menendang, sedangkan mom Nisa sudah kembali masuk ke dalam untuk melanjutkan nontonnya.
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya,....