Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Butik


__ADS_3

Sudah 3 hari Alex dan Jeri berada di pulau Sangihe. Dan selama 3 hari itu pula Jeri di buat kewalahan dengan ulah sang tuan, bagaimana tidak, Alex selalu menyuruh sang asisten untuk pergi ke pasar naik ojek.


Seperti sekarang ini, Jeri sedang menyusuri gang kecil itu menuju ke rumah kontrakan Carolin, jangan lupakan keranjang berwarna mera yang berisi sayur kangkung yang Jeri bawa.


Setelah merasakan sayur kangkung buatan istrinya yang sangat enak, Alex selalu menyuruh Jeri membeli kangkung di pasar. dengan naik ojek tentunya


"Jer, kau lama sekali" ucap Alex setelah Jeri tiba di depan rumah


"Kau itu tidak sabaran" ucap Carolin meraih keranjang dari tangan Jeri


"Aku kan udah laper honey" jawab Alex terdengar manja oleh Carolin dan Jeri


"Ck, manja banget si, tiap hari nyuruh saya ke pasar naik ojek lagi" ucap Jeri dalam hati


Carolin melangkah masuk ke dalam, membiarkan ke dua pria itu, sedikit-sedikit Carolin sudah mulai luluh dengan usaha Alex.


******


Pasangan calon pengantin kini sedang berada di dalam mobil, karena acara tinggal menghitung hari lagi, ke dua pasangan kekasih yang sebentar lagi akan menjadi suami, istri itu sedang dalam perjalanan menuju butik, untuk Fitting baju pengantin mereka.


"Sayang kamu bahagia" tanya Vero.


"Bahagian banget, aku gak sabar pengen jadi ratu sehari bersama kamu" ucap Gita dengan wajah bahagianya.


Vero menggenggam sebelah tangan calon istrinya, lalu mencium nya cukup lama.


Mobil yang di kendarai oleh Vero, memasuki parkiran sebuah butik yang begitu mewah, Vero membukakan pintu untuk Gita, lalu mereka melangkah masuk ke dalam dengan Vero memeluk pinggang calon istrinya posesif.

__ADS_1


"Hallo, ganteng" ucap salah satu ences karyawan butik itu dengan nada centil nya


"Hay Cit, Tante Monica ada gak" ucap Vero pada pria yang seperti wanita yang berdiri di depan mereka.


"Ada di ruangannya, yei udah di tungguin tuh" ucap Citra si ences.


"Ya udah gue sama calon istri gue ke dalam dulu ya, mau ketemu tante" ucap Vero pada Citra.


Vero mengajak Gita memasuki ruangan tante Monica, yang tak lain adalah adik dari papinya Vero, pemilik butik itu.


"Tante" panggil Vero setelah memasuki ruangan itu.


"Hay, akhirnya kamu datang juga" ucap Monica mengajak ke dua pasangan itu duduk di sofa.


"Kamu pintar juga milih calon istri ya" ucap Monica menatap Gita.


"Iya-iya" ucap Monica.


"Mau langsung liat bajunya" tanya Monica.


"Boleh deh, tan" jawab Vero.


Monica lalu mengajak pasangan itu keluar dari ruangannya, lalu memasuki ruangan yang sudah di penuhi oleh gaun-gaun pernikahan yang sangat mewah.


Gita sampai tercengang melihat banyaknya model-model gaun yang super cantik, dari yang model **** sampai yang berhijab.


"Sayang kamu mau yang mana" tanya Vero pada gita.

__ADS_1


Pandangan Gita jatuh pada gaun yang begitu mewah dan elegan.


"Aku mau yang itu" tunjuk Gita pada salah satu gaun


"Bentar ya tante ambilin sayang" ucap Monica


Setelah gaun itu berada di tangan Monica, ia langsung mengajak Gita masuk ke ruangan ganti yang ada di dalam situ, sementara menunggu Gita Vero juga di kasih setelan jas yang senada dengan yang di pilih oleh Gita.


Tak lama kemudian, Gita keluar dengan gaun yang ia pilih kan.


"Ver.." panggil Monica


Vero langsung membalikkan badannya, dan tercengang melihat penampilan Vita yang sangat cantik mengunakan gaun itu. Vero melangkah mendekati calon istrinya.


"Sayang kamu cantik banget" ucap Vero tepat di depan Gita


.


Vero yang hendak mencium Gita, langsung saja di tahan oleh telapak tangan Gita dan membuat pergerakan Vero terhenti.


"Kenapa sayang" tanya Vero heran.


"Ada tante" ucap Gita


Vero yang tersadar akan ucapan calon istrinya, langsung saja menjauh dan meyegir melihat pada tante Monica yang melihat ke arah mereka dengan menggelengkan kepalanya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2