
Merasa gemes gadis cilik itu kembali mencium beby Sheila, dan hal itu membuat bocah laki-laki yang sedang berdiri di dekatnya menjadi gak suka.
"Uda ium yaa, anti acal atu amit agi(udah cium nya, nanti pacar aku nangis lagi)" ucap si kecil Brian
"Uma ium uga uda ga ole(cuma cium juga, udah gak bole)" ucap gadis cilik itu
"Hay cantik namanya siapa" tanya Nisa
"Ama atu Putli ante(nama aku Putri tante)" ucap gadis cilik itu
"Namanya cantik seperti orang nya" ucap Nisa
"Antitan uga adeh ele(cantikan juga adek Sheila)" ucap bocah kecil itu dengan mengusap pipi gembul beby Sheila
Nisa hanya menggeleng kan kepalanya melihat tingkah posesif sang putra pada anak dari sahabatnya itu.
"Amu ombong anet cih(kamu sombong banget cih)" ucap gadis cilik itu
Tapi si kecil Brian tak menanggapi perkataan gadis itu, Brian mala mendorong pelan kereta bayi menjauh dari situ. Dan mendekat pada sang kaka yang sedang melukis.
__ADS_1
"Tata agi uat apa(kaka lagi buat apa)" tanya Brian melihat sang kaka
"Lagi melukis dek" jawab Ambar
"Tata ukis adeh ama adeh ela ya(kaka lukis adek sama adek Sheila ya)" ucap si kecil Brian
"Kaka gak bisa gambar orang dek" ucap Ambar
"Myy, ante ici adeh ela idul ni(myy, tante Sisi adek Sheila tidur ni)" ucap Brian melihat bayi kecil itu tertidur dengan polosnya di dalam kereta dorong
Nisa dan Sisi mendekat, sedangkan gadis cilik tadi sudah pergi bersama orang tuannya. Benar saja beby Sheila tertidur dengan polosnya di dalam kereta dorong.
Tak lama kemudian mobil yang tadi mengantar mereka tiba, lalu mereka semua masuk dan pergi dari taman. Si kecil Brian tak henti-hentinya melihat wajah bayi cantik yang sedang tertidur pules itu.
"Ante, adeh ela idul di amal atu agi tan(Tante, adek Sheila tidur di kamar aku lagi kan)" ucap si kecil Brian
"Iya sayang" ucap Sisi
Tak lama kemudian mereka sampai di rumah, Sisi mengendong putri kecilnya masuk ke dalam dan membawanya masuk ke dalam kamar Brian.
__ADS_1
"Tata, adeh injam oneta agi ya(kaka, adek pinjam boneka lagi ya)" ucap Brian
"Iya boleh" jawab Ambar
Bocah kecil itu membawa 5 boneka kecil ke dala kamar nya. Untuk di Taru dekat beby Sheila yang sedang tertidur pules di dalam kamarnya, sedangkan Sisi sudah keluar menemui Nisa sahabatnya.
Bocah kecil itu memili berbaring di ranjang sebelah yang masi luas, Brian mengambil tap miliknya dan membuka vidio yang berisi filem-filem kartun kesukaan nya.
Ada juga vidio nyanyian anak-anak dalam tap bocah kecil itu, jadi di saat ia sedang suntuk ia bernyanyi mengikuti lagu-lagu anak yang ada dalam tap nya itu.
Opi aya unda, unda opi aya(topi saya bunda, bunda topi saya)
Bocah kecil itu melihat beby Sheila yang seperti terganggu oleh suaranya, Brian pun turun dari atas ranjang berjalan ke dekat jendela dan kembali bernyanyi di sana biar gak menganggu bayi kecil itu tidur.
Alon tu ada ima, upa upa alna ya(Balon ku ada lima, rupa-rupa warnanya)
Bocah kecil itu bernyanyi sendiri di dekat jendela kamar nya sambil melihat ke arah luar.
Bersambung...
__ADS_1