
Wwaahhh....
Suara tangisan Brian mengenang di dalam rumah besar itu, sang daddy yang berada di ruang kerjanya bisa mendengar suara tangisan putra kecilnya itu.
"Myy,, mommy..." panggil Ambar pada sang mommy
Karena tak mendapat sahutan dari sang mommy, Ambar berlari kecil mencari keberadaan mommy nya itu.
"Mommy" panggil Ambar lagi tapi tetap nihil tak ada tanda-tanda Nisa
Nicko yang mendengar suara teriakan putri kecilnya menyudahi pekerjaannya dan keluar melihat apa yang terjadi.
Ambar yang melihat daddy nya yang baru keluar dari ruang kerjanya, langsung menghampiri nya.
"Dad, mommy mana" tanya Ambar
"Mommy mu pergi ke pasar sayang sama eyang, emangnya kenapa" tanya Nicko
"Itu dad, adek ngompol di celana" ucap Ambar
"Sekarang adek di mana" tanya Nicko
__ADS_1
"Di ruang TV dad" jawab Ambar
Ke duanya melangkah menuju ruang TV, Nicko masi bisa mendengar suara Brian yang menangis, Nicko tau betul putra kecilnya itu, sangat jijik sama air seninya sendiri.
Setibanya di ruang TV, Nicko melihat sang putra yang berdiri dan engan untuk melangkah, karena celana yang Brian kenakan sudah basah. Nicko berpikir pasti istrinya lupa memakaikan popok untuk putra mereka.
"Dyy, epat uarin nana adeh wwaahhh.." ucap Brian di selah tangisannya
Nicko langsung saja mendekati sang putra dan menenangkan nya.
"Dyy, epatan uarin nana na" ucap Brian lagi
"Iya boy, ini daddy keluarin ya" ucap Nicko
"Kaka, tolong ambilin daddy popok sama celananya adek ya" ucap Nicko pada putri nya
"Iya dad" jawab Ambar
Selesai menggantikan sang putra, Nicko kembali ke ruang kerjanya lagi bersama putra kecilnya karena tak mau jauh darinya.
"Boy, daddy kerja dulu ya, adek main di sini oke" ucap Nicko memberikan robot-robotan milik Brian
__ADS_1
"Ote dyy" jawab Brian
"Tatu ua ia, ati obot na ati, dyy obot na ati dyy" ucap Brian dengan celotehan nya
Brian berdiri berjalan menuju kursi yang di duduki oleh Nicko, Brian yang melihat laci yang ada di dekat sang daddy langsung saja membongkarnya habis, Nicko tak menyadari jika sang putra sudah membuat rusuh seisi laci itu yang berisi map-map yang tak tau apa isinya.
"Dyy, atuh dyy, atuh" ucap Brian tapi Nicko mengatakan semua yang ada di dalam laci jatuh, tapi Nicko tak menghiraukan celotehan putra kecilnya itu
Melihat daddy nya yang fokus mengerjakan pekerjaannya, Brian kembali membongkar seisi laci yang satunya, yang berisi album foto Nicko sewaktu kecil sampai masa sekolahnya.
"Dyy, adeh dyy" tunjuk Brian pada album foto
Terdengar suara pintu terbuka, dan berdirilah Nisa di sana yang melihat seisi ruangan suaminya yang berantakan di penuhi oleh kertas-kertas yang berhamburan sana sini.
"Mas, adek mana, ini kenapa ko ruangannya jadi seperti kapal pecah gini" tanya Nisa pada sang suami
Nicko mendongakkan kepalanya melihat sang istri, yang berjalan menghampirinya, tapi ia belum sadar kalau ruangannya sudah di penuhi lembaran kertas.
"Adek lagi main rob..." ucapan Nicko terhenti setelah melihat kertas berserah kan sana sini terlebih sang putra yang duduk di lantai sedang memangku album foto miliknya sewaktu kecil.
Bukannya marah tapi Nicko di buat gemes dengan tingkah sang putra, bagaimana tidak Nicko dan Nisa melihat putra kecil mereka sedang tawa sendiri melihat fotonya sewaktu kecil.
__ADS_1
Bersambung...
Guys, Like, Komen sama Vote nya jangan lupa ya, kasi bintang 5 juga ya guys. Terimakasih😊🙏🙏