
Nicko, Leo dan petugas keamanan cctv kini sedang memantau ketiga bocah kecil itu, dari mulai keluar dari ruangan Nicko sampai masuk ke dalam lift khusus karyawan, ketiganya melihat dengan teliti sampai ketiganya sedang melihat para pekerja yang sedang asik bergosip.
Bahkan Nicko dan Leo saling pandang saat Brian dengan gampang me noel bokong seorang karyawan wanita.
"Pak mereka bertiga masuk lagi ke dalam lift menuju lantai dasar" ucap petugas cctv.
Di situ Nicko dan Leo melihat saat Marvel terjatuh lalu menangis, lalu ketiganya keluar dari area gedung itu.
"Coba arahkan ke cctv gerbang" ucap Nicko mulai panik takut kejadian penculikan tempo hari terjadi lagi.
Petugas cctv pun memeriksa cctv gerbang masuk kantor, terlihat ketiga bocah kecil itu berjalan ke arah supermarket yang ada di dekat kantor.
"Bos, mereka ke arah supermarket, kemungkinan mereka ada di sana" ucap Leo.
"Ayo kita ke sana Leo" ajak Nicko masi dengan wajah panik.
Nicko dan Leo keluar dari ruangan cctv, berjalan cepat masuk kedalam lift khusus CEO.
Tingg...
Pintu lift terbuka, kedua pria dewasa itu berjalan cepat tanpa memperdulikan para karyawan yang sedang melihat mereka saat ini, tujuan mereka saat ini pergi ke supermarket itu.
__ADS_1
☘☘☘☘
Sedangkan di dalam supermarket ketiga bocah kecil itu sedang berdiri di antrian dengan para pembeli lain.
"Atu da aus ni, atu inum ya cucu yaa(aku dah haus ni, aku minum ya susu nya)" ucap Marvel.
Marvel pun langsung membuka sedotan dan menancap di susu kotak, kemudian langsung meminumnya.
Ketiga bocah kecil itu menjadi pusat perhatian semua orang yang mengantri, orang-orang itu berpikir kok ada ya anak kecil berkeliaran di pusat perbelanjaan tampa orang tua.
"Alvel to amu da inum cucu yaa cih(Marvel kok kamu udah minum susu nya sih)" tanya Raffa yang sedang berdiri di dekat Marvel.
"Ia atu da aus(iya aku udah haus)" jawab Marvel sambil meminum susu kotaknya.
"Ba ita au ayal cucu ni(mbak kita mau bayar susu nih)" ucap Brian.
Petugas kasir itu melihat kiri kanan, membuat Brian menjadi heran.
"Kalian sama siapa dek" tanya petugas kasir.
"Ita uma eltiga bak(kita cuma bertiga mbak)" jawab Brian.
__ADS_1
"Susu nya ada berapa dek" tanya kasir itu.
"Ama atu ua, ama Alvel ua ama Laffa uga ua(sama aku dua, sama Marvel dua sama Raffa juga dua)" ucap Brian.
"Ama atu uma atu, atu tan da atu inum (sama aku cuma satu, satu kan udah aku minum)" ucap Marvel.
"Itu tetap di bayar ya dek" ucap kasir itu.
Petugas kasir pun menjumlah susu yang di ambil oleh ketiga bocah kecil itu, dan totalnya 24.300 sekian.
"Ni bak uan yaa(ini mbak uang nya)" ucap Brian memberikan uang seratus ribu.
Petugas kasir memberikan kantong plastik untuk ketiga bocah kecil itu mengisi susu kotak mereka.
"Nih dek kembaliannya, terimakasih ya" ucap kasir itu.
Pada saat Brian mengambil kembalian uangnya, tiba-tiba suara sang deddy mengenang di depan pintu masuk.
"Boyy" panggil Nicko, membuat semua yang sedang mengantri di kasir melihat ke arah suara.
Bersambung...
__ADS_1
**Like, Komen sama Vote....
Terimakasih...❤❤❤**