Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian & Marvel) Mendengar Gosip


__ADS_3

Selesai menghabiskan makan siang, Brian dan Marvel beranjak keluar dari ruangan sang daddy di ikuti dengan si kecil Sheila.


"Tata ita au te ana(kaka kita mau ke mana)" tanya si kecil Sheila.


"Kita jalan-jalan liat suasana kantor dek" ucap Brian.


Ketiganya masuk ke dalam lift, dengan Brian yang mengandeng tangan gadis kecilnya itu.


Ting...


Pintu lift terbuka, Brian, Marvel dan Sheila keluar dari dalam lift, berjalan di koridor lantai 8. Terlihat para karyawan baru saja kembali habis istirahat kana siang.


"Kita ke sana yuk" ajak Brian dan Marvel juga Sheila hanya mengikuti Brian saja.


Brian melihat ketiga karyawan wanita yang sedang duduk sambil bergosip, ketiganya mendekati meja itu dengan pelan.


"Eh loh berdua tau gak, tadi istri nya si bos datang loh sama anaknya" ucap salah satu karyawan itu.


"Tapi tadi aku juga liat anak perempuan kecil itu siapa" tanya yang satunya.

__ADS_1


"Kalau gak salah itu putri nya pak Leo, asistennya sih bos" ucap karyawan yang satu.


"Enak banget jadi istri para bos, bebas datang kapan pun mereka mau" ucap yang satunya lagi.


"Padahal dulu aku yang naksir pak Leo, eh malah Nikah sama orang kampung" ucap karyawan yang dandanannya menor.


Sheila yang mendengar ada yang menyukai sang papa pun langsung berubah marah, gadis kecil itu gak suka papa nya di sukain wanita lain.


"Ia padahal pak Leo gak kala ganteng dari pak Nicko" ucap yang satunya.


"Top omonin papa ya el(stop omongin papa nya Sheila)" ucap gadis kecil itu berteriak keras.


Membuat ketiga karyawan wanita itu melihat asal suara dengan kaget, wajah Sheila memerah karena asmara.


"Dek sabar, jangan marah-marah dulu" ucap Brian menenangkan sang gadis kecil.


"Eleta uka ama papa ya ela tata hikz hikz(mereka suka sama papa nya Sheila kaka)" jawab gadis kecil itu sambil terisak.


Membuat Brian dan Marvel kesusahan untuk membujuknya, karena tangisan gadis kecil itu semakin menjadi-jadi.

__ADS_1


Berbeda dengan ketiga karyawan wanita itu yang sudah ketakutan, karena tertangkap sedang bergosip oleh anak dari bos mereka.


"Ela ayan ama papa, ga oleh ada yan uka papa ya ela hikz kikz hikz(Sheila sayang sama papa, gak boleh ada yang suka papa nya Sheila hikz hikz hikz)" ucap gadis kecil itu.


Brian menatap marah pada ketiga karyawan itu yang sudah membuat gadis kecilnya menangis meraung-raung.


Tiba-tiba Leo, Nicko dan Nisa datang setelah di beritahu oleh karyawan kalau gadis kecil itu sedang menangis di lantai 8 bersama Brian dan Marvel.


"Sayang kamu kenapa hemm" tanya Leo memeluk sang putri dengan sayang.


"Hikh hikz hikz" bukannya menjawab gadis kecil itu terus menangis di pelukan sang papa.


"Sayang adek Sheila kenapa nangis" tanya mommy Nisa pada sang putra.


"Dek Sheila dengar tante itu bergosip aunty" ucap Marvel karena Brian hanya diam menatap marah tiga karyawan itu.


"Bergosip apa sayang" tanya Nisa tak mengerti.


"Ante tu ilan alo iya uka ama papa ela(tante itu bilang kalau dia suka sama papa Sheila)" ucap Sheila di sela sesenggukan nya.

__ADS_1


Membuat semuanya melihat ke arah tiga karyawan itu, terkecuali Nicko dan Leo melihat mereka dengan tajam, membuat mereka bertiga menunduk takut.


Bersambung....


__ADS_2