Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian & Marvel) Seperti Tuyul


__ADS_3

Sheila melihat Brian dan Marvel lalu melihat ke arah lukisan kak Ambar, gadis kecil itu terlihat menggelengkan kepalanya.


"To ga ama ci ta Abal(kok gak sama sih kaka Ambar)" tanya Sheila.


"Syut diam dek" ucap Ambar pada gadis kecil itu.


"Uka yaa tata Blian ama tata Alvel aya uyul ya(bukan nya kaka Brian sama kaka Marvel kaya tuyul ya)" ucap Sheila sambil tersenyum.


"Udah belum kaka, udah pegal banget nih" ucap Brian.


"Dikit lagi dek" ucap Ambar.


Tak lama kemudian lukisan pun selesai, Brian dan Marvel dengan penasaran melihat hasil lukisan itu, dan bertapa kaget nya melihat hasilnya.


"Kok wajahnya gak sama sih kaka" tanya Brian.


"Aya uyul ya tata(kaya tuyul ya kaka)" ucap Sheila.


"Kok kaya tuyul si dek" tanya Marvel.


"Ia aya uyul tu, ga da ambut ya tata(iya kaya tuyul tuh gak ada rambutnya kaka)" ucap Sheila.


"Benar, kita di sini botak" ucap Marvel melihat lukisan itu.


"Hihihi,,, tata aya uyul uka uli-uli uan(hihihi,,, kaka kaya tuyul suka curi-curi uang)" ucap Sheila sambil terkikik.

__ADS_1


"Kak Ambar gak bagus lukisnya" ucap Marvel.


"Ayo kita main aja" ajak Marvel lagi meninggalkan ruangan itu.


Brian pun mengikuti sohibnya bersama dengan Sheila yang berjalan di dekatnya.


"Dek kamu mau ikut main sama kita" tanya Brian.


"Tata au ain apa(kaka mau main apa)" tanya Sheila.


"Mau main robot sama mobil" ucap Brian.


"Ga ain asat-asat tata(gak main masak-masak kaka)" tanya Sheila.


"Main robot dan mobilan dulu ya" ucap Marvel.


☘☘☘☘


Di lantai bawa Maura tak henti-hentinya menertawakan lukisan saudaranya yang kata Sheila mirip dengan tuyul.


"Pantas aja Sheila bilang lukisan kamu kaya tuyul ini gak ada rambutnya" ucap Maura sambil tertawa.


"Gimana sempat gambar rambut, Brian sama Marvel udah protes pegal" ucap Ambar, semakin membuat tawa Maura menjadi jadi.


"Ada-ada aja ni Sheila" ucap Maura.

__ADS_1


"Lukisan kamu bagus" ucap Ambar melihat lukisan pantai saudaranya.


"Iya makasih ya" ucap Maura.


Keduanya kembali melanjutkan lukisan mereka, sedangkan suara Brian, Marvel dan Sheila terdengar sangat jelas dari lantai atas.


"Kenapa gak ikut main" tanya Brian.


"Ela ga uka ain obil ama obot(Sheila gak suka main mobil sama robot)" ucap gadis kecil itu.


"Terus Sheila mau main apa dong" tanya Brian.


"Ela ain oneta aja(Sheila main boneka aja)" ucap gadis kecil itu mengambil boneka yang di atas kursi.


"Ayo kita main lagi" ajak Marvel.


Brian dan Marvel kembali bermain lagi, sedangkan Sheila sudah bermain dengan boneka barbie miliknya itu.


"Tata anan elitit ora ga isa idul ni(kaka jangan berisik mora gak bisa tidur nih)" ucap Sheila sambil menepuk boneka barbie miliknya.


Membuat Brian dan Marvel melihat ke arah Sheila yang sedang bermain dengan boneka miliki nya.


Gadis kecil itu menamakan bonekanya dengan nama Mora, karena selain rambutnya yang panjang juga mulu matanya yang lentik, membuat Sheila sangat menyayangi bonekanya itu, terkadang Sheila mengajak boneka itu berbicara walaupun tak ada jawaban.


Brian dan Marvel terus bermain, walaupun sesekali suara mereka sangat keras sampai Sheila harus menegur mereka lagi.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa Like, komen sama Vote ya....


__ADS_2