Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Part (Brian & Marvel)" Kecil


__ADS_3

Nisa menuntun ketiga bocah kecil berjalan di lobby kantor, sampai masuk ke dalam mobil.


"Oty ita emput tata ulu ya(aunty kita jemput kaka dulu ya)" tanya Marvel.


"Iya sayang, kita jemput kaka dulu" jawab Nisa.


"Sudah siap bu" tanya pak sopir.


"Sudah pak" jawab Nisa.


Mobil pun berjalan keluar dari gerbang kantor, Brian, Marvel dan Raffa berceloteh sepanjang jalan.


Sedangkan mom Nisa sedang asik melihat-lihat baju online melalui ponsel miliknya.


"Anti ita ampe uma andi di olam ya(nanti kita sampai di rumah mandi di kolam ya)" ucap Brian.


"Api atu tan ga unya aju enang (tapi aku kan gak punya baju renang)" ucap Marvel.


"Ga apa anti injam aju enan atu, aju enan atu ada anjat(gak papa nanti pinjam baju renang aku, baju renang aku ada banyak)" ucap Brian.


"Atu injam aju amu uga ya Blian (aku pinjam baju kamu juga ya Brian)" ucap Marvel.


"Ia anti amu ole ijam aju enan atu(iya nanti kamu boleh pinjam baju renang aku)" ucap Brian.


Ketiga bocah kecil itu asik mengobrol, sampai mobil yang di kendarai oleh pak sopir memasuki gerbang sekolah Ambar dan Maura.


Obrolan ketiga bocah kecil itu terhenti saat melihat kearah luar jendela, apa lagi Marvel hampir tak berkedip kedua mata bocah kecil itu.


Terlihat di luar sana Ambar dan Maura berjalan bersama seorang anak laki-laki, apa lagi anak laki-laki itu terlihat sedang asik bercanda dengan Maura membuat bocah kecil yang tak lain adalah sang adik di renung marah.

__ADS_1


Dengan cepat Marvel turun dari mobil, kemudian berjalan mendekati ketiga siswa yang berseragam sekolah itu.


"Tata top-top(kaka stop-stop)" ucap Marvel berdiri dengan jarak satu meter.


Membuat Maura, Ambar dan Jovian berhenti di tempat karena ulah bocah kecil itu.


"Ada apa dek" tanya Maura.


"Tu atal yaa tata ya(itu pacarnya kaka ya)" tanya Marvel berkacak pinggang.


"Bukan dek ini kak Jovian, teman kaka sama kak Ambar" ucap Maura.


"Tata oon alo utan atal to egang-egang ci(kaka bohong kalau bukan pacar kok pegang-pegang)" ucap Marvel masi dengan wajah marahnya.


"Kan bercanda aja dek, masi kecil gak boleh pacar-pacaran tau" ucap Maura mendekati sang adik.


"Api Blian asi ecil da unya atal ade ela(tapi Brian masi kecil udah punya pacar adek Sheila)" ucap Marvel.


"To amu awa-awa atal atu ci(kok kamu bawa-bawa pacar aku sih)" ucap Brian.


"Atu tan uma ilan(aku kan cuma bilang)" ucap Marvel


"Api atu ga ukak(tapi aku gak suka)" ucap Brian.


"Ais agan lantem ita tan eman(gays jangan berantem kita kan teman)" ucap Raffa menengahi kedua sohibnya.


"Ini adik kamu ya" tanya Jovian pada Maura.


"Iya kak, ini adik aku" jawab Maura tersenyum.

__ADS_1


"Alo atu adit tata Abal(kalau aku adik kaka Ambar)" ucap Brian mendekati sang kaka dan memeluknya.


"Mereka lucu ya aku suka sama mereka)" ucap Jovian.


"Lucu si lucu tapi sayang nakal banget kak" ucap Maura berbisik pada Jovian, sehingga membuat Jo tersenyum.


"Hay, kenalin nama aku Jovian" ucap Jovian memperkenalkan diri.


"Ama atu Blian tata Jo(nama aku Brian kaka Jo)" ucap Brian menyambut tangan Jovian.


"Ama atu Alvel(Nama aku Marvel)" ucap Marvel juga.


"Alo ama atu Laffa tata(kalau nama aku Raffa kaka)" ucap Raffa.


"Kapan-kapan kita main ya" ucap Jovian.


"Ain apa(main apa)" tanya Marvel antusias kemarahannya entah hilang ke mana.


"Main apa aja yang kalian suka" ucap Jovian.


"Ote anti ali ingu tata te uma ita ya(oke nanti hari minggu kaka ke rumah kita ya)" ucap Brian.


"Oke" jawab Brian.


Setelah obrolan itu selesai, semuanya berpamitan pulang. Jovian juga sudah di jemput oleh sang sopir.


Bersambung....


Jangan lupa tinggalkan Like, Komen sama Vote ya gays....

__ADS_1


__ADS_2