Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Nicko Nakal


__ADS_3

Nisa yang sedang membuat sarapan di dapur, di kaget kan dengan dua tangan kekar yang memeluknya dari belakang. Nicko menaruh dagunya di curuk leher sang istri tercinta dan menghirup aroma vanila kesukaannya dari sang istri.


"Lagi masak apa sayang" tanya Nicko.


"Buat sayur kesukaan kaka mas" jawab Nisa.


Kedua nya masi tetap di posisi Nicko memeluk Nisa dari belakang dengan sangat erat, Nisa cuma bisa pasrah akan kelakuan sang suami.


"Daddy sama mommy lagi apa" pertanyaan Ambar mengagetkan ke duanya.


"Daddy sedang melihat mommy mu memasak sayang" ucap Nicko salah tingkah


"Tapi ko daddy seperti meluk mommy dari belakang" ucap Ambar dengan polosnya


"Oohh,, i-itu daddy tadi lagi pengen liat lebih dekat aja sayang" ucap Nicko menggaruk tekuk nya yang tidak gatal.


Nisa cuma diam dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya itu, makin hari makin tak tau tempat.


"Ayo sayang sarapan nanti kamu terlambat ke sekolah loh" ucap Nisa pada sang putri dan juga suaminya setelah sayur kesukaan Ambar masak.


Selesai menyiapkan sarapan di piring sang putri dan suaminya, Nisa meninggalkan ke duanya untuk melihat sang putra kecil nya bersama ibunya.


*****

__ADS_1


Sisi saat ini sedang duduk di depan meja rias di kamarnya dan suaminya Leo. Sisi memikirkan pembicaraan bersama sang suami setelah malam pertama setahun yang lalu.


Flashback off


1 Tahun yang lalu....


Pasangan pengantin baru yang baru saja selesai bermalam pertama itu, kini sedang berbaring di balik selimut yang menutupi mereka.


Leo memeluk sang istri dengan erat, ia sangat mencintai wanita yang kini sudah resmi menjadi istrinya tadi siang, Sisi membalas pelukan Leo dengan tidak kalah eratnya.


"Sayang.." panggil Sisi


"Hheemm.. Ada apa" ucap Leo dengan lembut mencium kening sang istri


"Kamu mau punya anak berapa" ucap Sisi mendongakkan kepalanya melihat wajah Leo


"Kenapa ko nanya gitu hheemm" ucap Leo mencubit hidung sang istri gemes.


"Gak cuma pengen nanya aja" jawab Sisi setelah mengatakan itu menyembunyikan wajahnya di balik selimut karena melihat pandangan intens dari Leo.


Flashback on


Sisi tersadar dari lamunannya saat Leo memeluknya dari belakang.

__ADS_1


"Sayang kamu kenapa hheemm" ucap Leo


"Aku gak papa sayang" jawab Sisi membalikkan badannya dan dapat melihat wajah tampan suaminya itu.


Sisi mengusap wajah Leo dengan pelan, membuat Leo memejamkan matanya merasakan usapan lembut sang istri tercinta yang berada di wajahnya. Leo membuka ke dua matanya dan melihat air mata mengalir dari pipi mulus sang istri.


"Sayang kamu kenapa nangis" ucap Leo yang mulai panik takut Sisi sedang tak enak badan


Bukanya menjawab Sisi malahan memeluk erat tubuh sang suami dan menangis di dalam pelukan Leo.


"Maafkan aku belum bisa menjadi istri yang sempurna buat kamu" ucap Sisi di selah tangisannya


"Kamu jangan bilang gitu sayang aku gak suka" Leo melepaskan pelukan mereka dan memegang ke dua pipi Sisi dengan jarak wajah mereka yang cukup dekat.


"Kamu dengar, kamu udah sempurna buat aku, kamu adalah penyemangat aku sayang dan kamu segalanya buat aku" ucap Leo lagi


Sisi hanya diam melihat wajah sang suami, ia sangat beruntun memiliki suami sebaik Leo, yang bisa menerimanya apa adanya.


"Tapi sampai sekarang aku belum bisa kasi kamu ketu..." ucapan Sisi terpotong karena Leo sudah menaruh jari telunjuknya tepat di bibir sang istri.


Sisi tau saat ini suaminya sedang marah karena perkataannya barusan, karena sudah berulangkali Leo mengatakan pada nya untuk tidak mengatakan hal itu lagi.


Bersambung....

__ADS_1


***Jangan lupa Like, Komen sama Vote nya yah guys....


Terimakasih.😊***


__ADS_2