
Mobil yang di kendarai oleh daddy Nicko pun memasuki gerbang sekolah sang putra, sebelum turun dari mobil Brian mencium punggung tangan daddy nya dan sang kaka.
"Dad, aku minta uang dong" ucap Brian.
"Uang? buat apa boy kan mommy udah kasih kamu jajan dari rumah" tanya Nicko.
"Bukan buat jajan dad, buat bantu kakek yang jualan es itu" ucap Brian menunjuk ke seberang jalan, di mana seorang kakek sedang mendorong dagangannya.
Pandangan Nicko dan Ambar pun mengikuti arah tunjuk Brian, dan benar saja di sana ada seorang bapak tua sedang berjualan es.
Nicko mengambil dompet dari saku celananya lalu memberikan uang dua ratus ribu pada sang putra sambil tersenyum.
"Ini" ucap Nicko.
"Makasih dad, nanti kalau aku udah besar aku gak akan minta uang daddy lagi, aku akan cari uang sendiri seperti daddy" ucap Brian.
"Iya, sana turun tuh Marvel udah nunggu di luar" ucap Nicko.
"Brian kamu lama banget sih turunnya" tanya Marvel yang sudah lelah berdiri menunggu sohibnya yang lama keluar mobil.
"Maaf aku tadi habis minta uang sama daddy" ucap Brian.
"Buat apa" tanya Marvel.
__ADS_1
"Buat di bagi sama kakek itu yang jualan es" ucap Brian.
"Aku juga punya uang nih" ucap Marvel memperlihatkan uang seratus ribu.
"Kamu dapat dari mana" tanya Brian.
"Aku minta sama daddy juga buat di sedekah"ucap Marvel.
"Nanti kita kasi istirahat sekolah ya, ayo kita masuk aja" ajak Brian yang mendapat anggukan dari Marvel.
Tiba di depan pintu kelas, suasana menjadi riuh karena banyak murid-murid yang sedang bermain, terlihat Rasya sedang mengobrol dengan Ilham.
"Brian, Marvel kalian baru datang ya" tanya Rasya.
Sedangkan dua gadis yang sering menganggu Brian dan Marvel tersenyum mengejek, seolah-oleh merekalah yang paling segalanya di dalam kelas itu.
Terdengar suara bel berbunyi pertanda para murid harus melakukan baris berbaris di halaman sekolah. Brian, Marvel dan Rasya berjalan beriringan keluar kelas.
Seorang murid laki-laki di minta oleh bunda Aira untuk memimpin barisan, setelah itu bunda Aira mengumumkan tentang lomba sekolah yang akan mereka lakukan.
"Baik anak-anak, bunda mau umumkan tentang lomba membuat sebuah karya dari barang bekas, contohnya seperti botol minuman bekas, plastik-plastik bekas dan lain-lain yang bisa di bikin karya" ucap bunda Aira.
"Kalian bisa bikin bunga, asbak dan lain-lain yang mendapat juara 1-3 akan mendapat hadiah dari ibu kepala sekolah, dan karya di kumpulkan senin depan jadi kalian punya waktu satu minggu dari sekrang" ucap bunda Aira lagi.
__ADS_1
"Kok dari barang bekas sih bunda, kenapa gak beli aja kan banyak di jual" ucap gadis yang suka menganggu Brian dan Marvel.
"Namanya juga karya jadi harus bikin sendiri Sindi" ucap bunda Aira sambil tersenyum.
"Marvel nanti kita bikin asbak ya dari botol plastik bekas" ucap Brian.
"Iya nanti kita minta bantuan uncle Nick ya" ucap Marvel.
"Iya nanti kita minta bantu daddy" ucap Brian.
"Sampai sini sudah paham semua" tanya bunda Aira.
"Sudah bu" ucap para murid.
"Kalau gitu berdoa masuk lalu kita lanjut belajar" ucap bunda Aira.
Para murid berdoa habis itu masuk ke dalam kelas, dan tak lama kemudian bunda Aira masuk untuk memulai pelajaran.
Bersambung....
***Jangan lupa Like, Komen sama Vote guys....
Terimakasih....❤❤❤***
__ADS_1