Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Part (Brian & Marvel) Kecil


__ADS_3

Selesai memijit sang kakek, ke dua bocah kecil itu turun dari atas ranjang rawat kakek Erlangga.


"Mom, daddy mau ke kamar mandi" ucap kakek pada sang istri


Eyang Tania pun membantu sang suami untuk ke kamar mandi, sedangkan ke dua bocah kecil itu duduk di sofa yang di duduki oleh mom Eyang Tania tadi.


"Alvel ita alan-alan yo(Marvel kita jalan-jalan yuk)" ajak Brian.


"Yo(yuk)" ucap Marvel mengiyakan ajakan sohib nya, ke dua bocah itu pun turun dari atas sofa lalu melangkah keluar.


Brian dan Marvel melihat beberapa perawat yang lewat di depan mereka, tapi ke dua bocah kecil itu memili terus melangkah menuju lift.


"Blian ita au emana (Brian kita mau ke mana)" tanya Marvel


"Alan-alan lah(jalan-jalan lah)" ucap Brian, menekan tombol buka lift dan lift pun terbuka.


Ke dua bocah kecil itu masuk ke dalam lift, kemudian pintu lift tertutup.


Lift membawa mereka ke lantai dasar, Brian dan Marvel keluar dari dalam lift dan melihat banyak orang yang berlalu lalang di depan sana, membuat ke dua bocah kecil itu bingung mau pergi ke mana.


"Ita alan-alan di aman aja ya(kita jalan-jalan di taman aja ya)" ucap Brian yang di angukin oleh Marvel.


Brian dan Marvel melihat banyak para pasien yang sedang menikmati pagi menjelang siang, bahkan beberapa pasian duduk di kursi roda.


Brian mengajak sohibnya untuk duduk di salah satu bangku yang di duduki oleh seorang pasien pria paru baya.

__ADS_1


"Akek itu ole udut tini ga(kakek kita boleh duduk sini gak)" tanya Brian hati-hati.


"Boleh nak duduk saja" ucap pria pasien.


Brian dan Marvel duduk dan tak henti-hentinya menatap pria berbaju pasien itu.


"Akek agi ungu iapa (kakek lagi nunggu siap)" tanya Brian.


"Kakek lagi nunggu anak kakek beli sesuatu nak" jawab kakek itu.


"Akek atit apa(kakek sakit apa)" tanya Marvel.


"Kakek sakit asma (sesak nafas) nak" ucap kakek itu.


Membuat kakek itu tertawa mendengar suara cadel ke dua bocah kecil itu, kakek itu jadi ingat anak-anak nya waktu kecil dulu.


"Kalian ngapain di sini" tanya kakek itu.


"Ita agi alan-alan kek(kita lagi jalan-jalan kek)" ucap Brian.


"Nama kalian siapa" tanya kakek lagi.


"Ama atu Blian ni odala atu Alvel(nama aku Brian ini saudara aku Marvel)" ucap Brian.


"Kalian lucu-lucu ya" ucap kakek.

__ADS_1


"Maaci akek(makasih kakek)" ucap Brian.


Terlihat langit mulai mendung sang surya sudah tak menampakan cahayanya lagi, pertanda sebentar lagi akan segera turun hujan.


Dan benar saja rintik-rintik hujan sudah mulai turun, Brian dan Marvel melihat kakek itu yang kesusahan untuk berdiri dari duduknya.


"Akek ita antu ya(kakek kita bantu ya)" ucap Brian


Brian dan Marvel langsung menuntun tangan kakek itu untuk pergi dari taman itu, karena rintik hujan sudah mulai banyak.


"Elan-elan aja ke(pelan-pelan saja kek)" ucap Marvel.


Tiba di koridor rumah sakit hujan pun turun dengan sangat lebat, untuk saja ke dua bocah kecil itu membantu kakek itu.


"Akek ga asa tan(kakek gak basah kan)" tanya Brian.


"Gak nak, terimakasih ya" ucap kakek tersenyum.


"Ama-ama ke, ita ga au akek asa, yo ita atal te ama akek (sama-sama kek, kita gak mau kakek basah, ayo kita antar ke kamar kakek)" ucap Brian.


Ke dua bocah kecil itu pun menuntun kakek itu lagi pergi ke kamar rawatnya, sedangkan di ruang VVIP kakek Erlangga sedang panik dengan hilangnya ke dua bocah kecil itu.


Bersambung....


Jangan Lupa Like, Komen sama Vote ya...

__ADS_1


__ADS_2